The Copy Master

The Copy Master
episode 91. CERITA PERJALANAN JONI


__ADS_3

Joni bergerak dengan cepat menuju pelabuhan kapal kota bunga. Joni yang berubah ke dalam bentuk hewan dengan 2 cincin di sayapnya mengawasi Endi dan teman temannya yang masih bekerja, saat ini mereka tampak semakin cepat dan kuat, 2 tahun kepergiannya ternyata teman temannya mengalami banyak kemajuan.


di kota timur


Rudi yang diberi hadiah 30% kekuatan tanah milik Joni sudah mulai pulih, selama satu Minggu dia mengalami kesakitan akibat menyerap kekuatan milik Joni melalui luka bekas pisau batu bintang. sarah dan Silva merawat Rudi dengan sabar dan kapten moci sesekali datang untuk melihat keadaan Rudi.


saat ini keadaan kota pilar berangsur angsur pulih 5 jendral termasuk jendral Sanders masih berada di rumah sakit militer kota pilar mereka masih belum pulih kembali dari pertarungan melawan Joni, dan saat ini jendral taori masih berada di kota pilar untuk membantu menormalkan kembali keadaan kota pilar karena 3 jendral yang berkhianat dan telah di bunuh Joni. untuk saat ini hampir tidak ada jendral penjaga di setiap kotanya, karena 6 jendral sedang berada di kota pilar, dan 5 diantaranya sedang dirawat.


kali ini jendral taori memanggil para kapten dari tiap kota untuk rapat di kota pilar yang di pimpin oleh jenderal taori.


jendral taori memerintahkan kepada para kapten untuk tetap menjaga kotanya masing masing, dan memperkuat kemampuan yang di miliki.


dan untuk tim riset kota pilar, karena jendral Syafiq Ramli sedang dalam perawatan, jendral taori memerintahkan untuk tetap melanjutkan rencana penambahan kekuatan pasukan baik pasukan rekayasa maupun cyborg.


........................


disisi lain para pasukan penyusup yang dikirim negara Utara telah memasuki setiap negara melalui cabang cabang perusahaan ristek company milik keluarga antoni.


mereka mencari informasi dari kekuatan militer tiap negara, dari jumlah pasukan rekayasa dan armada perang lainnya.


.........................


kembali ke kota bunga, joni yang lama memperhatikan teman temannya yang telah selesai mengerjakan pekerjaan mereka, dari semua teman temannya hanya Rendi yang tidak kelihatan.


Joni merubah wujudnya ke dalam wujud aslinya. dan menunggu teman temannya di gerbang pelabuhan.


sedangkan moe dan raqi pergi untuk mencari makan.


''joni.... '' teriak Endi yang berlari menghampirinya. dan di ikuti oleh teman temannya yang lain.


''wah.... sepertinya kau semakin bertambah kuat saja,'' ucap Endi sambil memukul lengan Joni.


''ah... kamu ini, aku merasa biasa saja...'' ucap Joni sambil tersenyum.


''Oya di mana Rendi, mengapa aku tidak melihatnya'' tanya joni


''ha... ha... nanti saja kita bicaranya, badanku rasanya cape... '' ucap aji


''oya maaf,... nanti saja kita lanjutkan obrolannya....'' ucap Joni


''ayo kita pulang dulu, nanti habis Maghrib berkumpul di rumahku ya...'' ucap Endi.

__ADS_1


mereka berjalan bersama menuju rumah masing masing. sejak mereka mengenal Joni mereka tidak pernah menggunakan sepeda motornya untuk pergi bekerja.


''oya maaf Joni, aku punya banyak pertanyaan untukmu nanti tapi aku harus pulang dulu'' ucap Ari yang berbelok ke sebuah gang yang tak jauh dari rumah Endi.


''iya kak Ari,'' ucap Joni Sabil mengangkat tangannya.


''en sejak kapan kak Ari tidak tinggal di rumahmu lagi'' tanya Joni


''o... sejak 3 hari setelah kepergianmu dan kak Rudi'' ucap endi


''o... dia ngontrak rumah...'' tanya Joni lagi.


''iya,....


sebenarnya aku dan ibu sudah membujuknya untuk tetap tinggal, tetapi dia tidak mau, dan nampaknya dia berencana menikah di tahun ke besok'' ucap Endi.


''o.... baguslah, terus kamu kapan en'' tanya Joni sambil tersenyum


''waha..ha..ha.. aku lebih muda dari mu Jon'', mungkin harusnya aku yang bertanya padamu'' ucap Endi yang tertawa.


''ah... cuma selisih 4 hari doang'' ucap Joni


''sama saja, walaupun cuma 4 hari tetap kamu lebih tua... ha..ha..ha'' ucap Endi sambil tertawa


''oya en, besok aku berencana main ke rumah Rendi, apa kau bisa ikut denganku besok'' ucap joni


''sebenarnya aku masih bekerja besok, tapi tidak apa, biar aku besok ikut denganmu'' jawab Joni sambil tersenyum.


''ha...ha... ok lah...'' ucap Joni merasa senang.


tidak terasa waktu sudah sore, terlihat aji dan teman temannya sudah datang ke rumah Endi, sedangkan Ari datang lebih dulu.


''ji, kenapa Rendi tidak datang bersama kalian'' tanya Joni


''biasa Jon, sebentar lagi dia akan datang, dia sekarang jadi orang sibuk, banyak hal yang dia harus pikirkan'' ucap aji


''o... dia jadi pejabat kah'' tanya Joni lagi


''ya... begitulah, dan doa cukup berprestasi dan dikenal banyak orang'' ucap aji yang merasa bangga pada sahabatnya itu.


''o... baiklah, nah kira kira, bagaimana rencana kita sore ini'' tanya Joni

__ADS_1


''tentu saja bertanya padamu, rencana kami, malam ini kami harus bertanya banyak hal padamu, dan jatahmu adalah menjawab semua pertanyaan kami'' ucap aji sambil tersenyum.


''wah.... ini sangat tidak adil bagiku'' ucap Joni


''sudahlah.... kami kan belum bertanya, kamu santai dulu, diminum dulu, tarik nafas dalam dulu biar lebih santai'' ucap Endi.


''huh... baiklah'' ucap Joni


setelah beberapa saat Rendi datang dengan sepeda motornya dan langsung bergabung bersama mereka.


''wah... bagaimana kabarmu ren, katanya kamu sudah jadi pejabat di pulau telunjuk ini'' tanya Joni


''he..he.. iya Jon, kebetulan ada jabatan yang ditawarkan padaku, pass kebetulan juga aku suka dengan bidang pekerjaannya'' ucap Rendi


''emang apa bidang dalam pekerjaanmu...?'' tanya Joni.


''bagian pemberdayaan pemuda Jon, dan terus terang berkat kamu aku bisa menjalankan segala tantangannya,'' ucap Rendi


''ini apa hubungannya denganku, kenapa juga namaku ikut dalam alasan keberhasilanmu'' ucap Joni


''sebab bidang yang aku tangani ternyata bidang yang banyak sekali Rendi pembuat onar, dan aku bisa menyelesaikan semua pekerjaanku menggunakan caramu dan mengalahkan mereka, dan saat ini Rendi Rendi pembuat onar di pulau telunjuk sudah berubah he... he...'' ucap Rendi sambil tertawa.


''huh.... jadi begitu ya...'' ucap Rendi


''jon... bagaimana kabar Rudi, sekarang...?'' tanya Ari dengan wajah sedih


''he..he.. kak Ari baik baik saja... mungkin saat ini dia sedang berduaan'' ucap Joni sambil tersenyum.


''hah... Rudi berduaan, coba ceritakan padaku'' pinta Ari bersemangat.


Joni menceritakan, bahwa Rudi sedang jatuh cinta dengan seorang anak jendral penjaga kota timur di negara selatan, disana Rudi lebih banyak berlatih dengan para kapten kota timur, bahkan dari kota lainpun datang untuk berlatih bersamanya, dan saat ini dia memiliki kekuatan di atas level para kapten bahkan bisa juga setara kemampuan seorang jenderal.


mereka semua yang mendengar cerita Joni merasa sangat kagum dan sangat penasaran dengan keadaanya sekarang.


''oya jon... ngomong ngomong jam berapa kamu sampai di kota bunga ini'' tanya rendi


''sebenarnya sejak siang tadi, dan kalian masih berada di pelabuhan'' ucap Joni


''oya Jon, ceritakan pada kami tentang perjalananmu bersama kak Rudi hingga sampai ke negara selatan.


...###################...

__ADS_1


...#######...


__ADS_2