Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
Eps 36 "Pergi II"


__ADS_3

Setelah Jia Li sampai di paviliun nya dia segera mencari jingmi


"Jingmi" panggil Jia Li


"Ya tuan putri" jawab jingmi seraya keluar dari tempat pemandian


"Sedang apa kau di pemandian jingmi?" tanya Jia Li heran


"Ampun putri, Nubi hanya sedang menyiapkan pemandian untuk putri. Nubi pikir putri akan mandi terlebih dahulu sebelum kita pergi putri" jingmi menjelaskan seraya menunduk


Jia Li yang mendengar itupun mengangguk paham memang dia berencana akan mandi terlebih dahulu sebelum pergi.


"Terimakasih jingmi, Dan oh ya tolong siapkan aku pakaian laki-laki saja jingmi jangan hanfu" ucap Jia Li seraya berjalan menuju tempat pemandian


Pakaian laki-laki? Oh sungguh sekarang jingmi sangat bingung, disaat jingmi akan bertanya Jia Li sudah pergi ke pemandian jadi dia hanya mengikuti apa yang di perintahkan oleh nya.


Jika kalian bertanya dari mana Jia Li mendapatkan pakaian laki-laki? itu dari yang dia kepasar waktu itu dia memang membeli hanfu dan pakaian laki-laki.


Setelah 15 menit, akhirnya Jia Li telah selesai dengan ritual mandi nya ini merupakan waktu tersingkat untuk nya biasanya dia akan berendam terlebih dahulu tapi dia sekarang sangat buru-buru jadi dia tak punya waktu untuk berendam-berendaman.


Dia pun memakai pakaian yang sudah di siapkan oleh jingmi, setelah selesai dia pun bercermin. Dia pun menganga tak percaya ternyata jika menyamar menjadi laki-laki dia sangat sangat tampan, Oh tidak tapi dia pria cantik



Dia memakai pakaian berwarna merah bercampur hitam, Rambut yang diikat tinggi dia sungguh sangat tampan. Dia seperti tuan muda bangsawan tinggi.


Saat jingmi masuk dia yang melihat putri Liu mei sudah selesai pun mematung di tempat nya bahkan wajahnya memerah malu, dia saat ini tak percaya jika itu adalah putri Liu mei dia sekarang sangat sangat lah tampan.

__ADS_1


'Oh dewa, dia sangat tampan, Bukan tapi pria cantik. Aku bahkan sampai malu melihat nya' batin Jia Li masih dengan posisi mematung nya


"Hey jingmi, Kau kenapa? Kenapa wajah mu memerah? Apa kau sakit?" tanya Jia Li saat melihat jingmi mematung di tempat nya bahkan wajah nya sudah berubah menjadi merah, dia kira jingmi sedang demam


Jingmi yang mendengar ucapan putri Liu mei pun akhirnya tersadar dari lamunannya


"Eh.. Em.. ti..tidak put..ri, Nubi hanya terkejut ternyata putri jika menyamar menjadi laki-laki sangat sangat tampan" jawab jingmi dengan wajah nya yang masih memerah


Jia Li yang mendengar itupun bibir nya berkedut, apakah setampan itu dia? hingga jingmi saja menjadi seperti itu?


Tak menghiraukan perkataan jingmi, Jia Li akhirnya memutuskan untuk segera pergi karena dia sudah sangat malas berada di istana ini


"Sudahlah sebaiknya kita segera pergi, sudah kau siapkan semua nya jingmi?" tanya Jia Li


"Sudah putri, bahkan Nubi sudah membeli 2 kuda untuk kita berangkat dan kuda-kuda itu berada di belakang kediaman kita putri" jawab jingmi


Setelah Jia Li dan jingmi berhasil keluar dari istana melalui jalan belakang dan memanjat tembok akhirnya dia pun sudah berada di tempat kuda yang jingmi maksud, kuda-kuda yang dibeli oleh jingmi sangat besar dan gagah. Setelah selesai mengagumi kuda-kuda itu akhirnya Jia Li memilih kuda yang berwarna hitam setelah itu Jia Li dan jingmi pun mulai memacu kuda nya untuk pergi ke ibukota.


Setelah menempuh perjalanan 30 menit perjalanan yang lumayan jauh karena mereka pergi melalui jalan yang memutar akhirnya Jia Li dan jingmi pun sampai di ibukota, Saat Jia Li dan jingmi memasuki ibukota dia menjadi pusat perhatian orang-orang karena parasnya yang tampan, pakaian nya terbilang mahal dan kuda hitam nya yang gagah. Dia seperti seorang tuan muda bangsawan.


Para wanita yang melihat Jia Li pun menjerit histeris bahkan banyak yang dari mereka memuji Jia Li secara terang-terangan.


"Oh dewa, tuan muda itu sangat tampan sekali dia sangat cocok memakai kuda hitam itu yang gagah"


"Kyaaa.. dia sangat tampan, aku sepertinya jatuh cinta pada tuan muda itu"


"Aku sangat ingin menjadi istrinya"

__ADS_1


"Dia seperti seorang dewa yang baru saja turun dari langit, benar-benar mengagumkan"


Seperti itulah pujian-pujian yang terlontar dari mulut wanita-wanita yang ada disana, tapi Jia Li hanya acuh tak acuh saja dan tetap memasang wajah datarnya tanpa menghiraukan tatapan memuja para wanita padanya. Jingmi yang melihat putri Liu mei dipuji-puji seperti itu hanya tersenyum saja, memang dia akui jika saja putri Liu mei laki-laki dia juga pastinya akan langsung jatuh cinta dengan putri Liu mei.


"Put.." belum selesai jingmi mengucapkan


perkataan nya sudah di potong oleh Jia Li


"Panggil aku Li, jangan putri karena aku sedang menyamar menjadi laki-laki" ucap Jia Li dengan dingin


Jingmi yang mendengar itupun mengernyit heran, kenapa harus Li? Tapi walaupun begitu jingmi tetap menurutinya


"Tuan muda Li kita akan kemana sekarang?" tanya jingmi


"Li, jingmi!! Jangan tuan muda Li!" jawab Jia Li dengan dingin


"Tap.."


"Tak ada penolakan!"


"Ta.."


"Tak ada bantahan!!"


"Baiklah, Li kita akan kemana sekarang?" tanya jingmi


"Kita akan mencari penginapan terlebih dahulu, kita akan berlamam disini baru besok pagi kita lanjutkan perjalanan, kita juga akan jalan-jalan dulu nanti malam di ibukota ini kita akan habiskan malam ini di ibukota" jawab Jia Li seraya memacu kudanya menuju tempat penginapan

__ADS_1


Jingmi yang mendengar itupun hanya mengangguk dan mengikuti Jia Li dari belakang. Mereka memacu kuda nya dengan santai karena tak mau mengganggu aktivitas para penduduk disana.


__ADS_2