The Copy Master

The Copy Master
episode 31. BEKERJA PARUH WAKTU


__ADS_3

setelah beberapa saat berjalan untuk mencari kerja, Joni dan Endi pun beristirahat di kedai minuman yang ada di tepi tepi jalan sambil sesekali bertanya mengenai pekerjaan paruh waktu yang mereka cari. namun belum juga menemukannya.


saat Joni dan Endi pergi untuk mencari pekerjaan paruh waktu dari pagi tadi terlihat Rendi dan teman temannya mengikuti mereka dengan berjalan kaki, karena mereka ingin tau apa yang di rencanakan Joni dan Endi, sehingga mengatakan kalau mereka berdua sedang sibuk dan terburu buru.


saat Joni dan Endi berjalan kembali untuk mencari pekerjaan. Rendi dan teman temannya mendatangi kedai minuman tempat Joni dan Endi membeli minuman.


saat Rendi datang, pemilik kedai ketakutan karena Rendi dan teman temannya sudah sangat terkenal sebagai pembuat onar.


pemilik kedai langsung akan menutup kedai nya tapi langsung di hentikan oleh Rendi dengan mengancamnya, kalau kedainya tak menjual minuman padanya, maka kedainya akan di rusak. ancaman Rendi ini membuat pemilik kedai mengurungkan niatnya untuk menutup kedai miliknya.


Rendi duduk di tempat yang disediakan sambil menunggu minuman pesanannya.


tak lama ada dua orang yang datang ke kedai yang juga membeli minuman.


setelah pemilik kedai memberikan minuman pesanan nya Rendi bertanya,


''pak tua, orang yang tadi minum dikedaimu ini mau pergi kemana, apakah ada yang mereka tanyakan atau lainnya.'' ucap Rendi


pemilik kios pun mengingat Endi dan Joni yang tadi minum di kiosnya.


''o... mereka berdua ya, mereka tadi menanyakan padaku dimana tempat yang membutuhkan pekerjaan. mereka berdua sedang mencari pekerjaan''. kata pemilik kedai menjawab pertanyaan Rendi.


''pekerjaan apa yang mereka cari''. tanya Rendi lagi


''mereka mencari pekerjaan paruh waktu. atau pekerjaan borongan''. jawab pemilik kedai.


''o... baiklah pak tua terimakasih informasinya''


ucap Rendi sambil menatap pemilik kedai yang juga menganggukkan kepala.


''ji... apakah kamu tau dimana bisa mendapatkan pekerjaan seperti ini.'' tanya Rendi.


''o.. tentu saja aku tau'', kata aji menjawab.


''dimana...?'' kata Rendi bertanya lagi.


''di tempat ayahmu bekerja''. kata aji menjawab.


''apa maksudmu ji. jangan main main''. ucap Rendi menegur aji yang dianggapnya main main.

__ADS_1


''ye... aku serius ren, ayahmu itukan kepala pelabuhan. tentu di sanalah tempat yang paling banyak pekerjaan paruh waktu yang di cari.


kebetulan aku punya teman yang mengatakan padaku kalau dua hari yang lalu ada kapal besar yang membutuhkan tenaga untuk membongkar banyak barang. jadi untuk kepastiannya coba kau tanyakan saja pada ayahmu itu'' ucap aji


''ha..ha..ha.. memang kalian selalu bisa di andalkan'' kata Rendi sambil tertawa senang.


''baiklah berarti malam nanti kita datangi Joni dan Endi, ini kesempatan kita untuk bisa mendekatinya dan berteman dengannya'' kata rendi merasa senang karena dapat membantu Joni.


''iya benar, aku yakin Joni dan Endi pasti senang dan langsung bisa menerima kita'' kata aji penuh semangat.


''brak... hei kalian''. terdengar suara dari meja sebelah yang memanggil Rendi dan teman temannya.


Rendi pun menoleh dan menatap dua orang yang berdiri menatap mereka.


''ada apa siapa kalian dan ada perlu apa..''. kata Rendi dengan nada serius.


tampak dua orang pria yang berdiri menatap mereka dengan serius.


''apa kalian membicarakan Endi dan Joni'' ucap salah satu orang itu dengan wajah marah


''itu bukan urusan mu. tau...! urusi saja urusan mu sendiri''. ucap Rendi yang juga sambil marah.


dua orang itu menyerang Rendi dan teman temannya dan. akhirnya terjadi perkelahian di depan kedai pak tua itu. kursi dan meja beterbangan ditambah gelas yang juga ikut melayang. keributan yang berlangsung selama 15 menit itu memancing para petugas keamanan yang langsung berdatangan untuk mengamankan situasi yang kacau akibat perbuatan mereka.


''sepertinya ada keributan di sana'' ucap Joni menunjuk arah keributan yang dilihatnya.


''nampaknya dari kedai tempat kita minum tadi Jon... ayo kita datangi'' ucap Endi mempercepat langkahnya.


petugas keamanan telah mengamankan pelaku keributan yang akhirnya mengumpulkan banyak orang untuk berkerumun, Joni dan Endi berusaha melihat siapa para pembuat onar ini. saat Joni berhasil menerobos kerumunan dan melihat siapa yang jadi pelaku keributan sontak kaget mengetahui bahwa pelaku keributannya adalah Ari, Rudi dan gerombolan Rendi.


''kak Ari, kak Rudi''. ucap Joni memanggil Ari dan Rudi yang di tangkap petugas keamanan.


melihat Joni yang mengenali orang yang berkelahi dengan mereka Rendi pun mencoba berdiri dan mengatakan pada petugas keamanan, kalau ini adalah kesalahannya.


lalu petugas keamanan pun hanya membawa Rendi dan teman temannya untuk ditahan di pos keamanan sedangkan ari dan Rudi di lepaskan begitu saja.


''kak Ari dan kak Rudi, sejak kapan datang dari desa daun'' tanya Joni.


''kami sebenarnya datang sekitar dua jam yang lalu. dan kami duduk untuk minum di kedai ini. lalu ada anak anak nakal itu membicarakan kalian. makanya kami beri mereka pelajaran''. kata Ari dan Rudi menjelaskan.

__ADS_1


''mereka itu anak anak nakal yang kerjanya membuat onar di kota bunga ini. yang pasti mereka merencanakan hal yang tidak baik pada kalian berdua.'' kara Rudi


''o.... tapi mengapa Rendi mengakui kalau keributan tadi dia yang bertanggung jawab ya, sebenarnya ada apa sih''. tanya Joni yang membuat Endi, Ari dan Rudi saling berpandangan


''iya juga ya...'' kata Endi menyahut.


saat mereka masih bingung membicarakan masalah keributan yang terjadi tadi. tiba tiba pemilik kedai memanggil Joni dan Endi.


''hey kalian berdua,..... kemarilah'' kata pemilik kedai memanggil Endi dan Joni


mereka pun menghampiri, dan diikuti Ari dan Rudi


''ada apa pak, kenapa memanggil kami''. ucap Joni.


pemilik kedai pun menceritakan dan memberikan pendapatnya, bahwa Rendi dan teman temannya tadi sepertinya tak berniat buruk pada Joni dan Endi tapi mereka sepertinya berniat membantunya.


mendengar cerita pemilik kedai itu. mereka ber empat pun ingin mengunjungi Rendi dan teman temannya yang ditangkap petugas keamanan.


mereka berempat pergi ke pos keamanan yang berada agak jauh dari tempat mereka saat ini.


setelah beberapa saat merekapun sampai di pos keamanan yang ditujunya. Joni mendekati petugas dan bertanya mengenai Rendi dan teman temannya. dan kata petugas itu lima menit yang lalu, mereka sudah di keluarkan dari pos ini oleh orangtuanya.


mendengar hal ini Joni dan yang lainnya memutuskan untuk kembali ke rumah untuk mengakhiri pencarian di hari ini. juga karena kedatangan Ari dan Rudi dari desa daun.


disisi lain Rendi dan teman temannya sedang berada di dalam mobil bersama ayah Rendi yang tadi melepaskan Rendi dan teman temannya dari pos keamanan.


''Rendi.... berapa usiamu sekarang'', kata ayah nya menatap Rendi dengan marah.


Rendi hanya tertunduk dan terdiam ditanya oleh ayahnya.


''Rendi ini sudah yang ke 20 kalinya ayah berurusan dengan keamanan karena ulahmu dan teman temanmu tau..!


mau sampai kapan kamu berbuat onar dan mempermalukan ayah seperti ini hah....'' ucap ayah Rendi yang benar benar sangat marah.


namun Rendi tetap saja diam.


...ooo.ooo.ooo...


...ooo.ooo...

__ADS_1


...............


...##########################...


__ADS_2