Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
109 "Kehangatan keluarga"


__ADS_3

“Maaf selama ini aku sudah membohongi kalian, aku tidak punya pilihan lain selain berbohong karena aku sangat percaya jika aku menceritakan yang sebenarnya pada kalian jika putri Liu Mei sudah mati kalian pasti tidak akan percaya begitu saja, tadi nya aku tidak akan mengatakan yang sebenarnya pada kalian tapi sepertinya semua tidak berjalan sesuai dengan apa yang aku pikirkan.


A-aku benar-benar meminta maaf pada kalian, sungguh aku tak ada maksud sedikitpun untuk membohongi kalian” Jia Li kembali bercerita dengan wajah serius dan dingin tapi semua orang yang ada disana bisa melihat dari tatapan Jia Li tersirat kesedihan yang mendalam


Kaisar Liu dan putra mahkota Liu Yang masih terdiam dengan ekspresi yang sulit untuk di tebak, mereka sangat merasa terpukul, syok dan sedih mendengar kenyataan jika putri Liu Mei sudah mati.


“Jika kalian ingin menghukum ku, aku siap menerima nya bagaimana pun aku salah karena tidak menceritakan yang sebenarnya pada kalian” lanjut Jia Li


“Kau bukan putri Liu Mei?” kaisar Liu berucap dengan menatap Jia Li sedih


Jia Li hanya menggeleng, dia tahu pasti kaisar Liu sangat terpukul


Kaisar Liu memejamkan matanya untuk menetralkan degup jantung nya yang terus berdetak dengan cepat, setelah itu dia menghembuskan nafas nya dengan kasar.


Mau bagaimana lagi, semua nya sudah terlambat bukan? mau menghukum Jia Li pun tak ada gunanya, karena memang Jia Li tak bersalah! membuka lembaran baru dan membuat cerita baru mungkin lebih baik dari pada terus-terusan menyembunyikan suatu kebenaran yang ada! menganggap Jia Li masih sebagai anaknya tak ada rugi nya juga.


“Terimakasih karena kau sudah mau jujur kepada kita semua, Zhen tidak akan menghukum Jia karena Jia tidak bersalah dalam hal ini, sungguh sebenarnya Zhen merasa sangat terpukul dan sedih mendengar kebenaran yang Jia ucapkan, tapi boleh kah Zhen menganggap Jia sebagai anak Zhen? karena Zhen sudah sangat menyayangi Jia sebagai anak kandung Zhen sendiri” kaisar Liu berucap dengan nada yang lirih dan menatap Jia Li sedih

__ADS_1


Jia Li yang mendengar ucapan kaisar sempat terkejut karena kaisar Liu tidak akan menghukum nya dan masih tetap mau menganggap nya anak, setelah itu Jia Li mengangguk dan berdiri setelah itu berjalan menuju kaisar Liu dan memeluk nya dengan erat.


Kaisar Liu yang mendapat pelukan tiba-tiba itu pun membalas pelukan Jia Li dengan senyum hangat, tak lama terdengar suara isakan dari bibir Jia Li karena Jia Li tidak menyangka dia akan merasakan kehangatan seorang ayah lagi,


Walaupun sebelum-sebelumnya nya kaisar Liu juga memberikan kehangatan itu tapi itu berbeda karena itu untuk putri Liu Mei bukan untuk Jia Li, tapi sekarang semua itu sudah berubah karena sekarang semua itu untuk dirinya bukan untuk orang lain!


“Te-terima ka-kasih hiks hiks, dan ma-maaf hiks hiks” Jia Li mengigit bibir bawahnya karena dia tidak mau kaisar Liu kembali mendengar isakan nya


Kaisar Liu mengusap punggung Jia Li dengan lembut dan setelah itu melepaskan pelukannya dan mengusap air mata Jia Li dengan senyum lembut, dia tidak akan mempermasalahkan jika yang ada di hadapan nya bukan putri Liu Mei lagi mungkin ini yang sudah di rencakan tuhan untuk dirinya menebus semua kesalahannya melalui Jia Li!


Karena semasa putri Liu Mei hidup dia tidak pernah menyayangi putri Liu Mei lagi setelah kejadian pembunuh permaisuri Xu Jiao terjadi!


Jia Li hanya mengangguk dan setelah itu berdiri, dia menatap putra mahkota Liu Yang dengan sendu, memang sedari tadi putra mahkota Liu Yang melihat interaksi antara kaisar Liu dengan Jia Li, dia masih terlalu terkejut dan tidak percaya


“Maafkan aku putra mahkota Liu Yang” ucap Jia Li dengan menunduk


Putra mahkota Liu Yang tersentak dari lamunannya dan setelah itu berdiri, tanpa ba-bi-bu dia pun memeluk Jia Li erat, Jia Li sempat terkejut tapi setelah itu dia membalas pelukan putra mahkota Liu Yang

__ADS_1


“Tetap panggil aku Gege Jia, walaupun kau bukan Mei'er tapi aku sudah menyayangi mu, terimakasih sudah mau berkata jujur. tetaplah menganggap diriku Gege mu ya?” pinta putra mahkota Liu Yang


Jia Li mengangguk di dalam pelukan putra mahkota Liu Yang, dia tidak menyangka ternyata di kehidupan ini dia bisa merasakan sebuah kehangatan keluarga, ternyata Tuhan masih menyayangi nya!


Mereka berdua pun melepaskan pelukan itu, setelah itu Jia Li tersenyum manis pada kaisar Liu dan putra mahkota Liu Yang, Yui yang sedari tadi melihat itu terus tersenyum dan setelah itu bangkit berdiri untuk mendekati Jia Li


Saat Jia Li melihat Yui mendekati nya dia pun berbalik dan menatap Yui yang sekarang sudah berada di depan nya.


“Aku bahagia karena di kehidupan ini kau sudah banyak berubah Lili kecil, kau sekarang sudah banyak tersenyum dan bisa berkata dengan lembut tidak seperti dulu yang selalu berwajah datar, ucapan yang dingin dan tidak pernah tersenyum!” Yui berucap dengan blak-blakan dan semua orang pun mendengar ucapan Yui


“Yuyu mungkin jika kau tidak di sini aku tidak akan pernah bisa berubah. kau tahu, karena penyesalan ku terhadap dirimu itu lah yang membuat aku sedikit demi sedikit berubah!” ucap Jia Li dengan senyuman manis


“Aku bahagia Lili karena di kehidupan ini aku bisa memiliki mu walaupun aku sempat memiliki beberapa saingan”


“Yuyu mau sebanyak apapun saingan mu, mereka tidak akan pernah bisa mendapatkan ku karena cintaku hanya untuk dirimu!” Jia Li memeluk Yui dengan erat dan Yui pun membalas pelukan Jia Li


“I Love You My Future Wife♡ ( Aku mencintaimu, istri masa depanku♡ )”

__ADS_1


“I Love You Too My Future Husband♡ ( Aku juga mencintaimu, suami masa depanku♡ )”


__ADS_2