Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
Eps 39 "Kebenaran"


__ADS_3

Setelah Jia Li dan jingmi sampai di tempat penginapan, mereka berdua menghabiskan waktu didalam kamar masing-masing.


Istana Kekaisaran Liu


Jika Jia Li dan jingmi sedang menghabiskan waktu di penginapan, lain hal nya dengan putra mahkota dan para pangeran kekaisaran Liu yang sedang dilanda kebingungan karena kaisar Liu yang tak henti-hentinya menangis, membuat mereka semua kebingungan.


“Putra mahkota bagaimana ini? Kenapa ayahanda sedari tadi tak berhenti menangis? Sebenarnya ada apa?” tanya pangeran Liu Xing Feng


Saat ini mereka sedang berada di ruangan kerja putra mahkota karena mereka ingin membahas kejadian hari ini, sedangkan kaisar dia sudah pergi kekediaman nya.


“Entahlah, setelah kepergian putri Liu mei ayahanda tak berhenti menangis, sebenarnya ada apa ini? Dan kenapa putri Liu mei harus pergi dari istana? Apakah ada kejadian yang sudah kita lewatkan selama kita pergi dari istana?” jawab putra mahkota pula


Saat mendengar pertanyaan putra mahkota semua pangeran terdiam dengan pikiran masing-masing, mereka pun bingung harus menjawab apa karena memang mereka tak tau apa-apa.


“Begini saja bagaimana jika kita bertanya pada salah satu pelayan istana?” usul pangeran Liu Xiang

__ADS_1


Putra mahkota dan para pangeran yang mendengar usulan pangeran Xiang pun saling melirik dan akhirnya mengangguk setuju, itu lebih baik dari pada terus-terusan bingung seperti ini.


“Baiklah” ucap mereka serempak


“Aku akan memanggil salah satu pelayan kepercayaan ku, kita akan bertanya pada dia saja” ucap pangeran Xing Feng seraya beranjak pergi menuju pintu


Setelah sampai di depan pintu pangeran Xing Feng pun memanggil salah satu pelayan kepercayaan nya, setelah itu mereka pun masuk kedalam.


“Hormat hamba putra mahkota dan para pangeran” ucap pelayan itu memberi hormat


“Em!”


Animng yang mendengar ucapan pangeran Xing Feng pun membatu di tempat nya, Kenapa tiba-tiba pangeran Xing Feng menanyakan perihal itu? Sudah di pastikan jika mereka tahu apa yang di alami oleh putri Liu mei selama ini pasti mereka akan menghancurkan istana ini!


Ya sebenarnya putra mahkota dan para pangeran kekaisaran Liu sangat lah saling menyayangi satu sama lain, tidak ada perbedaan di antara mereka walaupun mereka bukan saudara kandung tapi mereka saling menyayangi dan saling melindungi.

__ADS_1


Tak ada rasa iri dihati mereka, dan para pangeran pun tak ada yang ingin memperebutkan gelar putra mahkota, karena bagi mereka itu tidak lah penting, dengan menjadi salah satu pangeran saja sudah membuat mereka puas.


Putra mahkota dan putri Liu mei adalah saudara kandung, saat putra mahkota mendengar kematian ibu nya yaitu permaisuri Xu Jiao, dia sangat terpukul tapi dia tak pernah sekali pun menyalahkan putri Liu mei tidak seperti kaisar yang menyalahkan putri Liu mei. Justru sejak saat itu dia sangat ingin menjadi kuat agar bisa melindungi adik nya itu.


Tapi apalah daya disaat dia sudah menjadi kuat dia malah di angkat menjadi putra mahkota dan sejak saat itu pula dia menjadi sibuk dan tidak bisa lagi memperhatikan adik nya itu, dan sejak saat itu pula dia tidak tahu lagi kabar mengenai adik nya dan apa yang sudah dia alami nya selama ini.


Bisa kalian bayangkan bagaimana jika putra mahkota mengetahui apa yang sudah putri Liu mei alami, mungkin saja dia akan menghancurkan istana ini dan membuat orang-orang yang sudah menindas adik nya menderita, tapi sayang nya dia terlambat karena orang-orang yang sudah menindas putri Liu mei sudah mati di tangan putri Liu mei sendiri, Tidak bukan putri Liu mei tapi mati di tangan orang asing yang sekarang menempati tubuh putri Liu mei, Jenderal Besar Jia Li dari masa depan!!


Sebenarnya saat tadi dia mendengar ucapan putri Liu mei yang akan pergi dari istana dia sangat bingung dan sangat ingin marah, apa maksud putri Liu mei ingin pergi dari istana? Apa dia sudah tidak menyayangi nya lagi sebagai Gege nya? Apalagi saat perkataan nya tak di hiraukan dia menjadi sangat geram! Dia merasa putri Liu mei menjadi berubah. Dia sangat ingin mencegah nya tapi setiap perkataan yang diucapkan putri Liu mei membuat nya membeku di tempat nya.


Sedangkan disisi lain kaisar sekarang sedang memikirkan putri Liu mei, dia sangat-sangat menyesal, jika waktu bisa dia putar dia sangat-sangat ingin memperbaiki semua nya, tapi apalah daya dia tak bisa. Dan benar kata pepatah penyesalan selalu berada di akhir!


Sekarang ini dia sudah di hantui oleh rasa penyesalan terhadap istri nya yaitu permaisuri Xu Jiao dan terhadap anak perempuan nya yang tak memiliki salah sedikitpun, putri Liu mei!! Sepertinya dia akan mati dengan membawa penyesalan yang mendalam ini!!


Selamat bernyesal-nyesal ria kaisar Liu awokawok🤣🤣🤣

__ADS_1


Salam dari author kaisar🤣


Jangan lupa like, Comen, rate and vote🤗


__ADS_2