
Setelah mereka bertiga berganti pakaian dan makan siang, Yui tidak mau keluar kediaman karena merasa sangat malu jika bertemu dengan raja Ken, ratu Amanda, dan ketiga putri Benedict. begitu juga dengan pangeran Gail dan Rey mereka pun tidak mau keluar kediaman mereka, sungguh mereka sangat malu!
Jia Li yang melihat Yui sedang sibuk di meja kerja nya menatap Yui dengan merasa bersalah, sungguh bukan maksud Jia Li membuat malu Yui, ini semua kemauan si junior!
“Sayang, apa kau marah padaku?” tanya Jia Li dan menatap Yui
Yui yang ditanya menjawab tanpa mengalihkan pandangannya
“Tidak!” jawab Yui dengan singkat, dia masih kesal pada Jia Li.
“Sayang aku tidak bermaksud membuat mu malu di hadapan ayah dan bunda, aku juga tidak tau jika ayah dan bunda akan datang”
“Em”
‘Sepertinya hanya dengan kata-kata saja dia tidak akan luluh!’ batin Jia Li dan menatap Yui
Jia Li pun bangkit dari duduk nya dan berjalan ke arah Yui, Yui yang melihat Jia Li berjalan ke arah nya hanya diam tidak menoleh sedikitpun.
Jia Li mengangkat tangan Yui yang sedang sibuk membolak-balik kan sebuah surat, setelah itu Jia Li pun duduk di pangkuan Yui. Yui yang melihat Jia Li duduk di pangkuan nya hanya diam, dia ingin tahu apa yang akan di perbuat oleh Jia Li.
“Kau masih marah padaku? itu kemauan si junior sayang” Jia Li mengalungkan tangannya pada leher Yui
Yui hanya memicingkan matanya saja, sedangkan Jia Li menghembuskan nafas nya
“Jadi apa yang harus aku lakukan agar kau tidak marah lagi?” tanya Jia Li
__ADS_1
“Lakukan apapun agar aku tidak marah lagi padamu” jawab Yui
“Oh begitu kah? baiklah, apapun kan?”
Yui mengangguk
Tanpa berbasa-basi Jia Li mendaratkan bibirnya pada bibir Yui, Yui yang mendapatkan perlakuan itu sempat membeku tapi segera sadar saat Jia Li menggigit bibirnya hingga membuat Yui membuka mulutnya dan Jia Li pun memasukan lidahnya kedalam mulut Yui.
Yui tersenyum dibalik ciuman mereka tanpa berlama-lama dia pun membalas lilitan lidah Jia Li dan memegang tengkuk leher Jia Li agar ciuman mereka lebih di perdalam, hingga akhirnya mereka pun berciuman dengan penuh gairah, tangan Yui tidak tinggal diam dia menyusuri setiap inci tubuh Jia Li walaupun tubuh Jia Li dibaluti pakaian, begitu juga Jia Li tangan nya tidak tinggal diam.
Yui menurunkan resleting pakaian belakang Jia Li hingga membuat punggung putih Jia Li yang mulus terpampang jelas, Yui pun mengusap nya dengan lembut Jia Li mengerang rendah saat salah satu tangan Yui memainkan salah satu gunung nya, saat mereka sudah kehabisan nafas mereka pun melepaskan ciuman itu dan menghirup udara dengan rakus
“Jadi apa kau sudah memaafkan ku?” Jia Li tersenyum jahil
Yui membaringkan tubuh Jia Li dengan lembut, sedangkan Jia Li hanya tersenyum melihat mata biru Yui yang sudah di penuhi kabut gairah
“Ini masih siang, apa kita akan melakukan nya?” tanya Jia Li
“Mau siang, malam, sore, pagi, itu sama saja jika kau sudah membangun kan adik ku sayang”
“Oke baiklah, jadi mari kita berolahraga siang!” Jia Li tersenyum lebar saat mengatakan itu
Yui terkekeh mendengar ucapan Jia Li, tanpa berlama-lama mereka pun kembali berciuman dan setelah puas menikmati bibir manis Jia Li Yui pun menurunkan ciuman nya pada leher jenjang Jia Li, karena pakaian Jia Li yang sudah Yui turunkan resleting nya jadi memudahkan Yui untuk menikmati buah kesukaannya tanpa kesulitan.
Setelah puas bermain-main mereka pun memulai aktivitas mereka hingga melupakan pekerjaan Yui, mereka terus melakukan nya berulang kali hingga hampir memasuki sore hari, setelah puas mereka pun merebahkan tubuh mereka dan mengatur nafas mereka agar kembali normal, setelah itu mereka saling berpelukan.
__ADS_1
“Maafkan aku sayang karena membuat mu malu” ucap Jia Li dengan menyesal
“Tidak apa-apa bagaimana pun itu permintaan si junior aku hanya sedikit kesal saja tadi” Yui mengusap punggung Jia Li dengan lembut
“Apa kau sudah memaafkan ku?” Jia Li mendongak menatap wajah tampan Yui
Cup~
Yui mengecup bibir Jia Li sekilas setelah itu mengangguk
“Terimakasih♡”
“Kembali kasih♡”
Mereka pun tertidur dengan saling berpelukan karena merasa lelah setelah berolahraga siang, sedangkan pangeran Gail dan Rey tidak berhenti-henti nya menggerutu karena ulah Jia Li yang sudah mempermalukan mereka di hadapan raja Ken dan ratu Amanda.
Mungkin jika nanti mereka sudah menikah dan istri mereka sedang hamil, mereka akan menyuruh prajurit istana untuk menutup semua toko pakaian yang berada di kerajaan Benedict, sungguh demi apapun mereka sangat malu! jangan sampai mereka mengulangi nya lagi!!
-------
Panas panas otak Author tercemari hahha🤒🤒🤣🤣🤣
Jangan marahin author ya? hahaha🤣
Jangan lupa like, Comen, rate and vote baby❤️😘
__ADS_1