
“Lin'er apa maksud mu?” tanya Zu dengan bingung
Saat Zu tak mendengar jawaban dari Hong Shilin dia pun mengangkat wajah Hong Shilin yang bersembunyi di dada nya, saat Zu melihat jika Hong Shilin tertidur dia pun menghela nafas panjang.
“Apa maksud ucapan Hong Shilin tadi?” gumam Zu
Setelah itu Zu pun kembali mengusap rambut Hong Shilin dengan lembut, tanpa sadar Zu menyunggingkan senyum manis nya, entahlah dia sangat menyukai saat dia dan Hong Shilin seperti ini.
Setelah beberapa saat Zu pun melepaskan pelukan Hong Shilin dan dengan pelan dia pun mendudukan dirinya dan memakai kembali topeng nya, setelah itu dia menggendong Hong Shilin dengan gaya bridal style, dan berjalan menuju kamar Hong Shilin.
Setelah berada di depan pintu kamar Hong Shilin, Zu menyuruh pelayan yang berada di sana membuka nya dan pelayan itu pun mengikuti perintah Zu dan membuka pintu kamar Hong Shilin, setelah sampai di tempat peraduan Zu membaringkan tubuh Hong Shilin dengan lembut dia takut membangun kan tidur nyenyak Hong Shilin.
Setelah itu Zu membelai lembut wajah Hong Shilin yang sedang tertidur nyenyak, dan mencium sekilas bibir Hong Shilin yang sudah membuat nya menjadi candu.
“Selamat tidur tuan putri” bisik Zu di telinga Hong Shilin dengan lembut
Setelah sekali lagi mencium bibir Hong Shilin Zu pun keluar dari sana dengan senyum mengembang di wajah tampan nya, tanpa Zu sadari Hong Shilin tersenyum tipis setelah Zu membalikan tubuh nya untuk berjalan keluar dari kamar nya.
Ya sebenarnya Hong Shilin sudah terbangun dari tidurnya saat Zu menggendong nya tadi tapi dia tetap menutup matanya berpura-pura tertidur, Hong Shilin memegang bibirnya yang tadi dicium oleh Zu dan kembali menyunggingkan senyum manis nya.
“Terimakasih” gumam Hong Shilin
Dan setelah itu dia pun kembali memejamkan matanya untuk kembali melanjutkan tidur siang nya.
Setelah dua jam akhirnya Hong Shilin terbangun dan setelah membersihkan diri dia pun keluar dari kamar nya dan berjalan menuju ruang makan, ini sudah waktunya untuk makan siang dan dia pun sudah merasakan lapar.
__ADS_1
Setelah sampai di ruang makan dia pun mendudukan dirinya setelah mengucapkan salam dan tak lama Zu datang dengan wajah datarnya, ya mereka bisa merasakan nya dari tatapan dingin Zu dari balik topeng nya.
Setelah Zu duduk Hong Shilin terus menatap Zu dan Zu pun balik menatap Hong Shilin, dan senyuman pun mengembang di wajah Zu saat melihat Hong Shilin mengalihkan pandangannya dengan wajah memerah malu.
Seketika ide jahil muncul di otak pintar Zu, tiba-tiba dia sangat ingin menjahili Hong Shilin-nya. Zu terdiam saat fikiran itu melintas di benak nya, Hong Shilin-nya? sejak kapan Hong Shilin menjadi milik nya? tanpa sadar Zu terkekeh kecil dan membuat orang-orang di ruang makan itu menatap Zu heran.
“Ada apa tuan Zu?” tanya tuan Hong pada Zu saat melihat Zu terkekeh
Saat mendengar pertanyaan dari tuan Hong, Zu pun tersadar dan kembali menampilkan wajah datar nya
“Oh tidak tuan Hong” jawab Zu dengan dingin
Tuan Hong hanya mengangguk
Hong Shilin yang sedang terdiam terkejut mendengar pertanyaan Zu dan lagi-lagi wajah nya memerah, dan akhirnya dia pun mengumpat kesal
“Sial!” umpat Hong Shilin yang masih bisa di dengar oleh orang-orang
Hong Shilin pun memandang Zu dengan tajam sedangkan Zu hanya tersenyum melihat Hong Shilin seperti itu
“Lin'er apa benar kau sedang sakit?” tanya nyonya Hong pada Hong Shilin
Hong Shilin mengalihkan pandangannya menatap nyonya Hong itu
“Tidak” jawab Hong Shilin dengan ketus
__ADS_1
“Lin'er perhatikan ucapan mu” tegur tuan Hong
Hong Shilin hanya terdiam tidak menanggapi perkataan tuan Hong, sedangkan Zu mengernyit bingung, kenapa sepertinya Hong Shilin tidak akur dengan kedua orang tua nya?
“Tuan Zu, sedari tadi pagi anda kemana? kenapa aku tidak melihat tuan?” tanya Hong Xinian dengan senyum nya
Zu yang sedang menatap Hong Shilin mengalihkan pandangannya, sedangkan Hong Shilin mendengus kesal karena kakak nya lagi-lagi memulai aksinya.
“Aku bersama dengan nona Shilin” jawab Zu dengan dingin
Hong Xinian yang mendengar itu mengepalkan tangannya tapi tetap memaksa tersenyum, Hong Shilin yang memang berada di samping Hong Xinian dapat melihat tangan Hong Xinian yang terkepal, setelah itu Hong Shilin menyunggingkan senyum sinis dan Zu pun melihat senyum sinis Hong Shilin.
‘Kenapa dia tersenyum seperti itu?’ batin Zu dengan bingung
“Kenapa anda bersama dengan Hong Shilin tuan?” tanya Hong Xinian
“Entah dia bodoh atau apa, sudah jelas tuan Zu bersama ku karena dia pengawal ku, seperti itu saja masih bertanya” jawab Hong Shilin dengan sinis
Zu yang memang tadi sudah membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan Hong Xinian kembali menutup mulutnya saat mendengar jawaban sinis Hong Shilin, entah kenapa saat bersama dengan keluarga nya Hong Shilin akan bersikap berbeda.
“Lin'er perhatikan ucapan mu! dia kakak mu jangan tidak sopan seperti itu!” peringat tuan Hong
Lagi-lagi Hong Shilin mendengus kesal sedangkan Hong Xinian menggeram marah di dalam hatinya saat mendengar ucapan Hong Shilin
‘Jalangg sialan ini! berani-beraninya dia mempermalukan diri ku di depan tuan Zu! lihat saja kau nanti aku akan memberikan mu pelajaran!!’ batin Hong Xinian dengan menahan amarah nya
__ADS_1