The Copy Master

The Copy Master
episode 130. PIL REKAYASA


__ADS_3

sejak kembalinya Joni. mereka sangat giat berlatih bahkan Rendi dan teman temannya saat ini tetap menjadi pemburu batu bintang.


sementara itu, kelompok perompak singa tua yang dipimpin Suan Li, saat ini telah mengalami kemajuan yang besar dan juga bekerja sama dengan pemerintah negara tengah, dan ikut mengembangkan persenjataan drone dan pasukan cyborg dan memodifikasi senjatanya menjadi senjata senjata rahasia. dan tidak hanya kelompok perompak dari kota burung yang mengalami peningkatan, desa bayangan juga sekarang sudah semakin maju, bahkan Yandri saat ini menjadi pengguna kekuatan batu bintang yang dapat merubah bagian tubuhnya menjadi sebuah benda keras seperti yang diinginkannya.


kembali ke negara barat,


waktu berlalu, siang ini.. Joni dan yang lainnya baru bangun setelah begadang semalaman.


''Oya kek... sepertinya aku ingin mandi saat ini, tubuhku terasa gatal gatal ini'' ucap joni pada kakek Jimmy.


''oh... iya ya... tapi... sudah bertahun tahun kakek tidak bertemu dengan air dingin... karena saat berada disini semua serba panas'' ucap kakek Jimmy sambil tersenyum


''inoe... kami pamit pergi dulu ya...'' ucap Joni sambil menatap inoe yang menganggukkan kepalanya.


setelah itu Joni dan kakek Jimmy berjalan keluar menuju desa yang merupakan pintu menuju tempat itu. tetapi karena Joni memiliki kekuatan penguasa tanah, Joni dan kakek Jimmy keluar dari tempat yang lain untuk menghindari kekacauan saat mereka keluar dari bangunan awal saat mereka masuk ke goa menuju tempat inoe.


didalam goa, inoe yang sedang duduk sendiri merasa sangat kesepian... karena saat ini dirinya hanya duduk sendiri tanpa ditemani kakek Jimmy. padahal kakek Jimmy hanya pergi sebentar untuk mandi.


dalam perjalanan menuju sungai yang berada tidak jauh dari gunung tersebut, Joni dan kakek Jimmy berbincang sambil sesekali terdengar suara tawa dari kakek jimmy. banyak hal yang mereka bicarakan.


kakek Jimmy juga sangat kagum pada kekuatan yang dimiliki oleh Joni, karena usianya masih sangat muda tetapi bisa memiliki banyak kemampuan yang diluar nalar manusia normal.


''oya kakek sendiri saat ini sedang meneliti apa di tempat inoe'' tanya Joni


''awalnya kakek sudah tidak ingin melakukan penelitian lagi... tetapi karena kakek memiliki tujuan yang lain... maka kakek melanjutkan lagi penelitian yang sebelumnya kakek tekuni. dan saat ini kakek telah berhasil membuat sebuah Pil yang setara dengan manusia raksasa level 5. tanpa harus menggunakan serum. dan ini juga berkat bantuan dari inoe.'' ucap kakek Jimmy

__ADS_1


''wah.... kakek memang hebat...'' ucap Joni yang mengagumi kecerdasan kakek Jimmy


''ah... biasa saja... itu karena penelitian adalah bidang yang ku tekuni sejak lama...'' ucap kakek Jimmy merendah.


''oya kek.. sepertinya kakek berada di level 5 puncak saat ini dan aku merasakan energi besar yang berasal dari tubuh kakek..., apakah kakek hanya pengguna teknologi rekayasa genetik atau kakek memiliki hal yang lainnya'' tanya Joni yang penasaran.


''o... itu... kakek tidak memiliki kemampuan lain selain teknologi rekayasa genetik, tetapi saat ini kakek memiliki kemampuan ganda layaknya kakek mu, dan kakek juga telah memadukannya dengan pil yang kakek buat. tuh lihat'' ucap kakek Jimmy sambil menunjukannya pada Joni.


Joni melihat pancaran energi dari pil yang diperlihatkan kakek Jimmy padanya dan juga merasakan ada lebih dari satu energi yang dipancarkan pil tersebut.


''wah... sepertinya itu adalah harta yang sangat berharga ya kek, dan apakah pancaran energi itu dapat diserap oleh tubuh orang yang memakannya...'' tanya Joni.


''tentu saja... asalkan orang yang memakan pil ini haruslah orang orang yang memiliki kekuatan fisik diatas level 3. karena jika tidak maka tubuhnya akan meledak dan hancur...'' ucap kakek Jimmy


''ha...ha... hebat...'' ucap Joni semakin kagum mendengar apa yang dikatakan kakek Jimmy.


''apakah kakek telah mencoba juga untuk memakannya'' tanya Joni.


''tentu... saat kakek diasingkan... kakek pengguna rekayasa level 3. saat itu kakek tidak berada di dalam gua inoe, dan saat kakek meminum obat ini kakek kesakitan karena menyerap energi yang keluar dari pil ini dan saat prosesnya selesai... kakek tidak lagi merasakan panas dari kawah gunung itu dan kakek memutuskan untuk turun dan akhirnya menemukan gua inoe.'' ucap kakek jimmy


''o... jadi begitu... iya kek itu sungainya. ayo kita mandi untuk membersihkan badan dulu'' ucap Joni yang langsung melompat ke arah sungai dan diikuti kakek Jimmy.


''wah ternyata air sungai ini sangat segar... huh... sudah lama kakek tidak berenang...'' ucap kakek Jimmy sambil berenang.


''ha..ha.. kakek... jangan jauh jauh berenangnya...'' ucap Joni yang juga merasa senang melihat kakek jimmy

__ADS_1


''kek... apakah kakek tau tentang desa yang ada di kaki gunung tempat masuk goa inoe itu'' ucap Joni yang bertanya sambil berendam.


''tentu saja... kakek beberapa kali keluar dari goa itu, dan kakek juga memberikan 5 pil yang kakek buat untuk mereka tetapi 1 pil di bagi menjadi 3 bagian karena mereka hanya manusia biasa dengan kekuatan fisik yang hanya bisa mencapai level 1 puncak, agar kekuatan yang terserap tidak membahayakan mereka, pil itu kakek berikan agar mereka dapat menjaga desa dan warga yang tinggal disana'' ucap kakek Jimmy


''oh.... apakah mereka mengenali kakek'' tanya Joni lagi


''ha..ha..ha.. tentu saja... bahkan di desa itu kakek dianggap seperti seseorang yang penting. nah... nanti kita temui mereka ya... biar kakek kenalkan kamu pada mereka'' ucap Kakek Jimmy.


''siap kek'' ucap Joni yang langsung menyelam untuk menangkap beberapa ekor ikan yang akan dibawanya saat menemui penduduk desa.


setelah semuanya selesai, Joni dan kakek Jimmy berjalan kembali menuju desa, di jala yang mereka lalui, mereka berpapasan dengan beberapa orang penduduk desa yang tidak mengenali kakek Jimmy karena kakek Jimmy berpakaian bersih dengan wajahnya tak lagi lusuh, lalu kakek Jimmy berjalan lebih dulu ke sebuah rumah untuk menemui seseorang.


''permisi.. kamal... apa kau ada di rumah.'' ucap kakek Jimmy memanggil seseorang.


''tunggu sebentar...'' ucap suara seorang laki-laki yang berjalan keluar.


tampak seorang pria yang berusia sekitar 40 tahun berdiri di depan pintu sambil memandangi kakek Jimmy dan Joni, saat melihat kakek Jimmy orang tersebut pun tidak mengenali kakek Jimmy yang sudah bersih dan terlihat cerah..


''maaf... Anda siapa dan ada perlu apa mencari saya'' tanya seseorang yang keluar dari dalam rumah tersebut.


''ha...ha...ha... sudah kuduga... penampilan setelah mandi memang beda, pasti kau tak mengenaliku karena terlihat tampan bukan'' ucap kakek Jimmy sambil tersenyum menatap orang yang juga masih belum mengenalinya.


...&&&&&&##&&&&&&&...


...#####...

__ADS_1


...&&&&&&##&&&&&&&...


__ADS_2