Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
Eps 64 "Buaya Darat"


__ADS_3

Setelah selesai mengeluarkan semua racun yang ada di mulut penyusup itu, Jia Li menyerahkan penyusup itu pada kaisar Han untuk di interogasi


“Kaisar Han aku serahkan penyusup-penyusup itu padamu, tapi aku sarankan juga untuk memperketat penjagaan di penjara nanti. karena aku yakin orang yang menyuruh mereka pasti akan membunuh mereka agar tidak buka mulut” ucap Jia Li dengan dingin


“Terimakasih tuan atas bantuan nya, aku tidak tahu jika tidak ada tuan mungkin aku sudah mati” ucap kaisar Han dengan tulus


Jia Li hanya mengangguk setelah itu dia kembali ke tempat nya dan melihat jika Chen sedang di gendong oleh jingmi dan dia snagat ketakutan, jika kalian bertanya kemana racun-racun yang Jia Li ambil? sudah dia masukkan ke dalam kantung nya, karena dia akan membuat racun-racun itu lebih mematikan lagi


“Chen sayang apa kau takut?” tanya Jia Li dengan lembut


Chen yang mendengar pertanyaan ibu nya hanya diam dengan kepala yang berada di tengkuk leher jingmi, Jia Li yang melihat itu hanya menghela nafas berat. inilah yang dia takutkan Chen akan takut melihat sisi lain dirinya


“Chen, maafkan ayah jika ayah menakuti mu” ucap Jia Li “Jika ingin bersama ayah Chen harus bisa melihat sisi lain ayah, Chen tahu ayah bisa menjadi iblis untuk melindungi Chen dan ayah juga bisa menjadi malaikat untuk memberikan Chen kasih sayang, jadi Chen jika Chen mau bersama ayah Chen harus bisa menerima sisi lain ayah” lanjut Jia Li dan memutar langkah nya untuk kembali ke kamar nya, dia tidak ingin membuat Chen lebih takut lagi


Semua orang yang mendengar ucapan Jia Li sangat terharu ternyata Jia Li sangat menyayangi anak nya itu, begitupun dengan jingmi dia tidak menyangka Jia Li bisa sangat selembut itu dengan anak kecil


Saat tepat 5 langkah Jia Li menjauh, Chen memanggil nya dengan suara yang serak karena menahan tangis.


“Ayah hiks” panggil Chen


Jia Li yang mendengar panggilan Chen pun berhenti dan berbalik menatap Chen yang Sekarang sudah turun dari gendongan jingmi


“Kenapa Hem?” ucap Jia Li dan berjalan kembali menuju Chen “anak ayah tidak boleh menangis, laki-laki harus kuat” lanjutnya dan mengelus kepala Chen


“Apa Chen mau kembali bersama ayah?” tawar Jia Li dan Chen pun mengangguk


Akhirnya Jia Li dan rombongan nya lebih memilih untuk kembali ke kamar masing-masing, mereka benar-benar lelah dan kaisar pun mengizinkan. acara akan kembali di lanjutkan besok dan besok adalah hari untuk menentukan siapa yang menjadi pemenang pertunjukan bakat


Keesokan paginya Jia Li dan Chen sudah bersiap-siap, jingmi tidak jadi tidur dengan nya karena memang jingmi masih menjauhi Jia Li, tak lama pintu kamar Jia Li di ketuk


Tok..Tok..Tok

__ADS_1


Jia Li pun membuka pintu dan tampak lah jingmi datang bersama Li Xuan, Zu dan kelima anggota nya, setelah itu Jia Li pun menyuruh mereka masuk karena jingmi ingin berbicara dengan nya


“Kalian kenapa kesini?” tanya Jia Li dengan dingin


“Queen, kan memang biasa nya kita juga kesini untuk menjemput Queen” jawab Li Xuan


“Oh ya, aku lupa. masuklah jika kalian ingin masuk dan tutup pintu nya, jika tidak di luar saja” ucap Jia Li acuh dan kembali masuk


Akhirnya mereka pun masuk dan duduk di kursi di ruangan itu yang sudah ada Chen disana


“Li aku ingin meminta maaf pada mu” ucap jingmi dengan menunduk


“Untuk apa kau meminta maaf jingmi?” tanya Jia Li dengan heran


“Karena aku kemarin sudah keterlaluan karena membentak mu dan tak mempercayai mu”


“Aku tidak masalah dengan itu jingmi, karena bagaimanapun jika aku berada di posisi mu aku juga akan melakukan hal yang sama” ucap Jia Li dengan lembut


“Aku juga meminta maaf sudah membohongi mu jingmi”


Dan setelah itu mereka pun berpelukan, Li Xuan dan kawan-kawan yang melihat itupun terheran-heran, sebenarnya ada apa dengan mereka?


Saat sudah berpelukan dan akan kembali ke aula tiba-tiba Chen bertanya


“Bunda, Chen ingin bertanya” ucap Chen


Jia Li yang mendengar itupun menatap heran dan akhirnya mengangguk


“Chen mau bertanya apa sayang?”


“Kenapa bunda selalu memakai pakaian laki-laki tidak pakaian perempuan?” tanya Chen dengan wajah polosnya

__ADS_1


Jia Li yang mendengar itupun terdiam dan menatap semua orang yang ternyata sedang menatap dirinya juga


“Itu karena bunda harus melindungi diri bunda sayang”


“Memang nya bunda ingin melindungi diri bunda dari siapa dengan memakai pakaian laki-laki?” tanya Chen lagi


“Dari buaya darat” jawab asal Jia Li


“Eh memang nya disini ada buaya darat bunda?” tanya Chen dengan bingung


“Ada sayang, buaya itu berbentuk laki-laki dan dia setiap hari nya selalu berganti wanita. karena itu bunda ingin melindungi diri bunda dari buaya darat yang berbentuk laki-laki itu, Chen tau kan kalau bunda ini sangat cantik” jawab Jia Li


Jingmi, Li Xuan, Zu dan kelima anggota Black Wolf yang mendengar itupun menahan tawa, ternyata Queen mereka sangat narsis🤣


“Apa maksud bunda paman Zu?” tanya Chen


“Eh, kenapa Chen bilang paman Zu?” tanya balik Jia Li dengan bingung


“Karena paman Zu setiap hari nya berganti wanita, jadi paman Zu adalah buaya darat” ucap Chen polos dan menatap Zu yang sekarang sedang pucat karena menahan malu


‘Aduh ketahuan’ batin Zu


Jia Li, jingmi, Li Xuan dan kelima anggota pun menatap Zu bersamaan, Zu yang di tatap pun tersenyum canggung di balik topeng nya


“Hehehe” ketawa Zu dengan canggung


“Sayang kau tau dari mana?” tanya Jia Li


“Saat di rumah, Chen tidak sengaja mendengar paman Zu dan paman-paman lain yang sedang bercerita, dan paman Zu bilang jika dia sering berganti wanita setiap hari nya. maka nya Chen bilang paman Zu buaya darat” jelas Chen dengan muka polos nya dan tidak memperdulikan Zu yang sekarang sudah sangat pucat menahan malu


‘Stop tuan muda, aku sangat malu hiks hiks, tolong siapa saja bawa aku pergi dari sini’ batin Zu miris

__ADS_1


__ADS_2