
mereka mulai untuk menginterogasi Joni. mereka menanyakan pertanyaan yang sama dengan yang mereka tanyakan pada Rudi, Joni juga menceritakan keinginannya untuk pergi keliling dunia.
interogasi yang dilakukan sudah berlangsung selama 1 setengah jam, dan mereka sangat muak pada alat yang mereka miliki yang mendeteksi karena apa yang di katakan Joni itu semuanya benar dan bukan kebohongan.
''huh... baiklah... aku sudah lelah dengan kalian'' ucap orang bertopeng yang menginterogasi Joni.
''pertanyaan terakhir.... kenapa kalian datang ke negara ini, kalian membuat keributan di kota ini'' tanya orang bertopeng.
''sebenarnya, kami hanya ingin berlatih dan bertarung dengan orang yang lebih kuat dari kami agar kami bisa bertambah kuat'' ucap Joni
''hanya itu saja,'' ucap orang yang menginterogasi Joni kesal.
''iya... kami tak ada keinginan yang lain'' ucap joni
mendengar apa yang dikatakan Joni serta alat yang menyatakan bahwa apa yang di ucapkan ya benar, ketua mereka mendadak tertawa, tidak menyangka jika bahasa gurauannya adalah hasil dari rapat yang di lakukan ya selama berhari hari.
''ha.... ha... ha... aku tidak pernah menduga kenyataan seperti ini ha...ha...ha...'' ucap ketua mereka yang seketika tertawa.
sedangkan disisi lain 5 kapten yang menggunakan topeng sangat kesal, karena baru kali ini mereka di sibukkan oleh kasus yang ternyata hanya sebuah lelucon.
''ketua... bolehkah saya menantangnya'' ucap salah satu kapten yang masih menggunakan topeng.
''aku mengizinkan kalian menantangnya tetapi jangan memaksa jika mereka tak menerima tantangan kalian.'' ucap ketua.
''baiklah... mungkin ini sudah saatnya kita berkenalan,'' ucap ketua sambil membuka topengnya.
saat semua topeng terbuka Joni tersenyum karena dugaannya benar, sedangkan Rudi sangat kaget karena mengenali ayah Sarah sebagai ketuanya dan tetangganya pak Seto yang beberapa hari lalu berkunjung.
''maafkan kami atas ketidaknyamanan ini, ini semua kami lakukan karena tanggungjawab yang kami emban terutama padamu Rudi'' ucap jendral taori yang mewakili 5 kaptennya.
Rudi hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
''tidak apa apa jendral taori, maaf jika keadaan kami membuat anda di sibukkan'' ucap Joni sambil tersenyum dan melihat ke arah rudi.
__ADS_1
Joni melepas dan memberikan borgol yang sebelumnya membelenggu tangannya.
kapten Hans yang menerima borgol khusus dari Joni sangat terkejut, termasuk 4 kapten lainnya yang merasa sangat ingin menantang Joni untuk bertarung.
tetapi Joni menolaknya karena kondisi tubuhnya saat ini belum pulih seluruhnya. dan Joni mengizinkan kapten yang lain untuk menantangnya. sedangkan kapten Hans yang mendengar perkataan Joni pun setuju dengan syarat, Joni mau menerima tantangannya saat dirinya sudah pulih kembali.
''baiklah... perkenalkan namaku moci, dan aku akan menantangmu,'' ucap kapten moci.
''baik... saya menerima tantangan dari kapten moci, tetapi maafkan saya jendral, bisakah saya menerima 2 penantang sekaligus'' ucap Joni penuh percaya diri.
''baiklah,... jika itu permintaanmu, para kapten, tantanglah joni karena dari pertarungan sesungguhnya, kemampuan kalian bisa terus berkembang'' ucap jendral taori pada ke 5 kaptennya.
''baiklah saya kapten silo izinkan saya menantangmu,'' ucap kapten silo pada Joni yang terlihat sangat percaya diri.
joni sangat senang menerima tantangan dari 2 orang kapten kota timur.
''baiklah saya terima tantangan para kapten, tetapi mungkin kita harus mencari tempat lain untuk bertarung'' ucap Joni
''baiklah... semuanya mari kita menuju arena tanding di pangkalan militer kota timur'' ucap jendral taori sambil melesat pergi menuju arena tanding kota timur.
dalam perjalanan, hanya Joni yang menyamai kecepatan jendral taori sedangkan yang lainnya mengikuti di belakangnya.
para kapten yang melesat dengan kekuatan penuhnya tak dapat mengejar Joni dan jendral taori, dan menyadari jika permintaan Joni untuk menantang 2 orang kapten bukanlah bualan dan tidak berlebihan. melihat dari kecepatannya Joni memiliki kekuatan setara jendral taori dan bisa saja lebih hebat dari jendral taori.
beberapa saat melaju, mereka telah sampai di pangkalan militer kota timur, Joni langsung berdiri di arena, sedangkan jendral taori menempati kursi penonton. arena ini berbentuk bulat dan sangat luas, dan di sertai dinding setinggi 1 meter yang mengelilinginya.
melihat Joni yang sampai bersamanya jendral taori sangat kagum pada kemampuan Joni yang bahkan tidak merasakan kelelahan dia kagum karena di usianya yang masih sangat muda Joni memiliki kemampuan yang luar biasa.
setelah beberapa saat, para kapten telah sampai di arena dan diikuti Rudi setelahnya.
kapten moci dan kapten silo memasuki arena sedangkan rudi dan para kapten lainnya duduk bersama jendral taori.
''baiklah... kita akan mulai pertarungan kita, 2 menit lagi'' ucap Joni yang melihat kapten moci dan kapten silo yang masih mengatur nafasnya.
__ADS_1
sesaat setelah waktu yang ditentukan Joni memulai dengan serangan ringan dengan kaki dan tangannya ke arah kapten moci dan kapten silo yang telah bersiap.
''plak... '' serangan Joni ditahan oleh kedua kapten dan balik menyerang Joni dan ''brak'' satu pukulan dan satu tendangan mendarat di wajah dan perut Joni yang sengaja tidak di tahannya.
berikutnya Joni tak menahan kecepatan dan kekuatan fisiknya, tetapi dari 2 serangannya dia akan membiarkan dirinya di serang 1 kali, tujuannya untuk melatih kekuatan fisiknya
agar bertambah menjadi lebih kuat.
pertarungan ini berlangsung hingga 3 jam dengan beberapa dinding pembatas yang telah roboh tertabrak baik oleh Joni yang terlempar maupun kapten moci dan kapten silo.
mereka masih terus menyerang joni hingga tak terasa waktu pertarungan sudah 5 jam berlalu, dan mereka masih terus bertarung. dan saat sudah 6 jam berlalu terlihat kapten moci dan kapten silo sudah terlihat lelah, kali ini Joni tak ingin menggunakan tangan dan kakinya untuk menyerang, Joni menyerang kedua kapten yang menjadi lawannya dengan tubuhnya dengan berkali kali menabrak lawannya.
jendral taori mengetahui maksud dari pertarungan Joni saat ini. yang membiarkan dirinya di serang 1 kali setiap 2 kali serangannya. yang tidak dimengerti oleh jenderal taori adalah saat joni menyerang lawannya dengan tubuhnya, karena hal seperti ini baru ia lihat pada pertarungan ini.
setelah hampir setengah jam, Joni memutuskan untuk mengakhiri pertarungannya, dengan mendaratkan pukulannya ke dada dua kapten. dan benar saja saat menerima serangan Joni yang tak bisa mereka hindari mereka langsung pingsan dan tak sadarkan diri.
jendral taori berdiri menyaksikan pertarungan mereka. memberi ucapan selamat pada Joni yang memenangkan pertarungannya. dan memerintahkan kapten Troy dan kapten Reki untuk membantu kapten silo dan kapten moci yang sudah tak sadarkan diri.
"nah... karena pertarungan telah selesai saya mengucapkan terimakasih padamu yang mau berlatih bersama kami. jika nanti kalian ingin berlatih silahkan hubungi kami, semoga pertarungan ini membawa kemajuan yang baik untuk para kapten kedepannya." ucap jendral taori.
"terimakasih atas kebaikan jendral dan para kapten semua kami mohon pamit" ucap Joni sambil berjalan pergi meninggalkan arena bersama Rudi.
hari hari berlalu, kali ini para kapten sering mengunjungi Joni dan Rudi, hal ini membuat Sarah marah, karena waktunya bersama Rudi selalu terganggu oleh kedatangan mereka.
beberapa kali Rudi berlatih dengan para kapten secara bergantian untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki,
kemampuan Rudi saat ini menjadi dasar dari setiap pertarungan antar kapten, baik sesama kapten maupun dengan Rudi. mereka bersemangat karena Rudi yang hanya berlevel 1 mampu mengimbangi seorang kapten yang berlevel 3. hampir hari hari Rudi di habiskan untuk terus berlatih, bahkan kekuatan Rudi juga telah meningkat menjadi level fisik level 3 bawah, sedangkan kecepatan level 2 puncak.
hal ini juga terdukung dari aktifnya kekuatan rekayasa Rudi saat bertarung dengan kapten moci beberapa hari lalu.
...##########...
...#####...
__ADS_1
...#...