Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
Eps 50 "Anak kecil"


__ADS_3

“Sampai kapan kalian akan terus menatap ku seperti itu” tegur Jia Li dengan dingin nya


Li Xuan, Zu dan Jingmi yang mendengar ucapan Jia Li pun tersadar dari lamunannya.


“Eh Li kau sangat cantik” puji jingmi


“Aku tau, jadi cepat sekarang kita berangkat” ucap Jia Li dan segera menaiki kuda nya


Jingmi yang melihat Jia Li sudah menaiki kuda nya pun ikut menaiki kuda nya, jingmi hari ini tak memakai topeng tapi sama seperti Jia Li yang memakai tudung untuk menutupi wajah nya.


“Kami berangkat” ucap jingmi


Setelah itu Jia Li dan jingmi pun memacu kuda nya cepat, mereka sudah 7 bulan tak keluar dari markas dan hari ini mereka akan memuaskan jalan-jalan di ibukota Kekaisaran Liu.


Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam mereka pun sampai di ibukota, tak ada perubahan sama sekali di ibukota ini tetap sama seperti 7 bulan lalu.


“Li kita akan kemana?” tanya jingmi


“Kita makan siang dulu” jawab Jia Li dan setelah itu mereka kembali memacu kuda nya


Saat di pertengahan jalan menuju kedai makan, Jia Li melihat seorang anak kecil yang kira-kira berumur 2 tahun sedang menangis di pojokan kedai yang tidak berjualan, pakaian nya sangat kumuh dan seperti nya anak itu sengaja di tinggal kan di sana oleh orang tua nya.


Jia Li yang melihat anak itu tiba-tiba merasa kasihan, jingmi yang melihat Jia Li tiba-tiba terdiam di tempat nya dan tak melanjutkan perjalanan nya ikut melihat kemana arah tatapan Jia Li dan jingmi pun sama seperti Jia Li dia merasa kasihan dengan anak kecil itu


“Li anak itu sangat kasihan” lirih jingmi


Tak mendengarkan ucapan jingmi, Jia Li turun dari kuda nya dan menghampiri anak kecil itu dan jingmi pun ikut turun dan mengikuti Jia Li

__ADS_1


“Hey” ucap Jia Li dengan wajah datar dan suara dingin nya


Anak kecil itu yang mendengar suara Jia Li pun mendongak menatap Jia Li, dan tiba-tiba anak itu semakin menangis dengan kencang dan seperti nya dia sangat ketakutan melihat Jia Li yang bertudung


“Li sepertinya dia ketakutan melihat kita memakai tudung” ucap jingmi


“Ya sepertinya kau benar” jawab Jia Li


“Hey sayang jangan takut, Jiejie tidak jahat” ucap Jia Li dengan lembut


Jingmi yang mendengar suara lembut Jia Li membatu, dia baru kali ini mendengar suara Jia Li yang begitu lembut.


Anak kecil itu yang mendengar suara lembut Jia Li pun terdiam dari tangisan nya dan kembali mendongak menatap Jia Li yang masih tertutupi tudung, saat Jia Li melihat anak kecil itu tak menangis lagi Jia Li membuka sedikit tudung nya dan memperlihatkan wajah cantiknya.


“Nda..mu nda” ucap anak kecil itu dengan cadel


“Mu.. Nda hiks hiks Nda” ucap anak kecil itu lagi dan kembali menangis


Jia Li yang melihat anak kecil itu kembali menangis pun kebingungan begitu juga dengan jingmi


“Eh Li sepertinya dia menganggap mu ibunda nya” ucap jingmi secara tiba-tiba


“Mana mungkin” jawab Jia Li dengan cepat


“Lihat lah setelah kau membuka tudung mu anak kecil itu tadi mengatakan Mu nda mu nda bukan kah arti perkataan itu adalah Kamu ibunda?” jelas jingmi


“Ucapan mu ada benar nya juga” ucap Jia Li

__ADS_1


“Sayang apa kau tak ingin bersama ibunda?” ucap Jia Li dengan lembut


Anak kecil itu pun berhenti menangis dan menatap Jia Li, setelah itu berucap


“Mu Nda?” ucap anak kecil itu


“Ya ini ibunda, apa kau tak ingin memeluk ibunda Hem?” ucap Jia Li lagi


“Nda ( Ibunda ) hiks hiks, Ngan nggal ku ( Jangan tinggalkan aku ) hiks hiks” ucap anak itu dan segera berdiri memeluk Jia Li dan kembali menangis


Jia Li yang mendapat pelukan dari anak kecil itu pun terdiam, sudah lama dia tidak merasakan pelukan dari seseorang dan sekarang ada anak kecil yang tidak dia kenal memeluk nya dengan erat. Hati nya yang sudah sangat beku kembali menghangat setelah 7 bulan dia kembali bersikap dengan sangat dingin.


Jingmi yang melihat interaksi Jia Li dan anak kecil itu tersenyum dengan lembut, dia sudah sangat lama tidak mendengar suara lembut putri Liu mei setelah dia hilang ingatan. dan sekarang di depan seorang anak kecil yang tidak mereka kenal putri Liu mei bersikap dengan sangat lembut, mungkin Tuhan mengirim anak kecil ini agar membuat putri Liu mei kembali ke sifat hangat nya. pikir jingmi


“Ya ini ibunda, sudah jangan menangis sayang” ucap Jia Li dengan lembut dan melepaskan pelukan anak kecil itu


“Apa kau mau ikut ibunda?” tanya Jia Li seraya mengusap air mata anak kecil itu


Anak kecil itu yang mendengar ucapan Jia Li pun mengangguk dengan cepat dan menampilkan wajah imut nya, Jia Li yang melihat wajah imut anak kecil itu pun terkekeh kecil


“Kau sangat imut sayang” ucap Jia Li seraya mengelus rambut hitam anak itu


“Baiklah sekarang kita pergi dari sini” ucap Jia Li dan menggendong anak kecil itu


“Jingmi kita ke toko pakaian dulu baru setelah itu kita makan” ucap Jia Li dengan suara nya yang kembali dingin dan berjalan menuju kuda nya


Jingmi yang mendengar suara Jia Li yang kembali dingin pun menghela nafas dengan panjang, tanpa mengucapkan sepatah kata pun dia kembali berjalan mengikuti Jia Li yang sedang menuju kuda mereka.

__ADS_1


__ADS_2