Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
S2. {Kehidupan Zu}


__ADS_3

Satu minggu telah berlalu, Zu yang sudah mengetahui jika istri nya itu sedang hamil semakin protektif terhadap Hong Shilin, bahkan dia menjaga Hong Shilin dengan ketat apa yang boleh dan tidak boleh di lakukan oleh Hong Shilin.


Hong Shilin yang melihat suami nya seperti itu hanya bisa menghela nafas panjang, tapi walaupun seperti itu dia bahagia karena Zu benar-benar menjaga nya begitupun dengan calon anak mereka.


Jika kalian bertanya apakah keluarga Hong Shilin sudah mengetahui jika Hong Shilin hamil? maka jawaban nya iya, Zu mengirimkan surat kepada keluarga Hong melalui anggota nya.


Tentu saja keluarga Hong Shilin sangat bahagia, begitupun dengan Hong Xinian, dan tidak lama lagi tuan Hong serta nyonya Hong akan mendapatkan cucu double, dari Hong Xinian dan Hong Shilin, sungguh mereka sangat bahagia!!.


Saat ini Hong Shilin sedang berada di taman samping markas Black Wolf, dia sedang duduk di kursi yang berada di taman itu sembari menatap hamparan bunga dan pohon-pohon apel yang berada disana dengan tenang nya.


( Masih inget kan? taman yg di pakai oleh Jia Li dan Chen saat bermain, dan di taman itu pula identitas Jia Li terbongkar oleh 3 putra mahkota? Pasti inget lah ya hehehe ).


Saat sedang terdiam memandang taman itu tiba-tiba Hong Shilin menyunggingkan senyum nya, lalu tak lama dia pun mengelus perut nya yang masih rata itu.


Entah kenapa dia menginginkan suami nya melakukan sesuatu untuk nya, ekhem seperti Dejavu ya haha😅.


Hong Shilin terdiam karena memikirkan sesuatu, dia sedang memikirkan permintaan yang cocok kepada suami nya itu.


Setelah lama terdiam akhirnya dia sudah menemukan nya, dia pun bangkit dari duduk nya dan kembali memasuki markas Black Wolf untuk mencari keberadaan Jingmi.


Kenapa malah mencari Jingmi? bukan nya Zu? hahaha, dia butuh bantuan Jingmi untuk melakukan sesuatu bersama nya hehehe.


Saat dia melihat salah satu anggota Black Wolf dia pun menghentikan langkahnya dan memanggil nya.


“Yu Long?!” panggil Hong Shilin.


Yu Long yang memang baru saja selesai berlatih itu saat mendengar panggilan dari seseorang menghentikan langkahnya.


“Sebentar!” ucap Hong Shilin lalu dia pun berjalan mendekati Yu Long yang sekarang sedang mengernyit bingung.


“Ada apa nyonya?” tanya Yu Long.


“Oh, aku ingin bertanya, saat ini suami ku sedang apa?” tanya Hong Shilin.


”Oh, ketua sedang bersama dengan King mengawasi anggota Alpha yang sedang berlatih membuat obat-obatan dan racun” jawab Yu Long.


Hong Shilin yang mendengar itu tersenyum tipis.


“Baiklah, terimakasih” ucap Hong Shilin dengan tersenyum manis dan berjalan pergi.


Yu Long yang melihat senyum manis Hong Shilin tertegun.


“Sangat cantik dan manis sekali!!” celetuk Yu Long.


Lalu setelah sadar apa yang baru saja dia ucapkan dia memukul mulut nya itu, jangan sampai terdengar ketua nya jika tidak mungkin dia sudah di gantung di pohon depan markas.


Setelah beberapa saat Yu Long pun kembali melanjutkan perjalanan, sedangkan Hong Shilin berjalan menuju kediaman Jingmi.


Setelah sampai dan menanyakan keberadaan Jingmi pada pelayan yang berada disana dia pun berjalan menuju belakang kediaman Jingmi, saat dia sampai dia dapat melihat Jingmi yang sedang duduk di gazebo yang di kelilingi oleh danau buatan dan disana terdapat banyak bunga-bunga mawar dan sejenis nya.


Dia pun berjalan menuju gazebo itu.


“Jingmi?” panggil Hong Shilin.


Jingmi yang sedang menyesap teh pun meletakkan cangkir teh nya dan menatap Hong Shilin yang sekarang sudah duduk di hadapan nya.


“Ada apa Shilin?” tanya Jingmi dengan lembut.


Hong Shilin yang mendengar pertanyaan itu terdiam dan menatap Jingmi dengan cengengesan, Jingmi yang melihat tingkah aneh Hong Shilin mengernyit bingung.


“Kau kenapa?” tanya Jingmi dengan heran.

__ADS_1


“O-oh, hehehe, em, begini, aku membutuhkan bantuan mu hehehe” Hong Shilin kembali menyengir setelah selesai mengucapkan nya.


Jingmi yang melihat tingkah aneh Hong Shilin semakin menautkan alisnya dan menatap bingung pada Hong Shilin.


“Bantuan apa?” tanya Jingmi dengan bingung.


“I-itu?” Hong Shilin menghentikan ucapan nya dan menelan saliva nya dengan kasar.


Sial! kenapa sekarang dia menjadi malu untuk mengatakan nya?!.


“Kau ini kenapa Shilin?” setelah sekian lama penasaran dengan apa yang terjadi pada Hong Shilin akhirnya Jingmi bertanya juga, karena dia merasa ada yang aneh pada Hong Shilin.


Hong Shilin terkesiap mendengar suara Jingmi.


“O-oh, a-aku tidak apa-apa Jingmi!”


“Sungguh?”


Hong Shilin mengangguk “Iya aku tidak apa-apa.”


“Lalu kenapa hari ini kau aneh sekali?” tanya Jingmi.


Hong Shilin yang mendengar itu menghela nafas panjang.


“Aku tidak kenapa-kenapa Jingmi, dan aku juga tidak aneh. Aku hanya sedang membutuhkan bantuan mu saja sekarang!” jelas Hong Shilin.


Jingmi yang mendengar itu terdiam seraya menatap Hong Shilin.


“Bantuan apa?” tanya Jingmi lagi.


“Oh itu, em asal kau berjanji terlebih dahulu padaku untuk tidak mengatakan ucapan ku kepada siapapun!” pinta Hong Shilin.


“Aku janji!” ucap Jingmi.


Setelah mendengar janji Jingmi, Hong Shilin tersenyum dan mendekatkan tubuh nya pada tubuh Jingmi.


“Kemarilah, aku akan mengatakan nya padamu!” bisik Hong Shilin.


Jingmi yang mendengar bisikan Hong Shilin mendekat kan tubuh nya, dan setelah melihat itu Hong Shilin pun mendekatkan bibir nya pada telinga Jingmi.


Setelah sekian lama berbisik Hong Shilin pun menjauhkan tubuh nya dan menatap Jingmi dengan senyuman manis nya, sedangkan Jingmi tertegun di tempat nya dengan kedua mata yang terbelalak lebar.


Setelah beberapa detik akhirnya tawa Jingmi pun pecah, dia tidak menyangka jika Hong Shilin memiliki permintaan seperti itu! sungguh!! hahaha.


Hong Shilin yang melihat Jingmi tertawa terbahak-bahak hanya menatap datar pada Jingmi, jangan katakan jika dia tidak malu, sungguh demi apapun dia malu


Tapi rasa malu nya itu dia tutupi dengan wajah nya yang datar itu.


Setelah beberapa saat tawa Jingmi pun mereda, dia memegangi perutnya yang terasa sakit itu karena terlalu banyak tertawa.


Dengan nafas yang tersengal-sengal dia kembali manatap Hong Shilin yang sekarang sedang menatap nya dengan wajah datar nya itu.


“K-kau yakin?” tanya Jingmi untuk memastikan.


Hong Shilin menghela nafas panjang lalu setelah nya mengangguk.


“Yakin! bagaimana lagi, ini permintaan si kecil!” jawab Hong Shilin seraya menunjuk perut rata nya.


Jingmi mengikuti arah telunjuk Hong Shilin dan setelah itu menatap perut nya sendiri.


“Aku juga sedang hamil, tapi aku tidak pernah meminta permintaan aneh seperti dirimu Shilin, hahaha” Jingmi kembali tertawa.

__ADS_1


Hong Shilin yang melihat itu berdecak kesal.


“Jadi? kau mau membantu ku atau tidak?” tanya Hong Shilin dengan kesal.


“Hahaha, baiklah-baiklah, aku sekarang menjadi penasaran, apakah suami mu itu nanti akan mau melakukan nya atau tidak hahaha” Jingmi kembali tertawa setelah membayangkan wajah Zu yang memerah karena menahan malu.


“Ck, akan aku paksa jika dia tidak mau” decak Hong Shilin.


Jingmi menggelengkan kepalanya mendengar itu.


“Baiklah ayo kita berangkat, aku sudah tidak sabar!” ajak Jingmi dengan semangat.


Hong Shilin yang melihat Jingmi sangat bersemangat tersenyum lebar.


Bersiap-siap lah suami ku tercinta hahaha...


.


.


.


.


.


Sedangkan di tempat lain.....


“Kenapa perasaan ku menjadi tidak enak ya? apakah akan terjadi sesuatu?!” gumam Zu dengan wajah gusar nya.


Li Xuan yang melihat kegusaran di wajah Zu mengernyit kan dahi nya.


“Zu? kau kenapa?” tanya Li Xuan dengan penasaran.


Zu mengalihkan pandangan nya dan menatap Li Xuan.


“Aku tidak tahu, tapi entah mengapa tiba-tiba saja perasaan ku menjadi tidak enak, seperti akan ada hal yang terjadi setelah ini!” jawab Zu dengan resah.


Li Xuan yang mendengar itu terdiam lalu tersenyum dan menepuk bahu Zu.


“Tenanglah, tidak akan pernah terjadi apa-apa Zu, mungkin itu hanya perasaan mu saja!” Li Xuan menenangkan Zu dengan tersenyum tipis.


Zu hanya mengangguk dan menghela nafas panjang.


“Semoga saja hanya perasaan ku!” gumam Zu.


Lalu mereka berdua pun kembali melanjutkan pekerjaan masing-masing.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like, Comen and vote ❤️🤗❤️🤗.

__ADS_1


__ADS_2