Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
S2. {Kehidupan Zu}


__ADS_3

Saat ini Hong Shilin dan Zu sedang berada di dalam kamar mereka berdua, Ya, setelah melihat ketiga pria itu berubah marah Hong Shilin dan Jingmi akhirnya menyuruh mereka untuk kembali berganti pakaian mereka.


Yu Long yang mendengar itu segera lari terbirit-birit dan memasuki peraduan setelah selesai, tanpa pamit Yu Long segera keluar dari kamar Hong Shilin dengan wajah memerah nya dan kekesalan yang dia pendam.


Mulai sekarang dia akan menjauhi Hong Shilin dan Jingmi, dia tidak mau lagi bertemu dengan mereka berdua, dia kapok!!.


Begitupun dengan Zu dan Li Xuan mereka mengganti pakaian mereka dengan cepat, setelah selesai Li Xuan segera keluar dari kamar Hong Shilin tanpa menatap Jingmi.


Demi apapun dia sudah merasa tak mempunyai harga diri lagi, dia benar-benar malu! Jingmi yang melihat suami nya marah menelan saliva nya dengan susah payah dan setelah pamit pada Hong Shilin dia pun mengejar Li Xuan, dan mencoba merayu nya agar tidak marah lagi.


Dan disini lah Hong Shilin sekarang, dia sedang menatap suami nya yang sedang berbaring di peraduan dengan kekesalan yang tiada tara, seorang buaya darat seperti Zu di permalukan oleh istri nya sendiri? benar-benar!!.


Hong Shilin yang memang sedang duduk di kursi dekat jendela menatap takut pada Zu, ayolah kenapa sekarang dia sangat penakut?!.


“Z-Zu?” panggil Hong Shilin dengan takut.


Zu yang di panggil oleh Hong Shilin hanya diam tak menyahut, dia benar-benar masih sangat kesal!!.


Hong Shilin yang tak mendengar jawaban dari Zu menghela nafas panjang, lalu dia pun bangkit berdiri dan mendekati peraduan setelah nya dia pun duduk di samping tubuh Zu.


Zu yang melihat istri nya mendekat pun memejamkan matanya.


“Zu kau marah?” tanya Hong Shilin dan menatap Zu yang sedang memejamkan matanya.


Lagi-lagi Zu tak menjawab.


Hong Shilin yang melihat itupun menidurkan diri nya di samping Zu, Zu yang merasakan pergerakan itu menggeserkan tubuh nya sedikit jauh dari Hong Shilin.


Hong Shilin pun memiringkan tubuhnya dan menatap Zu dari samping lalu dia memeluk Zu dengan erat.


“Maafkan aku” lirih nya.


Zu yang mendengar suara lirih Hong Shilin hanya mampu terdiam, demi apapun dia tidak bisa melihat atau mendengar Hong Shilin sedih.


“Aku tahu aku sudah sangat keterlalu Zu, tapi bagaimana lagi ini permintaan calon anak kita. A-ku tahu aku salah, maafkan aku Zu!” ucap Hong Shilin dengan sendu lalu kembali memeluk Zu dengan erat.


Zu yang mendengar suara Hong Shilin mengigit bibir bawah nya dengan kesal, sekesal apapun dia pada istri nya dia tidak bisa jika melihat Hong Shilin bersedih seperti ini!.


Lalu tanpa mengucapkan sepatah kata pun Zu memiringkan tubuh nya dan membalas pelukan Hong Shilin.


Hong Shilin yang melihat itu hanya mampu terisak, dia tidak bisa jika di diamkan oleh Zu.


Zu yang mendengar isakan Hong Shilin mengelus punggung Hong Shilin dengan lembut.


“Jangan menangis, aku sudah memaafkan mu aku hanya kesal saja tadi.” ucap Zu dengan lembut.


Hong Shilin yang mendengar itu menengadahkan kepalanya dan menatap Zu, begitupun sebaliknya Zu membalas tatapan Hong Shilin dan mengusap air mata Hong Shilin dengan lembut.

__ADS_1


“Jangan menangis, maafkan aku sudah membuat mu menangis” ucap Zu dengan tersenyum.


Hong Shilin menggeleng, disini dia yang salah kenapa Zu yang meminta maaf?.


“Aku yang salah disini, bukan dirimu” ucap Hong Shilin.


Zu tersenyum dan mencium bibir Hong Shilin sekilas, lalu kembali mengusap air mata Hong Shilin.


“Maafkan aku yang sudah membuat mu menangis” ucap Zu dengan lembut dan mencium kening Hong Shilin.


Lalu turun ke kedua mata nya, pipi, dan hidung Hong Shilin.


“Apa yang akan kau berikan untuk permintaan maaf mu padaku? karena sudah membuat ku kesal hem?” ledek Zu dan tersenyum tipis.


Hong Shilin yang mendengar itu terdiam lalu tak lama tersenyum dengan lebar.


“Apa yang kau mau dari ku tuan Zu?” goda Hong Shilin dan mengelus pipi Zu.


Zu yang melihat Hong Shilin sedang menggoda nya terkekeh kecil.


“Jika aku menginginkan mu, apa kau akan mengabulkan nya nyonya?” goda Zu balik.


Hong Shilin tertawa mendengar itu.


“Aku milik ku tuan Zu!” Hong Shilin mengedipkan sebelah matanya untuk menggoda Zu.


“Baiklah, karena kau milik ku maka..” Zu membalik tubuh mereka dan akhirnya men*ndih Hong Shilin.


“Sekarang aku menginginkan mu nyonya!” lanjut Zu dan menatap wajah cantik Hong Shilin yang berada di bawah nya.


Setelah itu Zu pun mendekatkan wajahnya dan setelah itu segera mendaratkan bibirnya pada bibir Hong Shilin, dia segera mel*mat bibir istri nya itu yang sudah menjadi candu untuk nya.


Hong Shilin membalas permainan Zu dan setelah itu Zu pun memasukan lidah nya dan mulai menyusuri setiap rongga mulut Hong Shilin, Hong Shilin mengalungkan tangannya pada leher Zu dan mer*mas rambut hitam Zu.


Setelah mereka hampir kehabisan nafas mereka pun menghentikan ciuman itu dan saling menatap, Zu yang melihat wajah Hong Shilin yang memerah tersenyum tipis lalu mengusap bibir Hong Shilin dengan lembut.


“Mau lanjut?” tanya Zu dengan suara berat nya.


Hong Shilin yang mendengar itu tersipu malu lalu dia pun mengangguk kan kepalanya dengan memalingkan wajahnya, Zu gemas sendiri jika melihat wajah malu Hong Shilin.


“Kau sangat menggemaskan sayang!” bisik Zu tepat di telinga Hong Shilin lalu meniup nya.


Hong Shilin yang merasakan tiupan itu meremang sendiri di buat nya, lalu Zu pun mulai menyusuri leher jenjang Hong Shilin dan terkadang meninggalkan jejak kepemilikan nya disana.


Hong Shilin hanya mampu meng*rang rendah saat Zu terus menyusuri setiap jengkal tubuh nya dengan bibir dan lidah nya.


“Z-Zu?” panggil Hong Shilin dengan nafas tersengal-sengal.

__ADS_1


Zu yang mendengar suara Hong Shilin mengangkat kepala nya dan menatap Hong Shilin.


“Ada apa sayang?”


“Jangan membuat ku gila Zu!” ucap Hong Shilin dengan menatap Zu.


Zu yang mendengar ucapan itu terkekeh kecil lalu mendekatkan wajah nya.


“Apakah aku selalu membuat mu gila jika sedang seperti ini?” goda Zu dengan menaik turunkan alis nya.


Hong Shilin mengangguk jujur.


“Ya!” aku Hong Shilin tanpa malu.


Zu kembali tertawa mendengar pengakuan Hong Shilin, lalu dia pun kembali ******* bibir Hong Shilin dengan rakus dan Hong Shilin pun membalas nya.


Mereka kembali melanjutkan aktivitas mereka yang sempat tertunda tadi, er*ngan demi er*ngan terus terlontar dari mulut mereka berdua, setelah melakukan aktivitas yang panjang mereka pun menyudahi nya karena sudah merasakan lelah.


“Sekali lagi maafkan aku Zu!” ucap Hong Shilin dengan nafas yang memburu di dalam pelukan Zu.


Zu mengangguk dan menutupi tubuh polos mereka berdua dengan selimut, lalu dia pun membalas pelukan Hong Shilin dengan erat.


“Lupakan sayang!”


“Terimakasih” ucap Hong Shilin dengan tersenyum manis.


“Sttt, tidurlah sebentar lagi kita akan makan siang” Zu berucap dengan memejamkan matanya dan mengelus punggung Hong Shilin dengan lembut.


Hong Shilin pun mengangguk dan semakin mengencangkan pelukan nya pada Zu, setelah itu mereka pun tertidur dengan saling berpelukan.


.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like, Comen and vote❤️🤗❤️🤗.

__ADS_1


__ADS_2