The Copy Master

The Copy Master
103. PILIHAN DAN KEPUTUSAN


__ADS_3

''iya tuan saya setuju dengan apa yang di katakan kapten kepala. jika bekerja sama dengan mereka, mungkin kita juga bisa memasukan racun dalam senjata yang kita gunakan, sekaligus kita juga bisa membuat penawar racunnya untuk antisipasi jika tekena orang orang kita'' ucap satu ajudan lagi.


''baiklah... jika itu menurut pendapat kalian, karena dari awalpun aku juga memikirkan hal yang sama.


baik..... segera siapkan jadwal, besok kita undang kapten Suan Li untuk datang dan membicarakan ini dengan tim riset pemerintah.'' ucap pak Wijaya.


''baik Tuan...'' ucap kedua ajudannya.


setelah beberapa saat, Joni yang sedang menuju negara selatan telah sampai di kota timur, dan dia terbang menuju ke kediaman lama jendral taori.


Rudi yang sedang duduk di pondok halaman depan melihat elang yang sedang terbang menuju ke arah nya, dan dia tersenyum karena mengetahui bahwa yang datang adalah Joni dengan wujud elangnya.


setelah sampai Joni mengubah wujudnya dan berjalan menuju pondok tempat Rudi berada. sedangkan moe dan raqi berubah wujud menjadi kucing dan tikus tanah dan berlari ke dalam rumah untuk tidur di sofa.


''wah sepertinya kedatanganku ketahuan ya...'' ucap Joni yang berjalan menghampiri Rudi.


''ha..ha... tentu saja, dengan kekuatan sebesar itu, sangat sulit bagimu untuk bersembunyi Jon.'' ucap Rudi sambil tersenyum.


''sini Jon, duduklah... ini, aku sudah membuatkan kopi, tapi nanti ceritakan padaku mengenai mereka di kota bunga'' ucap Rudi lagi.


''wah... memang kak Rudi yang paling mengerti. nanti aku ceritakan'' ucap Joni sambil duduk dan meminum kopinya.


''satu lagi... tanda di dahi mu itu tanda apa jon'' tanya Rudi yang juga heran melihat wajah Joni yang memiliki tanda berwarna biru dengan pola seperti pusaran.


sambil duduk bersandar Joni menjelaskan tanda yang ada di keningnya dan mengatakan bahwa tanda itu adalah Andien sang penguasa angin, dan saat ini dia juga adalah temannya. dia berteman dengan Andien saat berada di kota bunga, Joni juga menceritakan kabar Ari dan teman temannya, dan juga mengatakan bahwa Ari juga akan segera menikah. mendengar hal itu, Rudi yang awalnya bersemangat mendengar cerita Joni, jadi terlihat sedikit murung... Joni yang melihat perubahan itupun bertanya.


''ada apa kak Rudi... sepertinya ada sesuatu yang sedang kak Rudi pikirkan'' tanya Joni.


''huh.... Jon... 2 hari yang lalu, Sarah datang dan memintaku untuk melamarnya...'' ucap Rudi sambil terlihat murung.

__ADS_1


''lalu... apa masalahnya... bukankah kak Rudi juga mencintainya...'' tanya Joni lagi


''iya Jon... aku memang mencintainya, tetapi... jika aku melakukan seperti permintaannya, itu berarti disinilah akhir perjalananku, aku masih mempunyai keinginan untuk bisa ikut dalam perjalananmu'' ucap Rudi


''aku mengatakan semua ini karena terus terang aku sangat bingung, kalau menurutmu bagaimana jon'' tanya Rudi pada Joni setelah menjelaskan apa yang di rasakannya.


''kak... Rudi, kalau menurutku ikuti apa kata hati kak Rudi, karena sebenarnya berkeluarga itu jauh lebih berharga daripada hanya sekedar berkeliling dunia.


karena pada akhirnya kita akan mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya dari sebuah ikatan keluarga.


tetapi jangan menganggap bahwa aku tak ingin mengajak kak Rudi dalam perjalananku, aku hanya ingin kak Rudi tidak menyesal karena telah memilih keputusan yang salah'' ucap kak Joni lagi.


''tapi... sepertinya kak Rudi belum mengatakan semuanya, dan sepertinya ada yang masih kak Rudi sembunyikan dariku'' ucap Joni


''huf.... huh....'' Rudi menarik napas dalam-dalam.


''jon... sebenarnya aku ingin pergi bersamamu, karena aku juga mempunyai tujuan lain selain membantumu'' ucap Rudi yang terlihat ragu.


''jon, sebenarnya aku sangat ingin pergi ke negara Utara, karena aku ingin mencari adiku'' ucap Rudi sambil sesekali menarik nafas dalam-dalam.


''kak Rudi masih memiliki seorang adik..'' tanya Joni


''iya Jon, aku ingin mencarinya karena dia adalah satu satunya keluarga yang kumiliki'' ucap Rudi dengan mata yang berkaca-kaca.


''kak... ceritakan padaku semuanya, agar aku bisa menemukan adik kak Rudi.'' ucap Joni lagi.


''saat kami berpisah, usianya sekitar 8 tahun dan aku sepuluh tahun... aku di bawa pergi oleh pamanku sedangkan adiku di bawa oleh keluarga Antoni.


selama ini aku tidak pernah mengatakannya kepada siapapun tentang ini'' ucap Rudi dan mengusap air mata sambil mengingat-ingat masalalunya.

__ADS_1


''tunggu... bukankah keluarga Antoni itu pemilik dari perusahaan ristek company...


ada hubungan apa kak Rudi dengan keluarga itu...'' tanya Joni.


''aku tidak mempunyai hubungan apapun dengan keluarga Antoni, justru aku mempunyai dendam pada keluarga itu, terutama Jack antoni, karena mereka telah mengambil semua hal yang paling berharga dalam hidupku...'' ucap Rudi


''bolehkah aku tahu, mengapa kak Rudi begitu dendam pada keluarga Antoni.'' tanya Joni lagi


''karena Jack Antoni telah memenggal kepala ayahku di depan mataku dan dia jugalah yang membawa adiku bersamanya untuk di jadikan sebagai pelayan atau budak keluarga mereka, saat itu aku hanya bisa menangis melihat semuanya dan tak bisa berbuat apa-apa'' ucap Rudi dengan sorot mata yang penuh dengan kebencian.


''huh.... kenapa harus ayah... dan... jika kak Rudi sampai tahu bahwa Jack Antoni adalah ayahku, mungkin akan ada hal yang tidak baik. mungkin sebaiknya aku mencari dulu kebenaran dari apa yang dikatakan oleh kak rudi terlebih dahulu'' ucap Joni dalam pikirannya.


''huh... sepertinya tugasmu kali ini sungguh berat ya Jon... semoga kau dapat menemukan jalan keluar dari permasalahan ini'' ucap Andien yang mendengar perkataan Joni dalam pikirannya.


''iya Andien, terimakasih... semoga dengan berjalannya waktu, aku bisa menemukan titik terang dari masalah ini'' ucap Joni dalam pikirannya.


''bukankah ayah kak Rudi tewas saat berusaha menyelamatkan kak Rudi dari kejaran pasukan pemburu yang dikirim oleh negara Utara saat kak Rudi di desa daun'' ucap Joni melanjutkan obrolannya.


''tidak Jon... saat ayahku tewas, aku di bawa oleh adik dari ayahku, dan aku memang memanggilnya ayah karena dia yang memintaku memanggilnya ayah.. pamanku tidak memiliki anak dan dialah yang gugur saat berusaha menyelamatkan aku dari kejaran para pemburu, pamanku atau ayahkulah yang mencuri serum untuk menyelamatkan aku dari penyakitku.


aku sengaja tak mengatakan semua ini dari awal karena aku tak ingin membebani pikiranmu dengan masalah yang akan ku hadapi'' ucap Rudi


''o... jadi seperti itu... boleh aku tahu siapa nama paman dan bibi kak Rudi, mungkin saat ini istrinya masih berada di negara Utara'' ucap Joni lagi


''nama pamanku adalah Rui dan istrinya Liza. sedangkan nama adiku adalah Sammy.'' ucap Rudi


''jon... apakah kau yakin akan membantuku'' ucap Rudi


''ha..ha... tentu saja aku akan membantumu, dan jika mereka masih hidup, akan ku coba membawa mereka kemari'' ucap Joni lagi.

__ADS_1


...######...


...################...


__ADS_2