The Copy Master

The Copy Master
episode 105. KANDIDAT JENDRAL


__ADS_3

mereka mengetuk pintu dan di terima dengan baik oleh keluarga besar jendral taori.


saat sampai di ruang keluarga jendral taori mereka melihat ada yang berbeda dari suasana malam ini, karena tidak hanya jendral taori, tetapi jendral Sanders juga datang ke acara tersebut.


sebenarnya kapten Hans merasa heran dan sedikit kurang percaya diri dengan hadirnya jendral utama negara selatan dalam acara malam ini, tetapi karena dia sudah menyanggupi permintaan Joni dan Rudi maka dia tetap harus melakukannya.


seperti biasa, Sarah yang telah bersiap dipanggil untuk datang ke ruang keluarga, lalu kapten Hans sebagai wakil dari keluarga Rudi mengatakan keinginannya untuk melamar Sarah sebagai calon istri Rudi.


dan begitu juga sebaliknya, Sarah ditanya oleh ayahnya tentang keputusannya apakah menerima Rudi atau tidak. tentu saja Sarah sangat menerimanya dan di putuskan bahwa mereka akan menikah dua bulan lagi.


Acara pertunangan itu berjalan dengan lancar, dan tidak ada kendala apapun.


................


waktu berlalu, keesokan paginya jendral Sanders yang masih berada di kota timur meminta jendral taori untuk mengantarnya ke tempat Joni dan Rudi,


jendral Sanders menawarkan kepada Joni untuk menjadi salah satu jendral karena saat ini negara selatan kekurangan 3 orang jendralnya.


mendengar tawaran seperti ini Joni, hanya tersenyum dan menolak dengan halus, dengan alasan dia tidak ingin memiliki jabatan apapun, Dan dia hanya berharap semua pemerintah di setiap negara dapat menaungi dan memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakatnya.


''oya jendral, apakah ada kriteria tertentu untuk menjadi seorang jenderal atau pejabat di negara selatan ini?...." tanya Joni


''negara selatan ini dulunya adalah negara yang penuh dengan konflik. dan sejak dahulu pemerintahan negara selatan selalu memilih orang orang yang kuat untuk memimpin dan melindungi warganya. bisa di katakan bahwa yang terkuatlah yang bisa menjadi pemimpin dari tiap daerahnya'' ucap jendral Sanders menjelaskan


''apakah ada waktu tertentu untuk pengangkatan pemimpin'' tanya Joni lagi

__ADS_1


''sebenarnya tidak ada waktu tertentu untuk menetapkan seseorang yang ingin menjadi penguasa, arena tanding yang ada di setiap kota adalah tempat untuk menantang sang penguasa, dan menggantikannya jika penantang memenangkan pertarungannya'' ucap jendral Sanders


''o.... baiklah jika seperti itu, bolehkah aku mengajukan kak Rudi untuk menantang dan menjadi kandidat jendral pengganti di salah satu kota di negara selatan ini'' tanya Joni lagi


mendengar hal itu, jendral taori merasa kurang yakin dengan apa yang di ajukan Joni. karena seingatnya Rudi hanya setara dengan dua orang kapten, dan posisinya hanya ada di level kepala kapten saja. sedangkan untuk menjadi seorang jenderal, Rudi harus memiliki kemampuan yang setara dengan jendral.


''joni... apakah kamu yakin mengajukan Rudi sebagai kandidat...?" tanya jendral taori


''aku sangat yakin jendral taori... karena menurutku, serum yang ada pada kak Rudi telah berevolusi dan tidak lagi berada di level 1 saja. dan untuk membuktikannya bagaimana jika di adakan adu tanding di arena tanding kota timur..?" tanya Joni lagi


''em.... baiklah... aku percaya padamu Joni.


jendral, tolong bantu aku untuk mempersiapkan arena tanding untuk percobaan tanding Rudi dengan ku di arena besok, sebelum nantinya ia kita ikutkan dalam kompetisi'' ucap jendral Sanders meminta pada jendral taori.


''baiklah... jendral, saya akan meminta kapten silo untuk mempersiapkannya.'' ucap jendral taori.


''mohon maaf jendral Sanders, saya sudah menjadi kapten kepala di negara tengah, dan saya juga ingin setiap negara menjadi damai dan tidak membuat masalah apalagi membahayakan keselamatan warga negara yang tidak berdosa, jadi mohon maaf jendral Sanders, saya benar-benar tidak bisa menerimanya'' ucap Joni dengan sungguh sungguh.


melihat keputusan Joni, akhirnya jendral Sanders tidak ingin lagi memaksa Joni untuk menerima tawarannya.


''oya jendral Sanders, ada salam dari tuan Wijaya untuk anda'' ucap Joni.


''ha... ha...ha.. iya.. iya... sudah sangat lama aku tak bertemu dengannya, dan aku juga tidak menyangka kau mengenalnya, karena setahuku tuan Wijaya kurang begitu dekat dengan para perompak itu, Oya apakah dia baik baik saja'' ucap jendral Sanders.


''ha..ha..ha... iya benar jendral, memang pada awalnya mungkin tuan Wijaya kurang begitu dekat dengan para kelompok perompak tersebut, dan dari situlah saya menerima posisi kapten kepala, saya ingin mereka tidak lagi melakukan kejahatan dan ingin mereka menjalani hidup secara normal, dan menjadikan kelompok mereka sebagai wadah untuk memajukan kesejahteraan dan bukan untuk membuat kekacauan'' ucap Joni dengan penuh keyakinan.

__ADS_1


''ha..ha..ha.. sepertinya mereka tidak salah memilihmu, baiklah aku juga sangat mendukung hal ini, dan negara selatan membuka tawaran untukmu, katakan apapun yang kamu butuhkan pada kami'' ucap jendral Sanders


mendengar hal itu, jendral taori merasa sangat senang, karena sejak bertemu Joni, banyak hal yang berubah di negara selatan.


''baiklah... mungkin itu yang bisa kamu katakan padamu, dan untuk pertandingan besok, tolong sampaikan pada Rudi untuk mempersiapkan dirinya'' ucap jendral taori sambil mengajak jendral Sanders untuk pamit dan mempersiapkan dirinya untuk pertandingan percobaannya besok pagi di arena tanding kota timur.


''baiklah jendral,.... mohon maaf atas sambutan yang kurang baik dari saya'' ucap Joni sambil memberi hormat.


''tidak apa apa, justru saya yang harus berterima kasih padamu, Oya joni... tolong saat kamu kembali ke negara tengah nanti sampaikan juga salamku pada tuan Wijaya.'' ucap jendral Sanders sambil berjalan mengikuti jendral taori untuk kembali ke kediamannya di pangkalan militer dan pertahanan kota timur.


waktu berlalu... tiba saatnya waktu yang ditentukan untuk pertandingan. terlihat 5 kapten kota timur, seluruh wakil kapten dan pasukan khusus hadir untuk menyaksikan pertandingan percobaan tersebut.


Joni dan Rudi telah hadir lebih awal dan Rudi telah berdiri di arena dan mempersiapkan dirinya untuk melawan jendral Sanders.


''jon... apakah Rudi sudah tahu mengenai kekuatan jendral Sanders'' tanya kapten moci yang duduk di sebelah kanan Joni.


''he..he.. kak Rudi belum mengetahui apapun tentang kekuatan jendral Sanders, dan akupun memang tidak ingin memberitahu apapun tentang kekuatan jendral Sanders padanya'' ucap joni sambil tersenyum


''apa.... kenapa tidak kau katakan. tanpa pengetahuan tentang kekuatan lawan, bisa membahayakan keselamatannya tau, mengapa kau tidak memberitahunya'' ucap kapten moci yang merasa khawatir pada Rudi


''kapten moci tenang saja, aku yakin kak Rudi bisa membuat jendral Sanders merasa puas dengan pertarungan kali ini'' ucap Joni dengan penuh keyakinan.


melihat Joni yang sangat yakin pada kemampuan Rudi, kapten moci pun tidak ingin lagi berdebat dan dia ingin melihat kemampuan Rudi sejak terakhir kali bertemu.


sementara itu, jendral taori dan jendral Sanders baru tiba di arena tanding kota timur, dan jendral Sanders langsung memasuki arena tanding dan berada di tepi arena yang berlawanan dengan Rudi.

__ADS_1


...................


.................................


__ADS_2