Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
113 "Cerita Jia Li"


__ADS_3

Dua hari telah berlalu, semua tamu undangan yang menghadiri pesta ulang tahun putri Liu Mei sudah kembali ke kekaisaran masing-masing begitu juga dengan anggota kerajaan Benedict, Yui berkata pada kaisar Liu dan semua anggota keluarga Jia Li jika mereka akan datang dua Minggu lagi untuk membahas tentang pernikahan Yui dan Jia Li.


Walaupun sebenarnya Jia Li berat untuk melepaskan kepergian Yui tapi dia tidak boleh egois, sekarang Yui memiliki keluarga dan dia juga memiliki tanggung jawab sebagai putra mahkota kerajaan Benedict.


“Mei Mei” panggilan putra mahkota Liu Yang membuat Jia Li tersentak kaget karena dia sedang melamun di taman istana


“Gege, ada apa?” tanya Jia Li saat Liu Yang sudah duduk di samping nya


“Tidak ada, Mei Mei selanjutnya kau akan memakai nama Jia Li atau Liu Mei?”


Pertanyaan putra mahkota Liu Yang membuat Jia Li terdiam, benar apa yang di ucapkan putra mahkota Liu Yang selanjutnya dia akan memakai nama Jia Li atau Liu Mei? putra mahkota Liu Yang bisa melihat jika Jia Li terdiam dan sedang berpikir tentang pertanyaan nya


“Aku akan memakai nama Liu Mei saja Ge” putus Jia Li


“Apa kau yakin?”


“Aku yakin Ge, bagaimana pun semua orang mengenal ku dengan nama Liu Mei bukan Jia Li. jika aku memakai nama Jia Li pasti orang-orang akan bingung”


“Jia'er, kita bisa membuat alasan bahwa kau mengganti nama mu jika kau memang ingin menggunakan nama mu yang di dunia modern” saat Jia Li dan putra mahkota Liu Yang mendengar ucapan itu mereka serempak menengok ke belakang dimana disana kaisar Liu sedang berjalan menuju ke arah mereka dengan beberapa pengawal dan pelayan


“Salam hormat kepada ayahanda” ucap putra mahkota Liu Yang dan Jia Li secara bersamaan dengan membungkuk setelah kaisar Liu sampai di depan mereka


“Berdirilah” titah kaisar Liu


“Ayah apakah boleh seperti itu?” tanya Jia Li


“Tentu saja, ayah akan mengumumkan kepada semua orang jika putri Liu Mei mengganti nama nya menjadi Liu Jia Li” jawab kaisar dengan senyum lembut


“Tapi jika Liu Jia Li marga ku akan menjadi dua ayah”


“Memang nya kenapa? bukankah Chen'er juga dua? Liu Chen Li?”


“Benar juga”


“Begini saja, marga Li mu hilangkan saja dan ganti menjadi Liu Jia dan Liu Chen, bagaimana?” saran putra mahkota Liu Yang

__ADS_1


Kaisar Liu dan Jia Li yang mendengar itu serempak menatap tajam ke arah putra mahkota Liu Yang, Liu Yang yang melihat tatapan tajam kedua orang di depan nya mengernyit bingung


“Kenapa?” tanya Liu Yang dengan heran


“Bodoh!” dengus Jia Li


“Kau mengatai ku bodoh?!”


“Tidak kau salah dengar!”


“Kau kira aku tuli heh?!”


“Ya kau tuli!”


“Beraninya kau mengatai ku tuli?!”


“Siapa yang mengatai mu tuli?”


“Kau!”


“Aku? bukankah kau sendiri tadi yang mengatakan jika kau tuli!”


“Tadi yang bilang kau tuli siapa?”


“Aku”


“Apakah aku ada mengatakan jika kau tuli?”


“Tidak!”


“Jadi, siapa yang mengatakan dirimu tuli?”


“Aku!”


“Itu tahu huh!!”

__ADS_1


Putra mahkota Liu Yang yang mendengar itu seketika diam dan menyerap semua perkataan Jia Li, setelah beberapa saat akhirnya dia sadar jika dia di kerjai oleh Jia Li dan berteriak kesal


“Jiaaaa Liiiiii!!” teriak putra mahkota Liu Yang dengan kesal


Akhirnya Jia Li dan kaisar Liu pun tertawa terbahak-bahak, kaisar Liu yang sedari tadi hanya menonton perdebatan itu menggeleng kan kepala nya sedangkan para pengawal dan pelayan menahan tawa mereka dengan menggigit bibir bawah mereka


“Sudah sudah, jadi bagaimana keputusan mu Jia'er?” lerai kaisar Liu sedangkan putra mahkota Liu Yang mendengus kesal


“Baiklah ayah aku akan memakai nama Jia Li saja, dan kita bisa mengatakan pada semua orang jika aku mengganti nama ku menjadi Liu Jia Li”


“Baiklah Jia'er”


“Mei mei, kau belum menceritakan kepada kami tentang hidup mu di dunia modern” ucap putra mahkota Liu Yang tiba-tiba setelah mereka duduk dan setelah dihidangkan teh dan cemilan oleh para pelayan


Jia Li yang sedang menuangkan teh untuk kaisar Liu, putra mahkota Liu Yang dan untuk dirinya sendiri terdiam cukup lama, apakah dia harus menceritakan masa kelam nya?


“Jika kau tidak mau menceritakan nya tidak apa-apa Jia'er” ucap kaisar Liu dan menyesap teh nya


Setelah Jia Li selesai menuangkan teh untuk dirinya dia pun duduk dan mulai menyesap teh nya.


“Aku akan menceritakan semua nya kepada kalian ayah, Gege” ucap Jia Li dan mulai meletakkan cangkir teh nya


“Apa kau yakin?”


“Iya ayah”


“Nama asliku di jaman modern adalah Aliya Bhatt, seorang nona muda dari keluarga Bhatt keluarga terkaya no 5 di Amerika Serikat di jaman modern, hidupku tidaklah mudah seperti kebanyakan nona muda lainnya, aku tidak di inginkan oleh ibuku dan aku juga tidak diinginkan oleh ayah ku serta keluarga besar ayahku karena aku hanya anak seorang jalangg.


Setiap hari nya aku selalu di siksa oleh ibu tiriku, kakak-kakak ku bahkan ayahku juga turut ikut menyiksa ku, semua yang aku lakukan selalu salah di mata mereka, aku di perlakukan layak nya seorang pelayan bahkan aku lebih rendah dari pelayan, setiap hari yang aku makan hanyalah sisa-sisa dari yang mereka makan.


Saat itu umurku baru menginjak 6 tahun, pucaknya saat ulangtahun ku yang ke 6 tahun mereka membuang ku di jalanan sepi dan di tempat sampah, mereka mengatakan padaku jika mereka akan membawa ku jalan-jalan karena ingin merayakan ulang tahun ku, tapi ternyata mereka membuang ku begitu saja.


Setiap hari aku tersiksa tidak bisa makan dengan benar, aku kedinginan bahkan semua luka-luka yang aku dapatkan dari siksaan mereka menjadi busuk”


Jia Li menjeda cerita nya karena merasakan sesak didada nya saat mengingat masa lalu nya yang sangat kelam sekalam malam yang tak memiliki penerang sedikitpun bahkan bintang-bintang dan bulan tak bisa menembus kelam nya malam itu.

__ADS_1


Kaisar Liu, putra mahkota Liu Yang dan para pelayan serta pengawal yang memang berada disana saat mendengar cerita masa lalu Jia Li tertegun dan merasa sangat sedih serta sesak, seakan oksigen yang berada disana di renggut paksa hingga membuat mereka sangat sesak.


…ᘛ⁐̤ᕐᐷ


__ADS_2