
“Bukan kah itu putri Liu Mei?” ucap putra mahkota Xia Junsu
“Ya kau benar itu putri Liu Mei” ucap putra mahkota Han Lian
Dan mereka semua pun segera turun dari kuda masing-masing, mereka bersama-sama berjalan mendekati putri Liu mei dan anak kecil itu
Tanpa Jia Li dan Chen sadari ketiga putra mahkota dan jenderal kekaisaran Han sudah sampai di dekat mereka, Jia Li dan Chen terlalu sibuk bermain hingga tidak menyadari sekitarnya
“Ibunda kupu-kupu itu sangat indah” ucap Chen berbinar
“Kau benar sayang”
‘Kenapa anak kecil itu memanggil putri Liu mei ibunda?’ batin mereka bertiga
“Putri Liu Mei” panggil putra mahkota Liu
Yang
Deg
Jia Li yang mendengar panggilan itu membatu di tempatnya, siapa yang memanggil nya putri Liu mei? dia seperti kenal dengan suara ini!
Setelah itu Jia Li dan Chen pun berbalik dan Jia Li terbelalak kaget melihat orang-orang di depan nya, Ketiga putra mahkota kenapa ada disini!?
‘Sial aku tidak memakai topeng! kenapa mereka ada disini!’
“Ibunda? siapa paman-paman ini?” panggilan Chen membuyarkan lamunan Jia Li
“Ka-kalian kenapa ada disini?” tanya Jia Li dengan gugup
__ADS_1
Putra mahkota Liu Yang yang mendengar pertanyaan Jia Li segera berjalan menuju tempat Jia Li dan tiba-tiba memeluk nya dengan erat, dan itu membuat Jia Li kaget sekaligus marah. dia marah karena dia tidak suka di peluk oleh sembarang orang!
“Kau! lepaskan!!” bentak Jia Li dengan menahan emosi nya
Putra mahkota Liu Yang, yang mendengar bentakan Jia Li pun segera melepaskan pelukan nya
“Mei'er kemana saja kau selama ini? aku mencari mu selama 8 bulan, kenapa kau pergi dari istana?” tanya putra mahkota Liu Yang dengan beruntun
“Putri Liu Mei, apa kau selama ini tinggal di markas Black Wolf?” tanya putra mahkota Han Lian
Jia Li yang mendapat pertanyaan begitu banyak memijit pelipisnya dengan bingung
“Ya selama ini aku tinggal di sini, dan kenapa aku pergi dari istana. kau pasti sudah tau alasan nya kan” jawab Jia Li dengan dingin
“Lalu kenapa putra ketua Black Wolf memanggil mu ibunda?” tanya putra mahkota Xia Junsu yang sedari tadi diam
Jia Li yang mendapat pertanyaan itu menatap Chen yang sekarang sedang kebingungan, dan setelah itu Jia Li kembali menatap mereka ber empat
Ketiga putra mahkota yang mendengar jawaban itu terdiam dengan pikiran masing-masing, anak nya? jangan bilang jika putri Liu mei memiliki hubungan dengan Queen Black Wolf!
“Apa kau memiliki hubungan dengan ketua Black Wolf?” tanya Han Lian dengan merasakan sakit di hatinya
“Ya” jawab Jia Li dengan dingin
‘Aku memiliki hubungan dengan diriku sendiri? itu terdengar gila' batin Jia Li
Deg
Putra mahkota Han Lian yang mendengar itu merasakan sesak di dada nya
__ADS_1
“Li” panggilan jingmi membuat mereka menoleh bersamaan
Jingmi memang sudah sedari tadi berada tidak jauh dari mereka, jingmi yang melihat ketiga putra mahkota ada di sini sangat gugup apalagi Jia Li tidak memakai topeng
“Jingmi, kebetulan tolong bawa Chen bersama mu, aku memiliki urusan dengan mereka” ucap Jia Li
“Baik”
setelah itu jingmi membawa Chen bersama nya untuk menjauh dari tempat itu, setelah itu Jia Li pun menyuruh mereka berempat untuk duduk di kursi dan meja santai yang tidak jauh dari sana
“Sebaiknya kita duduk di sana, tidak baik bukan jika mengobrol dengan berdiri” ucap Jia Li dan berjalan menuju meja dan kursi di dekat nya
Mereka berempat pun mengikuti Jia Li setelah itu mereka duduk bersama-sama
“Zu” panggil Jia Li pada Zu yang berada tidak jauh dari taman itu
Zu yang merasa di panggil pun segera mendekati Jia Li
“Apa ada perintah Qu-”
Sebelum Zu melanjutkan perkataannya Jia Li segera menatap tajam Zu, Zu yang di tatap seperti itu pun ketakutan dan mengangguk mengerti
“Apa ada perintah Nyonya?” tanya Zu dengan takut
“Zu siapkan teh dan cemilan untuk tamu kita” ucap Jia Li dengan dingin
“Baik Nyonya” Zu pun segera pergi untuk menjalankan tugas nya
“Putri Liu mei ternyata kau sangat di hormati disini” ucap putra mahkota Xia Junsu
__ADS_1
“Ya seperti yang kau lihat” jawab Jia Li dengan malas
Demi apapun dia paling malas untuk bertemu dengan putra mahkota Xia Junsu ini, jika mengingat dia masih menganggap nya tunangan nya. rasanya dia ingin mencincangnya untuk menjadi makanan tikus!