The Copy Master

The Copy Master
episode 57. TEMPAT PERTEMUAN posisi tertinggi "KAPTEN KEPALA"


__ADS_3

Sam pun akhirnya mengantar Baron pada Joni yang sedang sibuk melihat kondisi para anggota singa tua yang ia tangkap. tampak semua anggota perompak singa tua sudah sadar sepenuhnya.


"Joni.... ini kapten Baron. dia pimpinan perompak Bintang timur....". ucap Sam sambil tetap memapah Baron di pundaknya.


"wah.... ternyata benar yang dikatakan Sam. bahwa pemilik kekuatan penguasa bayangan adalah seorang anak muda yang baik hati....". ucap Baron memuji.


"salam kapten.... maaf kapten, semua ini hanya kesalahpahaman jadi tidak harus sampai ada banyak korban. dan maaf untuk kejadian nenek Lang sui....". ucap Joni Sabil membungkuk.


"ha... ha... ha... sudahlah... itu semua bukan kesalahanmu, mungkin akupun akan melakukan hal yang sama dengan yang kamu lakukan...." ucap Baron sambil memegang pundak Joni.


saat semua kapten perompak sudah pulih dari luka lukanya, mereka kembali ke kota burung. dan mengundang Joni dalam pertemuan penting mereka.


setelah berada di hotel yang di pesankan para kapten untuknya, Joni meminjam ponsel pegawai untuk menghubungi Andre di kampung, setelah 1 tahun kepergiannya.


.................


saat ini Andre sedang berada di kota lori.


setelah 1 tahun kepergian Joni dari desa Reno dan Andre merubah pola hidupnya yang awalnya tak menyisihkan waktu untuk bergaul, tetapi kali ini mereka mempunyai banyak teman tetapi itu tak mengurangi mereka dari latihannya, sejak kepergian Joni memang mereka pulang 2 Minggu sekali. dan tidak menggunakan motornya.


saat ini Andre dan Reno memiliki postur tubuh yang kekar karena latihan kerasnya.


hari ini mereka sedang berjalan jalan di taman kota lori.


trut....trut... suara ponsel Andre berbunyi...


terlihat nomor baru muncul di layar ponsel Andre.


"halo.... kak Andre, ini Joni kak..." ucap suara seseorang dari balik telepon.


"wah... Joni... gimana kabarmu dek... sedang dimana sekarang" tanya Andre yang merasa sangat senang.


Joni menerangkan bahwa saat ini dia sedang berada di kota burung di negara tengah. dan juga menceritakan kejadian kejadian menarik yang di alaminya di negara tengah.


"oiya kak Andre... bagaimana kabar calon kakak ipar.... apakah dia cantik.. " tanya Joni yang menggoda kakaknya.


"ah... kamu ini, memangnya mudah bertemu jodoh..." ucap Andre yang merasa malu karena memang dia blm menemukan calon untuk teman hidupnya.


"Oya kak, bagaimana kabar kak Reno..."tanya Joni lagi.

__ADS_1


" Reno sekarang sedang bersamaku,.. apa kau ingin berbicara dengannya" tanya Andre lagi.


"hi..hi.. boleh kak." ucap Rendi yang tak sabar untuk menyampaikan kabar gembira padanya.


Reno pun menerima telpon Joni, Joni menceritakan bahwa dia telah menemukan saudara ayahnya. namanya pak Denny, dia pemilik penginapan di desa bukit dan mempunyai 2 orang anak. Joni juga mengatakan kalau mungkin dalam waktu dekat ini pak Denny akan berkunjung ke desa Soko. aku memberinya nomor Endi dan kak Andre saat sudah Sampai di negara timur nanti.


mendengar cerita yang di sampaikan Joni, Reno merasa sangat senang, dan hampir saja menghancurkan ponsel Andre.


Joni juga menceritakan seluruh perjalanannya pada Reno dan Andre, juga mengatakan perihal batu bintang dan kekuatannya. dia juga mengatakan kalau di negara tengah banyak yang memiliki kekuatan batu bintang.


melihat Joni yang sedang asyik ngobrol dengan Reno dan kakaknya, rudi hanya diam saja dan moe memilih untuk tidur.


hampir seharian Joni menelpon, dari Andre, Reno, Endi, dan rendi. hingga waktu tak terasa sudah sore, dan sudah saatnya untuk mengadakan pertemuan dengan para kapten perompak.


.......................


dalam ruang pertemuan, terlihat ada 5 kursi yang di siapkan 4 kursi untuk para kapten dan 1 kursi untuk joni.


saat nenek Lang sui mati, maka wakilnya yang akan menggantikan posisinya dan memilih wakil kapten yang baru. dan saat ini. Suan Li ditunjuk sebagai kapten singa tua yang baru dan Roka sebagai wakilnya.


setiap kapten di kawal oleh seorang wakil kapten di sampingnya, sedangkan Joni duduk dengan moe yang menjadi gelang dan Rudi sebagai wakilnya.


dalam pertemuan ini kapten suan Li meminta maaf pada Joni atas tindakan dari nenek Lang sui. sedangkan 3 kapten lainnya meminta Joni untuk tinggal dan menerima posisi sebagai ketua 4 kapten atau kapten kepala. sarli menceritakan bahwa setiap 10 tahun diadakan sebuah kompetisi untuk mencari orang yang dapat menempati posisi sebagai ketua 4 kapten atau kapten kepala. tetapi tak pernah berhasil, hingga datangnya hari ini.


tentu saja Joni yang mendengar ini merasa aneh dan hanya permintaan maaf dari Suan Li yang di terima sedangkan untuk permintaan dari kapten Baron, kapten sarli, kapten mang yi yang juga di dukung Suan li di tolak Joni dengan lembut.


"mohon untuk di pertimbangkan lagi. terus terang posisi ketua 4 kapten atau kapten kepala sangatlah penting bagi kelompok kami, jadi mohon untuk mempertimbangkan permohonan kami pada mu." ucap mang yi dan 3 kapten lainnya meminta Joni untuk menerima posisi ini.


setelah lama terdiam, Joni akhirnya memutuskan.


"baiklah jika kalian tetap memaksa, tetapi aku tidak berencana untuk tinggal di negara ini, aku ingin berkeliling dunia untuk menjadi lebih kuat. jadi itulah alasan mengapa aku menolak menerima posisi itu." ucap Joni dengan wajah tenang.


"jika itu yang jadi masalahnya, kami tak keberatan, untuk tetap menunggu hingga nanti anda kembali" ucap Baron dengan tetap memaksa Joni untuk menerima posisi ini.


"huh... sangat merepotkan sekali kalian ini


baiklah aku menerima posisi ketua kalian untuk saat ini" ucap Joni sambil menatap kesal.


ha...ha ..ha... semua kapten tertawa senang mendengar jawaban Joni.

__ADS_1


"aku akan menerima posisi ketua 4 kapten. tetapi aku tak berniat untuk menjadi ketua kelompok yang meresahkan masyarakat..." ucap Joni yang membuat suasana kembali hening.


"oiya anggap saja ini adalah sedikit permintaan yang mungkin lebih terasa memaksa pada kalian semua." ucap Joni serius.


"katakanlah ketua, dan ini akan kami anggap sebagai tugas pertama kami dari mu". ucap sarli


"baiklah.... aku ingin kalian tak lagi mengganggu ataupun berusaha merampas harta benda orang orang yang menuju kota burung ini.


terlebih lagi kalian adalah tokoh yang dihormati di kota ini. jadi tidak sepantasnya kalian melakukan hal-hal seperti itu.'' ucap Joni dengan wajah serius.


beberapa saat mereka terdiam sedangkan sam hanya tertunduk mendengar ucapan Joni ini.


"sebenarnya permintaan ketua ini pernah kami coba lakukan beberapa tahun lalu, tetapi itu justru membuat kelompok kami tak memiliki dana karena tak ada pemasukan.


bisakah ketua memberikan kami saran agar kami bisa tetap berjalan tanpa harus melakukan kejahatan seperti itu." tanya Baron dari kelompok bintang timur.


"aku tak bisa menjamin saran yang ku berikan ini akan berguna bagi kalian....


dari yang ku lihat, anggota kalian semua masih sangat muda, aku yakin mereka masih sangat kuat untuk bekerja.


mungkin bertani, berdagang, usaha jasa pengantar barang ataupun membuka usaha pengawalan, serta bekerja sama dengan pemerintah dalam hal pengamanan, mungkin bisa kalian lakukan. mengingat kalian juga mengenal tokoh tokoh di pemerintahan....


aku hanya ingin tak ada lagi pengacau yang menghambat orang orang yang sedang menuju kota burung ini.." ucap Joni dengan tegas.


ke 4 kapten saling berpandangan, mendengar pemaparan yang di sampaikan oleh Joni.


"baiklah,... kami siap melaksanakan apa yang ketua perintahkan" ucap Baron sang kapten dari kelompok bintang timur.


"bagaimana dengan yang lainya..." tanya Joni lagi sambil memandangi para kapten di depannya.


"baik kami juga bersedia untuk melakukannya.." kata 3 kapten secara bersamaan.


"baiklah jika seperti itu,... suatu saat aku akan datang lagi untuk memastikan janji kalian ini.." ucap Joni


"baiklah... apalagi yang biasa di bahas dalam pertemuan ini" ucap Joni datar.


...*****************************...


...000000000000...

__ADS_1


...0000...


...******************************...


__ADS_2