
Acara terus berlanjut hingga akhir nya sore pun tiba dan acara itu diberhentikan dan akan di lanjutkan malam nanti, sebenarnya setelah Jia Li selesai berbicara dengan putra mahkota Benedict banyak pertanyaan yang kaisar Liu dan putra mahkota Liu Yang berikan pada Jia Li tapi Jia Li hanya menjawab ‘Putra mahkota Benedict ingin berbicara dengan ku’!.
Kaisar Liu, putra mahkota, Jia Li dan yang lainnya turun dari singgasana nya, Chen sekarang sedang berada di gendongan jingmi dan dia sedang tertidur dengan pulas, Sepertinya pangeran Chen sangat kelelahan.
Saat sudah berada di tengah aula putra mahkota Benedict memanggil nya dengan cukup keras hingga membuat para tamu berbalik dan menatap mereka berdua.
“Princess Liu Mei ( putri Liu Mei )” panggil putra mahkota Benedict dengan sedikit keras
Sontak saja Jia Li refleks berbalik dan menatap Andreson yang sekarang sedang berjalan menuju diri nya.
“Yes? What is wrong? ( Ya? ada apa? )” tanya Jia Li dengan bingung
Putra mahkota Benedict yang mendengar ucapan itu dibuat cengo oleh Jia Li, ada apa? hey! bukankah dia sudah bilang jika dia ingin bertanya pada dirinya! kenapa masih bilang ada apa!??
“What is wrong? didn't I tell you if I wanted to talk to you? did you forget? ( ada apa? bukankah aku sudah mengatakan jika ingin berbicara dengan mu? apa kau lupa? )” ucap putra mahkota Benedict dengan heran saat sudah berada di depan Jia Li, dia menatap lekat wajah Jia Li begitupun dengan Jia Li
Aku seperti sangat familiar dengan nya! itulah isi fikiran mereka berdua
“Oh, excuse myself crown prince Benedict. I totally forgot. All right, come with me, we Will talk in the palace garden only ( oh, maafkan diriku putra mahkota Benedict, aku benar-benar lupa. baiklah, mari ikut dengan ku, kita akan berbicara di taman istana saja )” ajak Jia Li dan dia pun mulai berjalan mendahului putra mahkota Benedict itu
“Ok, you guys go back first, I have bussines with princess Liu Mei ( baiklah, kalian kembali duluan saja, aku memiliki urusan dengan putri Liu Mei )” ucap putra mahkota Benedict dengan berjalan meninggalkan anggota kerajaan Benedict
“All right ( baiklah )” ucap mereka serempak dengan sediki berteriak, karena memang putra mahkota Benedict sudah agak jauh dari mereka semua
Jia Li terus berjalan menuju taman istana tanpa memperdulikan putra mahkota Benedict yang berada di belakang nya, dia sedikit aneh, kenapa saat berbicara dengan putra mahkota Benedict dia tidak bisa berwajah datar dan berbicara dingin!?
Jia Li terus saja berjalan dengan pikiran berkecamuk hingga tidak menyadari jika putra mahkota Benedict berada di depan nya, dan akhirnya dia pun..
Brukk
Jia Li menabrak dada bidang putra mahkota Benedict
“Sial!! apa yang aku tabrak? kenapa keras sekali! apakah dinding istana sudah berpindah haluan menjadi di tengah-tengah jalan!!?” gerutu Jia Li dengan kesal dan dia terus mengusap-usap kening dan hidung nya dengan mata tertutup hingga tidak menyadari jika dia sedang di perhatikan oleh putra mahkota Benedict
Andreson yang mendengar gerutuan Jia Li menatap Jia Li dengan geli, dinding istana? apakah badan nya sekeras itu!? pikir Andre
__ADS_1
“Apakah sakit?” tanya Andre
“Tentu saja sakit, apa kau tidak melihat aku tadi menabrak sebuah dinding yang menghalangi jalan ku, kau--- eh” ucapan Jia Li terhenti karena menyadari sesuatu
Akhirnya dia pun mendongak dan mata hitam nya bertemu dengan mata biru Andreson, mereka saling pandang dengan cukup lama hingga..
“Kau? apa kau tadi yang bertanya?” tanya Jia Li dengan menatap mata biru Andre dengan lekat
“Tentu saja, memang nya siapa lagi?” jawab Andre dengan Entengnya
“Kau menipu ku!! ini kau bisa berbicara bahasa China, lalu sedari tadi kenapa kau berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris!!?”
“Aku memang bisa berbicara bahasa China, dan kenapa aku tadi tidak berbicara dengan bahasa China karena kau tidak bertanya” jawab nya dengan acuh dan kembali berjalan
“Hey tunggu penipu!!” ucap Jia Li dan dia pun mengejar langkah Andre dengan sedikit berlari
“Aku bukan penipu”
“Jika kau bukan penipu kenapa kau tidak jujur jika bisa berbicara dengan bahasa China, kau membuat ku harus banyak berbicara hari ini!” ucap Jia Li dengan mengerucutkan bibirnya saat dia sudah berada di samping Andre
Saat sudah sampai di taman istana Jia Li dan Andre pun duduk di kursi itu, mereka saling diam dengan pikiran masing-masing dan pandangan yang menatap bunga-bunga di taman itu.
“Boleh aku bertanya?” tanya Andre tanpa memalingkan pandangannya
“Silahkan” jawab Jia Li dengan ketus
Andre yang mendengar ucapan ketus Jia Li terkekeh kecil
“Apa kau mengenal Jia Li?”
Deg
Jia Li yang mendengar pertanyaan itu terkejut bukan main, akhirnya dia pun menatap Andre yang sekarang sedang menatap nya juga.
“Ka-kau ke-kenapa bertanya seperti itu?” Jia Li bertanya pada Andre dengan terbata-bata
__ADS_1
Sungguh saat ini jantung nya sudah berpacu dengan tidak karuan, dan perasaan nya pun sudah sangat campur aduk
“Apakah ada yang salah? aku hanya ingin tahu saja, apa kau mengenal Jia Li? kau tau saat aku melihat mu kau mengingatku pada dirinya” Jawab Andre dengan mata yang menatap langit sore dan dia pun menyenderkan tubuhnya pada kursi
Tunggu, otak ku sekarang kenapa bekerja dengan sangat lambat!! Andreson Benedict mengenal dirinya? tapi dia tidak mengenal dia sama sekali! atau dia menanyakan Jia Li yang lain? ya mungkin saja, nama Jia Li tidak hanya satu di benua ini!
“Apa kau mengenal Jia Li?” tanya Jia Li
“Sangat”
“Sangat? maksud mu?” Jia Li sangat bingung dengan jawaban Andre
“Aku bukan hanya mengenal nya, tapi aku juga sangat mencintai nya” jujur Andre dengan tersenyum tipis
Deg
Lagi-lagi jantung Jia Li berdetak dengan sangat kencang, sekarang dia seperti sudah kehilangan oksigen
“Apa kau mengenal Yui Einstein?” pertanyaan itu meluncur begitu saja dari bibir Jia Li
Andreson yang mendapat pertanyaan itupun seketika badan nya kembali tegak dan dia menatap Jia Li dengan lekat, kenapa dia menanyakan Yui Einstein?
“Aku Yui Einstein, kenapa kau menanyakan diriku?” jawab Andre atau yang sebenarnya adalah Yui Einstein
Deg
Lagi dan lagi Jia Li terkejut bukan main
“Bu-bukan kah kau putra mahkota Andreson Benedict? kenapa kau bilang jika kau Yui Einstein” tanya Jia Li dengan gugup
“Huftt, mungkin jika aku cerita juga kau tidak akan percaya dan menganggap ku gila. aku tidak tau kenapa saat aku membuka mata aku sudah ada di dunia aneh ini, tapi yang pasti aku bukan lah putra mahkota Andreson Benedict aku adalah Yui Einstein, aku jiwa dari jaman modern yang nyasar kesini!
Aku pikir aku sudah mati karena saat membuka mata aku berada di tempat aneh, tapi ternyata aku masih hidup dan malah nyasar di tempat aneh ini” jelas Yui Einstein dengan kesal, dia tidak menyadari ekspresi Jia Li saat ini karena dia bercerita dengan menatap lurus ke depan
Jia Li yang mendengar ucapan Yui sangat sangat bahagia, ternyata orang yang sekarang bersama nya adalah Yui Einstein pria yang sangat dia rindukan, Jia Li bersyukur ternyata Tuhan masih berbaik hati dengan nya dengan mempertemukan dia dengan orang yang sangat dia rindukan
__ADS_1
“Kak Yuyu” panggil Jia Li dengan mata berkaca-kaca