Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
Musim Ke-3: Story the King of Black Wolf


__ADS_3

Semua orang yang mendengar ucapan tuan Daniel terkesiap kaget, pedang yang terdapat ukiran lambang keluarga Grissham? memang nya ada?.


“Tunggu Daniel, maksud mu itu bagaimana? pedang yang memiliki lambang keluarga mu? memang nya ada? setahu ku keluarga Grissham tidak pernah memiliki pedang dengan lambang keluarga mereka.” timpal Yui dengan bingung.


Tuan Daniel yang mendengar itu menghela nafas panjang.


“Ceritanya panjang Andre, aku tidak bisa menceritakan nya sekarang.” jawab Daniel.


“Em.. apakah pedang nya ciri-ciri nya seperti ini?” pangeran Chen menunjukkan pedang nya di hadapan semua orang.


Tuan Daniel yang melihat pedang yang berada di tangan putra pertama raja Andre membelalakkan matanya, lalu dia pun bangkit berdiri dan berjalan cepat menuju pangeran Chen.


“Oh tuhan!! I-ini?” tuan Daniel mengambil pedang pangeran Chen dengan tangan bergetar.


Pangeran Chen dan semua orang yang melihat tingkah Daniel saling menatap bingung.


“Kau mendapatkan pedang ini dari mana?” tanya Daniel dengan terkejut.


“Em.. dari Bunda.” jawab pangeran Chen dengan kikuk.


Tuan Daniel yang mendengar itu segera menatap Jia Li.


“Kau mendapatkan nya dari mana?”


Jia Li yang di beri pertanyaan seperti itu menggaruk pipi nya yang tiba-tiba menjadi gatal.


“Em, waktu itu kan aku pernah berjanji pada Chen untuk memberikan nya pedang di saat dia di angkat sebagai King Black Wolf di umur nya yang ke-18 tahun, saat itu aku tidak memiliki waktu untuk membuat pedang yang di janjikan karena sibuk mempersiapkan acara Chen.


Jadi aku berinisiatif ke pasar ibukota untuk membelikan Chen pedang, dan saat di toko yang menjual pedang-pedang aku melihat pedang itu yang sangat mirip dengan lambang organisasi Black Wolf jadi aku membelikan nya untuk Chen.” jelas Jia Li dengan menatap pangeran Chen tidak enak hati.


Kebongkar kan😂.


Pangeran Chen yang mendengar penjelasan bunda nya memberenggut kesal, ternyata pedang itu bukan buatan Bunda nya!.


“Memang nya ada apa dengan pedang itu Daniel?” tanya Yui dengan penasaran.


Tuan Daniel yang mendengar itu menghela nafas berat.


“Pedang ini kembaran dari pedang yang memiliki lambang keluarga Grissham, pedang ini memiliki nama di ukiran serigala nya.”


Setelah mengucapkan itu tuan Daniel meneliti setiap ukiran serigala itu dan tak lama dia pun menemukan nya.


“We were created to complement each other, Our souls are one, King and Queen. (Kita di ciptakan untuk saling melengkapi, Jiwa kita satu, Raja dan Ratu.)”


Ucapan tuan Daniel itu membuat semua orang terbelalak kaget, begitupun dengan pangeran Chen.

__ADS_1


Dia segera bangkit berdiri dan ikut menatap ke arah ukiran serigala berwarna silver, dimana memang disana terdapat sebuah tulisan tapi sangat kecil dan rumit.


Bahkan pangeran Chen tidak sadar jika disana terdapat tulisan, Tiga tahun dia bersama pedang itu tak sekalipun dia menyangka jika disana terdapat tulisan.


“Ma-maksud nya apa itu?” tanya Yui dengan menelan saliva nya kasar.


Lagi-lagi tuan Daniel menghela nafas panjang, dia lalu berjalan menuju tempat duduk nya masih dengan membawa pedang itu.


Sedangkan pangeran Chen hanya bisa kembali duduk di samping Fiona.


“Maksud dari tulisan itu tidak lain dan tidak bukan adalah mereka yang memiliki pedang kembar ini berjodoh, karena pedang ini sebelumnya milik ku tapi tiba-tiba pedang ini hilang.


Bersamaan dengan hilangnya 'Dia' yang saat itu membawa kembaran dari pedang ini.


Sebelumnya pedang ini bukan milik ku tapi milik ayah ku, ayah ku hanya bilang setiap generasi selanjutnya pedang ini akan memiliki kembaran nya dan itu terdapat lambang ukiran keluarga Grissham. Di sengaja ataupun tidak di sengaja.


Konyol bukan? bahkan aku waktu itu sampai tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan ayah ku, mana ada pedang yang memiliki lambang keluarga Grissham? sedangkan mereka semua tidak mengetahui lambang keluarga kita.


Tapi beberapa tahun setelah nya diriku dibuat bungkam oleh kenyataan dimana saat itu aku tidak sengaja bertemu dengan seorang gadis cantik yang sedang bertarung dengan beberapa pria berpakaian hitam, saat itu juga aku segera membantunya dan setelah berhasil mengalahkan mereka disaat itu pula aku melihat sarung pedang milik gadis itu memiliki ukiran keluarga Grissham.


Aku terkejut! bahkan waktu itu diriku sampai mendesak gadis itu untuk mengatakan yang sebenarnya, bahkan waktu itu diriku sampai hendak membawanya ke pengadilan istana.


Tapi dengan santai dan acuh nya dirinya mengatakan "Tuan, kau sangat tampan. Tapi sayang kau gila.”


“Bagaimana kau bisa mengatakan jika diriku telah melakukan kesalahan dengan menggunakan lambang keluarga mu, bahkan aku tidak tahu dirimu dari bangsawan mana! tampan-tampan tapi gila. Menyedihkan!!”


Jadi intinya, kau harus bisa menemukan kembaran pedang ini Arthur, aku berharap kau bisa menemukan pedang ini dan gadis yang memiliki nya, karena aku ingin memastikan sesuatu.


Apakah gadis yang waktu itu aku lihat di ibukota belum lama ini putri dari wanita yang aku cintai, wajah mereka benar-benar mirip!.”


Setelah tuan Daniel menyelesaikan ucapan panjang nya itu tiba-tiba suasana diruangan itu mendadak hening, mereka masih mencerna ucapan panjang Daniel.


“Apakah yang seperti itu ada Yui? aku bahkan baru mendengar nya.” bisik Jia Li.


Yui yang masih terdiam segera menatap wajah cantik istrinya itu.


“Aku tidak tahu sayang, kita sudah hidup di dunia ini hampir 20 tahun. Tapi aku baru mendengar hal-hal seperti itu.” jawab Yui dengan berbisik pula.


“Oswald!!” seruan seseorang dengan suara yang lumayan keras itu mengagetkan semua orang.


“Chen ada apa?” tanya raja Ken.


“Ti-tidak kek, aku hanya ingin memastikan sesuatu saja.” ucap pangeran Chen.


Lalu dia pun berjalan menuju tuan Daniel dan mengambil pedang nya.

__ADS_1


“Aku akan memastikan nya.” ucap pangeran Chen.


“Ayah, bunda, kakek, nenek. Pangeran ini akan pergi sebentar.” izin pangeran Chen dengan menunduk hormat.


“Pergilah Chen, hati-hati.” jawab Jia Li.


“Baik Bunda, terimakasih.” setelah mengucapkan itu pangeran Chen pun dengan


tergesa meninggalkan ruangan utama itu.


“Daniel, kau menyembunyikan sesuatu?” selidik raja Ken pada tuan Daniel.


Tuan Daniel yang mendengar itu segera menatap raja Ken.


“Aku belum bisa menceritakan nya sekarang paman, aku harus memastikan sesuatu terlebih dahulu.” jawab Daniel dengan tersenyum tipis.


Sedangkan Arsenio dan dan Ansel yang sedari tadi diam hanya bisa saling melirik.


“Ayah, jangan bilang jika ayah--?” ucapan Arsenio itu terpotong oleh ucapan tuan


Daniel.


“Kau benar Arsen.” jawab tuan Daniel.


“Lalu setelah itu bagaimana? jika itu terbukti benar ayah?” sela Ansel.


“Tentu saja ayah akan membawa nya ke keluarga kita.”


“Apa kakek akan menerima nya?” tanya Arsen.


“Kakek mu pasti akan menerima nya, kau tenang saja ini urusan ayah.”


Arsenio dan Ansel yang mendengar itu hanya bisa menghela nafas panjang, sedangkan raja Ken dan ratu Amanda hanya bisa saling menatap bingung.


Ada apa ini sebenarnya?


.


.


.


.


.

__ADS_1


Author balik khihihi🤭🤭.


__ADS_2