Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
S2. {Kehidupan Zu}


__ADS_3

Saat ini Hong Shilin sudah kembali menyenderkan tubuhnya di dada bidang Zu, dia sangat menikmati sentuhan tangan Zu di kepala nya, kadang juga Zu menghujani wajah nya dengan ciuman nya.


Tapi itu tak menjadi masalah untuk dirinya, toh lagi pula mereka sebentar lagi akan menikah. Ahh ketika mengingat nya kembali, senyum nya menjadi mengembang di bibir tipis nya.


Saat Zu dan Hong Shilin sedang menikmati teh yang sudah di sediakan oleh pelayan, tiba-tiba aktivitas mereka terhenti saat mereka melihat kedatangan seseorang.


Zu yang melihat siapa yang datang tiba-tiba mendatar kan wajah nya dan menatap orang itu dingin, begitupun Hong Shilin dia berdecih dan menatap orang itu sinis.


“M-mei mei?” panggil Hong Xinian dengan gugup.


“Untuk apa kalian kemari?” bukan Hong Shilin yang bertanya tapi itu Zu dengan nada dingin nya.


Kenapa Zu bilang kalian? karena saat ini Hong Xinian datang bersama kekasih nya, Hua Junyi.


Hong Xinian yang mendengar suara dingin Zu menjadi ciut, ayolah dia masih mengingat bagaimana kejam nya Zu pada dirinya.


Hong Shilin yang menyadari jika Zu sangat tidak suka pada Hong Xinian mengernyit kan dahi nya.


“Zu, kenapa kau seperti nya sangat tidak suka pada kakak ku?” tanya Hong Shilin dengan mendongak kan kepala nya menatap wajah tampan Zu.


Yah lagi-lagi dia menatap Zu dengan wajah terbalik nya, apakah Hong Shilin tidak pusing menatap Zu dengan terbalik? Author juga tidak tahu.


Zu yang masih menatap Hong Xinian dengan sengit pun menatap Hong Shilin, lalu setelah itu tersenyum.


“Tidak, itu hanya perasaan mu saja sayang” Zu mencium bibir Hong Shilin dengan sekilas.


Mengabaikan dua manusia yang masih menatap kedua orang itu dengan wajah terkejut nya, lalu Hong Xinian pun menatap Hua Junyi yang sekarang sama seperti dirinya sedang terkejut.


Hong Shilin yang di cium oleh Zu memukul lengan Zu yang sekarang sudah melingkar di perut nya.


“Kau ini, di sini ada orang!” protesnya.


“Abaikan saja!” ucap Zu dengan malas.


“Ada apa kau kemari?” tanya Hong Shilin pada Hong Xinian.


Hong Xinian yang mendengar pertanyaan Hong Shilin menatap Hong Shilin dengan gugup.


“Boleh Jiejie dan tuan Junyi duduk?” tanya Hong Xinian.


Hong Shilin yang mendengar itu melirik malas.


“Hem” dehem nya dengan malas.


Hong Xinian yang mendengar itu segera duduk di hadapan Hong Shilin begitupun dengan Hua Junyi, saat ini mereka hanya terhalang oleh meja yang berada di gazebo itu.


Zu tidak menghiraukan mereka berdua dan kembali fokus dengan aktivitas nya yaitu, memainkan rambut Hong Shilin dan sesekali menghirup nya.


“Tuan muda Hua, kenapa kau berada di kediaman Hong?” tanya Hong Shilin dengan bingung.


Hua Junyi yang sedari terdiam terkesiap mendengar pertanyaan Hong Shilin, lalu dia pun memandang Hong Xinian.

__ADS_1


“Em a-aku tadi berkunjung kemari untuk menemui Hong Xinian” jawab Hua Junyi dengan gugup.


Bukan karena takut pada Hong Shilin tapi dia takut pada orang yang berada di belakang Hong Shilin.


“Berkunjung dengan diam-diam iya?” cibir Zu dengan sinis.


Hong Shilin yang mendengar itu mengernyit bingung sedangkan Hong Xinian dan Hua Junyi tersentak kaget, bagaimana Zu bisa tahu?.


“Apa maksud mu Zu?” tanya Hong Shilin dengan bingung.


“Tidak tahu, aku hanya asal bicara saja!” jawab Zu dengan asal.


“Bisa kau tidak bermain-main dengan ku Zu?” Hong Shilin mendengus kesal mendengar ucapan Zu.


“Sayang, kau tahu sendiri bukan aku tidak pernah bermain-main dengan mu! aku benar-benar mencintai mu!” goda Zu dengan menatap Hong Shilin lalu tersenyum jahil.


Hong Shilin yang mendengar ucapan Zu berdecak kesal dan menjubit pipi Zu gemas.


“Ck, bukan itu maksud ku!” Hong Shilin membuang wajah nya dengan kesal.


Sedangkan Zu tersenyum dengan lebar dan memeluk Hong Shilin gemas, dia bahkan menyembunyikan wajah nya di ceruk leher Hong Shilin untuk menghirup aroma tubuh Hong Shilin yang sangat lembut dan membuat nya sangat nyaman itu.


Sedangkan kedua manusia yang melihat Hong Shilin dan Zu kembali menatap dengan wajah bodoh mereka, kenapa mereka sekarang malah menjadi obat nyamuk?!.


“Oh ya, untuk apa kalian berdua kesini?” tanya Hong Shilin pada Hong Xinian dan Hua Junyi.


Hong Xinian yang mendengar pertanyaan Hong Shilin segera menatap Hong Shilin.


“Jika kau hanya mengucapkan itu, itu, saja lebih baik kembali ke kediaman mu. kalian membuang-buang waktu ku saja!!” ucap Hong Shilin.


Hong Xinian yang mendengar itu menghela nafas panjang, entah lah sekarang dia menjadi takut, gugup, dan perasaan lainnya, bahkan jantung nya berdetak dengan kencang.


“Mei mei, Jiejie kemari ingin minta maaf padamu” ucap Hong Xinian dengan lirih.


Hong Shilin yang mendengar itu menaikan sebelah alisnya, lalu tiba-tiba dia mendesis.


“Akh, ssshh” desis Hong Shilin.


Hong Xinian dan Hua Junyi yang melihat Hong Shilin seperti menahan sakit saling melempar kan pandangan mereka dengan bingung, ada apa?.


“Zu sialan! apa yang kau lakukan hah?! kenapa kau mengigit leher ku?!!” tanya Hong Shilin dengan kesal dan mendorong kepala Zu yang masih berada di leher nya.


Zu yang di perlakukan seperti itu hanya tersenyum dengan watados ( wajah tanpa dosa ) nya.


“Apa yang kau lakukan hah?!” bentak Hong Shilin lagi.


“Tidak ada” Zu menyengir tanpa rasa bersalah nya.


Lalu setelah itu dia melirik ke arah Hong Xinian dengan tatapan yang seolah-olah mengatakan.


Awas saja jika kau mengatakan pada Hong Shilin jika kau yang meracuni nya, aku tidak ingin Hong Shilin kembali merasa kan sakit karena dirimu dan kembali menangis karena ulah mu!

__ADS_1


Dia belum sepenuhnya pulih dari racun sialan mu, jika sampai Hong Shilin kembali sakit kau akan menanggung akibatnya!!


Kira-kira seperti itulah isi dari tatapan Zu pada Hong Xinian.


Hong Xinian yang di tatap seperti itu menelan saliva nya dengan kasar.


Sedangkan Hong Shilin yang melihat Zu terus menerus melirik Hong Xinian mengernyit kan dahinya.


“Jika kau masih menatap nya tanpa berkedip lagi, angkat kaki dari sini dan jangan pernah menemui ku lagi!” ancam Hong Shilin dengan suara dingin nya.


Apa dia cemburu? tentu saja!! siapa yang tidak cemburu saat kau melihat orang yang kau cintai menatap perempuan lain di hadapan dirimu sendiri tanpa berkedip?!.


Zu yang mendengar ucapan Hong Shilin tersentak kaget lalu setelah itu memeluk Hong Shilin lagi.


“Jangan katakan hal yang seperti itu Lin'er!” Zu memeluk Hong Shilin dengan erat.


“Kau tahu bukan apa ketakutan ku?!” Hong Shilin mencoba melepaskan pelukan Zu tapi itu tidak berhasil, Zu malah semakin memeluk Hong Shilin dengan kencang.


“Aku berjanji tidak akan melakukan nya lagi, jangan katakan hal yang menyakitkan itu lagi Lin'er!” ucap Zu dengan lirih.


Hong Shilin terdiam dan tidak membalas ucapan Zu, dia menatap tajam Hong Xinian dan setelah itu berdecih!


Jika saja dia tidak memandang Hong Xinian sebagai kakak nya dan sebagai orang yang memiliki darah yang sama dengan nya, sudah dia bunuh Hong Xinian sedari dulu.


“Lin'er?” panggil Zu dengan lirih.


“Diam!” ucap Hong Shilin dengan dingin.


Zu pun langsung bungkam saat mendengar suara dingin Hong Shilin.


“Kenapa kau mengatakan jika kau mau meminta maaf padaku?” tanya Hong Shilin dengan dingin.


Hong Xinian yang sedari tadi menatap Hong Shilin menunduk kan kepala nya.


“Lin'er Jiejie sadar selama ini Jiejie salah, Jiejie sudah terlalu banyak membuat mu menderita dan berbuat dosa pada mu.


Jiejie benar-benar meminta maaf pada mu Lin'er!” ucap Hong Xinian dengan lirih dan mendongak kan kepala nya menatap sendu pada adik nya itu.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


*Jangan lupa like, Comen and vote oke🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️**🤗❤️*


__ADS_2