Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
S2. {Kehidupan Zu}


__ADS_3

Saat ini Zu sedang berada di ibukota Kekaisaran Xia, dia baru saja sampai di ibukota Kekaisaran Xia dia sengaja datang satu hari lebih cepat karena dia ingin menghabiskan waktu di ibukota Kekaisaran Xia itu, setelah dia puas baru dia akan melanjutkan perjalanan menuju kediaman bangsawan Hong.


Saat Zu memasuki ibukota banyak yang melihat nya karena Zu yang memakai topeng ketua Beta Black Wolf, di tambah kuda yang dia bawa adalah kuda yang sangat langka dan mahal. itu adalah kuda kesayangan Zu.


Selama di perjalanan untuk mencari penginapan Zu selalu menyumpah serapahi Li Xuan, bagaimana tidak kemarin seharian dia di bujuk dan di ancam oleh Li Xuan agar mau menjadi pengawal nona muda bangsawan Hong itu, akhir nya setelah mencapai kesepakatan Li Xuan pun menyerah dia akan mengikuti kemauan Zu yaitu menjadi pengawal nona muda itu hanya selama satu bulan saja!


Mau tidak mau Li Xuan menyetujui nya dan akhirnya sekarang Zu sudah berada di kekaisaran Xia, setelah menemukan penginapan dan memesan nya Zu pun berjalan menuju kamar penginapan nya.


Setelah di dalam kamar penginapan nya Zu pun membersihkan dirinya dan mengganti pakaian nya, dia akan berjalan-jalan di ibukota Kekaisaran ini seharian! tentu nya dengan menggunakan identitas aslinya bukan menggunakan identitas ketua Beta dari Black Wolf.


Dia juga ingin seperti orang-orang yang bebas bermain dan sekalian mencari seorang wanita cantik untuk menemani nya di tempat hiburan di ibukota ini hoho🤣 setelah selesai bersiap-siap Zu pun keluar dari penginapan itu tanpa memakai topeng nya, wajah Zu yang memang cukup tampan menjadi sorotan selama dia keluar dari penginapan itu.


Setelah berada diluar penginapan Zu mulai mencari kedai makan ini sudah waktunya untuk makan siang dan perut nya juga sudah berdemo meminta di isi, jika kalian bertanya Zu memakai apa selama mencari penginapan? dia jalan, kan sudah dibilang Zu ingin menikmati waktunya di ibukota Kekaisaran Xia ini, jadi dia jalan nanti jika dia memakai kuda akan di curigai.


Setelah menemukan kedai makan Zu memesan tempat di lantai dua kedai makan itu karena dia ingin menikmati pemandangan dari lantai dua, setelah sampai di lantai dua itu tiba-tiba saat dia hendak menuju tempat yang sudah menjadi incaran nya dan dia hendak duduk ada yang menduduki nya lebih dahulu dan itu membuat Zu melotot tak percaya melihat nya.


“Kau?! apa-apaan kau ini?! ini tempat ku!” ucap Zu dengan kesal saat melihat tempat nya di duduki oleh orang lain


Orang yang mendengar ucapan Zu menatap Zu tajam


“Aku yang lebih dulu duduk, berarti ini tempat ku!” ucap orang itu dengan acuh


“Apa kau tidak punya malu? aku yang sudah mau duduk di tempat ini, dan kau tiba-tiba datang begitu saja dan mengambil tempat ku!” Zu menatap orang itu dengan datar


Orang yang berbicara dengan Zu itu menatap Zu malas


“Disini kursi nya ada dua kenapa kau tidak duduk di kursi satunya saja?”

__ADS_1


Zu yang mendengar itu menggeram marah


“Aku tidak mau duduk bersama orang seperti mu! pergi dari sini!” ucap Zu lagi dan dia pun duduk di kursi satunya karena merasa pegal terus-menerus berdiri


Orang yang berdebat dengan Zu tadi hanya diam saja tidak menjawab ucapan Zu karena dia sedang menunggu seseorang di kedai makan itu, sedangkan Zu yang melihat orang itu tidak beranjak pergi dari tempat nya menatap nya dengan dingin


Brakk..


Tiba-tiba Zu menggebrak meja dengan kencang hingga membuat orang itu terlonjak kaget dan melotot pada Zu, sedangkan beberapa orang yang memang berada di lantai dua itu juga tak kalah terkejutnya karena gebrakan meja itu.


“Kau?! apa kau gila Tiba-tiba menggebrak meja seperti itu hah?!” ucap orang itu dengan marah dan mengusap dadanya untuk menenangkan jantung nya yang sudah dag dig dug tidak karuan


“Aku bilang pergi dari sini, kenapa kau masih tidak pergi juga?” ucap Zu dengan dingin


“Kenapa tidak kau saja yang pergi dari sini hah?! tempat begitu banyak disini kenapa kau tidak memilih yang lain saja!” ucap nya dengan berteriak marah


“Kau pria gila!” ucap orang itu dengan menunjuk pada wajah Zu


“Jangan menunjuk ku dengan tangan kotor mu itu! apa kau kira karena kau perempuan aku tidak berani padamu?!” Zu menepis tangan perempuan itu dengan kasar


Saat Zu dan perempuan itu sedang saling menatap dengan tajam, para pengunjung yang memang ada di lantai dua saling berbisik melihat kejadian itu.


“Wah lihatlah sepertinya nona keluarga Hong kembali membuat ulah!” bisik salah satu pengunjung di lantai dua itu pada yang lain


Sebenarnya bukan berbisik jika masih terdengar oleh Zu, itu berbicara!


“Kau benar! entah tuan muda keluarga mana yang sekarang sedang nona Hong itu singgung, tapi bisa aku tebak jika tuan muda itu salah satu tuan muda keluarga bangsawan besar, terlihat dari pakaian yang dia pakai!” timpal pengunjung lain

__ADS_1


“Tapi itu seperti bukan pakaian seorang bangsawan tapi lebih seperti pakaian yang di pakai oleh anggota Kekaisaran, lihatlah bahan nya saja berbeda dengan nona Hong itu, bahan yang di pakai tuan muda itu terlihat lebih mahal!” timpal pengunjung yang lain juga saat dia sedang mengamati pakaian yang di pakai Zu


Sedangkan Zu yang mendengar ucapan-ucapan para pengunjung mengernyit menatap perempuan yang ada di hadapannya itu, dia salah satu nona dari bangsawan Hong? bangsawan yang hendak dia tuju?


“Cepat pergi dari sini! jika kau tidak pergi juga, aku akan mempermalukan mu di hadapan para pengunjung disini!” ucap Zu dengan dingin


Perempuan itu yang mendengar ucapan Zu tersenyum miring setelah itu dia bangkit berdiri, saat Zu melihat perempuan itu bangkit berdiri dia tersenyum sinis akhirnya perempuan itu pergi juga.


Setelah perempuan itu bangkit dia sedikit mencondongkan tubuhnya ke hadapan Zu, Zu yang melihat itu mengernyitkan dahinya tapi setelah itu apa yang perempuan itu perbuat membuatnya terjungkal kebelakang hingga kepalanya terbentur lantai.


Bughh..


Brakk..


Perempuan itu meninju wajah Zu dengan kuat hingga membuat Zu terjungkal kebelakang dan hidung nya berdarah dengan banyak, sedangkan perempuan itu tersenyum penuh kemenangan dan pergi dari sana.


“Rasakan!” ucapnya dan dia pun pergi dari tempat itu meninggalkan Zu yang sekarang sedang kesakitan dan menyumpah serapahi perempuan itu


“Gadis sialannn!!! kemari kau brengsekk?!!” teriak Zu dengan penuh amarah dan dia pun mencoba bangkit berdiri dengan susah payah


Sedangkan para pengunjung yang ada di lantai itu menatap Zu ngilu, karena darah yang terus-menerus keluar dari hidung mancung Zu.


“Awas saja jika kita bertemu lagi aku akan membunuh mu bajjingan!” ucap Zu dengan dingin dan menyeka darah nya menggunakan lengan baju nya


Setelah itu dia pun turun dari lantai dua itu dengan darah yang masih keluar dari hidung nya, mengabaikan orang-orang yang melihat Zu dengan bingung dan mengabaikan pelayan yang sudah membawa makanan Zu.


Lihat saja dia akan benar-benar membunuh perempuan itu saat dia kembali bertemu nanti!

__ADS_1


__ADS_2