
Setelah 20 menit bertarung dengan ketiga harimau itu akhirnya keenam anggota Zu pun telah berhasil menumbangkan ketiga harimau itu, dan mereka pun menghela nafas lega karena akhirnya mereka bisa terbebas dari ketiga harimau menyeramkan itu.
Sedangkan disisi lain, Hong Yade yang sudah turun dari atas pohon yang dia naiki, dia pun memberenggut kesal karena sudah di kerjain oleh Zu, Zu yang melihat itu hanya menggeleng kan kepala nya dan mereka pun mendekati keenam anggota nya, dan setelah merasa telah selesai mereka pun kembali melanjutkan perjalanan mereka yang sempat tertunda.
Sedangkan di tempat lain, lebih tepatnya di kediaman bangsawan Hong, Hong Xinian yang sedang berada di kediaman nya sedang bergelut dengan pikiran nya yang sedang kacau, dia sedang memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa mempercepat kematian Hong Shilin, dan agar dia bisa memiliki Zu!
Saat dia masih bergelut dengan pikiran nya, tiba-tiba jendela kamar nya yang tertutup rapat terbuka dengan sendiri nya dan tak lama munculah seseorang dengan pakaian serba hitam dan penutup wajah, Hong Xinian yang memang sedang sendiri di kamar nya menatap orang itu dengan santai, seolah-olah memang dia mengetahui siapa orang itu.
“Apa yang sedang kau pikirkan sayang ku?”
Orang yang berpakaian hitam itu berucap setelah menutup kembali jendela kamar Hong Xinian dan setelah itu berjalan menuju peraduan Hong Xinian dan mendudukan dirinya.
Bisa di pastikan jika orang itu adalah seorang pria.
“Aku sedang berpikir, bagaimana caranya untuk mempercepat kematian Hong Shilin” jawab nya dengan santai
“Hahaha..” tiba-tiba orang itu tertawa dengan sedikit keras tapi tidak sampai terdengar oleh para penjaga dan pelayan yang berada di depan pintu kediaman nya
Hong Xinian yang melihat pria itu tertawa menaikan sebelah alisnya, dan menatap tajam pria itu.
“Apa yang kau tertawakan?” tanya Hong Xinian dengan kesal
“Oh ayolah sayang ku, kenapa kau menjadi bodoh seperti itu hem?” pria itu berucap dengan santai dan setelah itu menyenderkan tubuhnya pada peraduan Hong Xinian
“Kau mengatai ku bodoh?”
Pria itu terkekeh melihat Hong Xinian yang terlihat kesal.
“Kemarilah aku merindukan mu” pria itu menepuk-nepuk kedua paha nya mengisyaratkan agar Hong Xinian mendekat dan duduk di pangkuan nya.
“Huh!” Hong Xinian mendengus kesal tapi dia tetap bangkit dari duduk nya dan berjalan mendekati pria itu
Setelah berada di samping pria itu dia pun segera menaiki peraduan nya dan mendudukan dirinya di pangkuan pria itu, pria itu yang melihat Hong Xinian tersenyum lebar di balik penutup wajah nya.
Setelah Hong Xinian duduk di pangkuan nya pria itu pun membuka penutup wajah nya dan sekarang terlihatlah wajah tampan di balik penutup wajah itu, alis yang tebal, iris mata yang hitam dengan tatapan tajam nya, bibir yang seksi, hidung yang mancung, rahang yang kokoh, oh dia ketampanan yang tidak kalah dari si ketua Beta Zu!
“Apa kau tidak merindukan ku?” tanya pria itu dengan senyum menggoda
Hong Xinian yang mendengar itu tersenyum manis.
“Bodoh! tentu saja aku merindukan mu!” jawab nya dengan memeluk pria itu
“Hahaha, lalu kenapa kau mangabaikan ku tadi?” pria itu bertanya sembari tangan nya mengelus lembut pipi Hong Xinian
“Aku tidak mengabaikan mu, aku hanya sedang berpikir bagaimana cara nya untuk mempercepat kematian Hong Shilin!” Hong Xinian menjawab masih dengan memeluk pria itu
“Kenapa kau tidak bertanya padaku?” tangan pria itu mulai menyentuh bibir tipis Hong Xinian dengan lembut
Hong Xinian mendongakkan kepalanya dan menatap wajah tampan pria itu dengan lekat.
“Apa kau tahu caranya?” tanya Hong Xinian dengan antusias
“Tentu saja!” pria itu melingkar kan kedua tangan nya pada pinggang ramping Hong Xinian
“Bagaimana?” tanya Hong Xinian dengan tidak sabar
“Kenapa kau terlalu terburu-buru, aku sangat merindukanmu!” pria itu berucap dengan kesal
Hong Xinian yang mendengar itu terkekeh, dia tahu apa maksud pria itu.
Tanpa banyak bicara Hong Xinian mendekat kan bibir nya pada bibir pria itu, dan Yap mereka pun saling berciuman dengan mesra dan saling membelit lidah satu sama lain, akhirnya Hong Xinian pun mengalungkan kedua tangan nya pada leher pria itu dan mereka pun masih terus berciuman dengan panas.
Setelah beberapa menit akhirnya mereka pun melepaskan ciuman mereka dan saling menghirup udara dengan rakus.
“Aku menginginkan mu!” pria itu menenggelamkan wajahnya pada ceruk leher Hong Xinian.
Hong Xinian yang mendengar itu memerah malu.
“Ini sudah hampir sore hari, kenapa kau sore sekali kesini nya?” Hong Xinian membelai lembut pipi pria itu.
“Lalu, apa aku harus malam?” pria itu mengencangkan pelukan nya.
__ADS_1
“Tentu saja, agar tidak ada yang menggangu kesenangan kita!” jawab Hong Xinian tanpa ragu
“Hahaha, kau semakin nakal sayang ku!” pria itu tertawa di dalam pelukan Hong Xinian
“Bukankah kau senang jika aku nakal?” Hong Xinian berucap sembari mengelus dada pria itu
“Jangan memulai nya sayang, aku tidak yakin kau akan lepas jika kau mulai menggoda ku!” pria itu memegang tangan nakal Hong Xinian
“Bukankah kau tadi menginginkan nya?” Hong Xinian tersenyum genit
“Oh, kau menantang ku?” pria itu menaikan sebelah alisnya
“Ya, aku menantang mu tuan Hua Junyi!” Hong Xinian melebarkan senyum nya
Tanpa banyak bicara pria yang bernama Hua Junyi itu pun membaringkan tubuh Hong Xinian, Hong Xinian yang mendapat perlakuan tiba-tiba itu sempat terkejut.
“Ingatlah, kau yang memulai nya jadi jangan salahkan aku jika kau tak bisa lepas dari ku!” ucap pria itu dengan nafas yang memburu
“Kau terlalu kasar pada ku tuan!” Hong Xinian mengalungkan tangannya pada leher Hua Junyi
Tanpa menghiraukan ucapan Hong Xinian pria itu pun mulai mel*mat bibir manis Hong Xinian dengan rakus, tak hanya disitu pria itu juga mulai membuka ikat pinggang dari hanfu yang di pakai oleh Hong Xinian.
Tak tinggal diam Hong Xinian pun mulai membuka pakaian Hua Junyi dengan tidak sabar, setelah bisa membuka nya dia pun meraba setiap tubuh Hua Junyi hingga membuat Hua Junyi mengerang di balik ciuman mereka.
Setelah puas dengan bibir manis Hong Xinian, bibir pria itu mulai turun ke leher jenjang milik Hong Xinian dan sesekali meninggalkan tanda kepemilikan nya disana, dan setelah itu dia pun mengangkat wajah nya dan menatap wajah merah Hong Xinian dengan penuh nafsu.
Setelah tangan nya berhasil membuka semua hanfu Hong Xinian, hingga Hong Xinian tidak memakai sehelai benang pun pria itu tersenyum manis.
“Kau sangat menggoda sayang!” pria itu berbisisk dengan suara berat nya
Sedangkan Hong Xinian yang mendengar itu memerah malu.
Tanpa banyak berlama-lama, dia pun mulai menikmati setiap tubuh Hong Xinian hingga akhirnya sampai lah bibirnya di kedua buah kesukaan nya dan mulai memainkan bibir nya disana hingga membuat Hong Xinian mengerang rendah.
“Ju-Junyi! bagaimana jika pelayan da-datang!” ucap Hong Xinian dengan nafas memburu
Hua Junyi yang mendengar itu mengangkat kepala nya dan menatap Hong Xinian, setelah itu dia membelai lembut wajah cantik Hong Xinian.
“Bilang saja jika kau sedang ingin sendiri, dan tidak mau di ganggu!” ucap nya memberi saran
“Baiklah, lanjutkan!”
Hua Junyi yang mendengar itu terkekeh kecil, dan setelah itu dia pun kembali melanjutkan aktivitas nya dan setelah puas akhirnya mereka pun memulai permainan panas mereka, hingga sore hari dan hampir malam.
Pelayan pribadi Hong Xinian yang tadi mendengar perintah Hong Xinian jika dia tidak mau di ganggu pun mau tidak mau menuruti nya, dan mulai memberitahukan perintah Hong Xinian pada anggota keluarga Hong jika Hong Xinian akan makan malam di kediaman nya.
Saat ini waktu sudah memasuki malam hari Hong Xinian dan Hua Junyi yang baru selesai dengan aktivitas nya sedang membaringkan tubuh mereka di atas peraduan dan saling memeluk satu sama lain, Hua Junyi yang memang benar-benar mencintai Hong Xinian terus tersenyum dan memeluk Hong Xinian dengan erat, terlihat jelas kebahagiaan terpancar dari wajah nya.
Memang ini bukan yang pertama kali mereka melakukan nya, tapi sudah dari sebulan lalu saat mereka pertama kali bertemu, saat melakukan nya pertama kali dia tidak menyangka jika Hong Xinian masih lah perawan karena melihat dari sifat nya yang seperti itu, dia juga merasa aneh ternyata Hong Xinian masih mempertahankan keperawanan nya.
Jangan salah dia memang tahu bagaimana sifat asli Hong Xinian, dan kenapa Hong Xinian sangat membenci Hong Shilin, jika kalian bertanya apakah Hong Xinian mencintai Hua Junyi? maka jawaban nya Iya, lalu kenapa Hong Xinian sangat ingin memiliki Zu? dia hanya ingin menghancurkan Hong Shilin melalui Zu!
Lalu bagaimana dengan rencana Hong Xinian yang ingin mempercepat kematian Hong Shilin? dia akan tetap melakukan nya, dia bukan ingin mempercepat kematian Hong Shilin tapi menambah penderita Hong Shilin!
“Junyi?” panggil Hong Xinian masih dengan memeluk Hua Junyi
Hua Junyi yang sedang melamun pun tersadar saat mendengar panggilan Hong Xinian.
“Ya?”
“Bagaimana jika aku hamil?” ucapan Hong Xinian itu mampu menghentikan aktivitas Hua Junyi yang sedang membelai rambut panjang Hong Xinian.
“Apa kau hamil?” tanya Hua Junyi dengan terkejut dan menatap wajah cantik Hong Xinian.
Hong Xinian yang melihat Hua Junyi terkejut menatap datar Hua Junyi, apakah pria ini tidak mau bertanggung jawab jika dia hamil?
“Kenapa? apa kau tidak mau bertanggung jawab?”
“Pertanyaan bodoh macam apa itu!” Hua Junyi memukul pelan kepala Hong Xinian karena gemas
“Kenapa kau memukul ku!” tanya Hong Xinian tidak terima
__ADS_1
“Kenapa kau bertanya seperti itu! tentu saja aku akan bertanggung jawab, jika benar kau hamil aku sungguh bahagia mendengar nya!”
Hong Xinian yang mendengar itu tersenyum manis, dan kembali memeluk Hua Junyi, percayalah walaupun dia orang yang jahat, bermuka dua, munafik dan membenci Hong Shilin, tapi dia juga seorang wanita yang jika sudah mencintai satu orang dia tidak akan berkhianat!
Ingat, wanita ya bukan gadis lagi haha!
Dia memang melakukan kejahatan dengan membuat Hong Shilin selalu menderita dan kehilangan orang-orang yang menyayangi nya, tapi dia hanya pernah mencintai satu pria dan itu dulu karena sekarang pria itu sudah meninggal di tangan orang yang dia suruh sendiri.
Iya dia mengakui nya jika kematian Zhang Yu adalah kesalahan nya, walaupun enggan tapi itu memang kenyataan nya.
Tapi sekarang hati nya sudah di miliki oleh pria yang saat ini berada di hadapan nya, pria yang saat ini sedang memeluk nya, Hua Junyi!
Berawal dari ketidaksengajaan mereka bertemu saat dia sedang berbelanja di pasar satu bulan yang lalu, dan akhirnya mereka pun sekarang menjalin kasih, dan yang pasti Hua Junyi lah yang memberikan dia racun bunga malam itu!
“Junyi, bukankah kau tadi tahu cara untuk mempercepat kematian Hong Shilin? bagaimana?” Hong Xinian mulai bertanya kembali
”Oh, kau hanya perlu memberikan nya obat dari tumbuhan daun ungu!” jawab nya
“Da-Daun ungu? bukankah itu obat untuk menyembuhkan racun? walaupun bukan racun bunga malam!” tanya Hong Xinian bingung
“Ya kau benar, jika tumbuhan daun ungu ini di olah dengan cara di tumbuk lalu di rebus dia akan menjadi obat, tapi jika di keringkan dan setelah itu di rebus dia akan menjadi racun, dan apa kau tau? tumbuhan daun ungu jika di minum kan pada orang yang terkena racun bunga malam, dia akan membuat orang itu semakin parah dan menderita karena sakit yang di rasakan nya!” jelas Hua Junyi dengan sabar
“Lalu jika aku memberikan nya racun daun ungu apa yang terjadi?”
“Jika racun daun ungu yang kau berikan dia akan menghambat racun bunga malam yang berada di tubuh Hong Shilin!”
“Kenapa bisa seperti itu?”
“Karena racun daun ungu dengan racun bunga malam sangat bertentangan, mungkin di benua ini tidak ada yang tahu hal ini, tapi itulah manfaat dan efek samping dari tumbuhan daun ungu ini!”
“Lalu kau tau dari mana?”
“Aku tau dari ayah ku, dan ayahku tau dari kakek ku karena kakek ku dulu seorang tabib yang terkenal dengan kemampuan mengobati orang-orang dan kemampuan meracik obat serta racun nya, bahkan apapun yang tidak di ketahui oleh orang-orang kakek ku mengetahui nya, termasuk tumbuhan daun ungu ini”
“Lalu apa kau punya obat tumbuhan daun ungu ini?”
“Ya aku mempunyai nya, tapi di markas” Hua Junyi menghela nafas panjang
“Kenapa kau tidak membawa nya?” Hong Xinian bertanya dengan kesal
“Kau tidak mengatakan nya, jadi aku mana tahu” Hua Junyi mengangkat bahu acuh
“Baiklah jika begitu, besok pagi-pagi kembali lah kesini dan bawa obat itu!”
“Sesuai permintaan mu nyonya Hua!” Hua Junyi tersenyum dan mencium bibir Hong Xinian sekilas.
Hong Xinian yang mendengar itu tersenyum malu, Nyonya Hua? boleh juga, dia menyukai panggilan itu!
Dari mana Hong Xinian mendapatkan racun bunga malam sudah terjawab bukan? ternyata dari kekasih nya Hua Junyi!
Di bab selanjutnya kita akan menceritakan siapa itu Hua Junyi, dan nasib Zu serta Hong Shilin.
Inget ya, Hong Xinian tidak benar-benar mencintai Zu, dia hanya ingin membuat Hong Shilin menderita lewat Zu!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa like, Comen, and vote oke ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️