
Tak lama Zu datang dengan beberapa pelayan
(Jia Li memperkerjakan orang-orang tidak mampu sebagai pelayan nya di markas)
“Silahkan Nyonya” ucap Zu dengan menunduk
“Terimakasih Zu, kau boleh pergi” ucap Jia Li dengan dingin
“Saya permisi” ucap Zu dan dia pun pergi bersama pelayan yang tadi datang bersama nya
“Silahkan di nikmati” ucap Jia Li pada ketiga putra mahkota dan jenderal
“Mei'er” panggil putra mahkota Liu Yang
“Hem” Jia Li hanya membalas dengan deheman
“Kembali lah ke istana, kami semua merindukan mu” ucap putra mahkota Liu Yang dengan sendu
Jia Li yang mendengar itu terdiam, dia memang ingin mengunjungi kaisar Liu karena sedikit iba melihat keadaan nya
“Aku tidak bisa kembali” jawab Jia Li dengan dingin
“Kenapa?” bukan putra mahkota Liu Yang, yang bertanya tapi putra mahkota Han Lian
“Aku tidak bisa meninggalkan anak ku, dan aku juga tidak bisa meninggalkan tempat ini” jawab Jia Li dengan dingin
__ADS_1
“Apa Queen Black Wolf mengancam mu? jika iya aku akan membunuh nya, walaupun aku tidak yakin bisa menang karena dia sangat hebat” ucap putra mahkota Xia Junsu
“Iya, jika dia mengancam mu tidak boleh keluar dari tempat ini kita akan melawan dia” ucap putra mahkota Liu Yang
“Tidak bukan seperti itu” jawab Jia Li dengan cepat
“Lalu?” ucap mereka serempak
“Emm itu, aku tidak bisa menjelaskan nya pada kalian. tapi aku berjanji secepatnya akan berkunjung ke istana” ucap Jia Li pada putra mahkota Liu Yang
“Benarkah? tapi tempat tinggal mu adalah disana Mei'er kau tumbuh besar disana” ucap putra mahkota
“Disana bukan tempat tinggal ku, dan aku tumbuh besar disana dengan penuh siksaan dan penuh masa lalu yang menyakitkan. jadi jangan paksa aku untuk tetap kembali ke neraka itu!” ucap Jia Li dengan wajah yang datar dan suara yang dingin
Putra mahkota Liu Yang, yang mendengar itu tertunduk sedih. sedangkan kedua putra mahkota saling melirik dan saling mengangkat bahu tidak tahu
Setelah itu mereka pun pamit untuk kembali ke istana, setelah Jia Li mengantar mereka kembali ke tempat kuda mereka berada, putra mahkota Han Lian mengatakan sesuatu yang membuat Jia Li membatu di tempat nya
“Mei'er, Gege akan kembali ke istana, Gege pasti akan sering-sering mengunjungi mu disini” ucap putra mahkota Liu Yang
“Baiklah, hati-hati di jalan” ucap Jia Li dingin
“Putri Liu Mei” panggil putra mahkota Han Lian
Jia Li yang di panggil pun menengok ke arah putra mahkota Han Lian
__ADS_1
“Ya?”
“Aku berjanji padamu akan membawa mu pergi dari tempat ini, tapi aku tidak tahu itu kapan” ucap putra mahkota Han Lian
“Kenapa kau ingin membawa ku pergi dari sini?” tanya Jia Li dengan mengangkat satu alisnya
Putra mahkota Han Lian yang mendengar itu tersenyum lembut dan berjalan mendekati Jia Li, setelah itu dia mendekatkan bibir nya pada telinga Jia Li
“Karena aku sangat mencintaimu”
Deg
Jia Li terdiam dengan pandangan yang sulit di artikan, setelah mengatakan itu putra mahkota mundur beberapa langkah dan menatap Jia Li yang sekarang masih terdiam
“Walaupun aku tidak yakin bisa melawan Queen Black Wolf, tapi aku akan mengusahakan nya. aku akan membawa mu pergi dari tempat ini” ucap putra mahkota Han Lian dengan senyum manis nya dan dia pun mengelus kepala Jia Li dengan lembut
Jia Li yang di perlakukan seperti itu masih terdiam dan menatap putra mahkota Han Lian
Putra mahkota Xia Junsu yang melihat itu menggertak kan gigi nya
‘Aku tidak akan membiarkan mu memiliki putri Liu mei, putra mahkota Han Lian’ batin putra mahkota Xia Junsu
“Baiklah kami pergi Mei'er” ucap putra mahkota Liu Yang dan mereka pun menaiki kuda masing-masing
“Baiklah hati-hati” ucap Jia Li setelah sadar dari keterdiaman nya
__ADS_1
Mereka pun mengangguk dan memacu kuda masing-masing keluar dari hutan itu, setelah Jia Li melihat mereka menghilang dari pandangan nya Jia Li pun kembali ke dalam markas nya untuk mencari jingmi dan Chen.