Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
S2. {Kehidupan Zu}


__ADS_3

Matahari telah berganti dengan sang bulan, saat itu Hong Shilin sedang berjalan menuju ruang makan bersama Zu, selama di perjalanan tak henti-hentinya Zu menggoda Hong Shilin hingga membuat Hong Shilin tersipu malu.


Ah sifat nya ternyata sekarang sudah berubah, Hong Shilin sudah kembali ke sifat semula nya menjadi gadis cantik nan manis, serta anggun.


Kehadiran Zu benar-benar mampu membuatnya berubah, dia sungguh bersyukur dapat bertemu dengan Zu.


Saat sudah sampai di depan ruang makan Zu dan Hong Shilin pun memasuki ruangan itu bersamaan hingga membuat semua orang yang berada disana serempak menatap kedua insan itu, tapi orang yang di tatapan hanya menampilkan ekspresi datar dan acuh saja.


Setelah mengucapkan salam mereka berdua pun duduk di kursi masing-masing, Hong Xinian yang masih sedih atas penolakan Hong Shilin hanya mampu memandang Hong Shilin dengan sendu.


Saat sudah duduk Hong Shilin tidak menatap atau pun melirik ke arah Hong Xinian sekalipun dan itu mampu membuat Hong Xinian sedih, kesalahan nya memang sudah sangat fatal dan dia harus terima di tolak oleh Hong Shilin.


Selama makan malam berlangsung tak ada yang berbicara sedikitpun, dan setelah mereka selesai tuan Hong yang memang sudah sangat penasaran dengan hubungan Hong Shilin dan Zu akhirnya bertanya juga, mewakili semua orang yang berada disana.


“Tuan Zu?” panggil tuan Hong.


Zu yang sedang menatap Hong Shilin mengalihkan pandangan nya dan sekarang dia menatap tuan Hong, calon mertua nya hihi.


“Ya?” jawab nya dengan dingin.


“Em boleh saya bertanya?” ucap tuan Hong.


Zu hanya mengangguk sebagai jawaban, dia sebenarnya sudah tau apa yang akan di tanyakan tuan Hong, pasti nya tentang hubungan nya dengan Hong Shilin.


Tuan Hong yang melihat itu menghela nafas panjang.


“Apakah anda dan putri kedua saya memiliki hubungan?”


Zu mengangguk membenarkan.


“Ya tuan Hong” jawab Zu dengan menatap Hong Shilin yang sekarang sudah memerah malu dengan lembut.


Tuan Hong dan semua yang berada di sana terkejut bukan main, bahkan Hong Yade menatap mereka berdua dengan tampang bodoh nya.


“Se-sejak kapan tuan Zu?” tanya nyonya Hong.


“Sejak Hong Shilin teracuni” jawab Zu lagi.


Tuan Hong, nyonya Hong yang mendengar itu menatap Hong Shilin yang sekarang sudah menunduk malu.


“Lalu, apakah kalian akan melanjutkan hubungan ini dengan yang lebih serius?” tanya tuan Hong.


“Ya, setelah masa diriku menjadi pengawal Hong Shilin habis aku akan kembali ke kekaisaran Liu, lalu setelah itu kembali ke sini lagi untuk melamar Hong Shilin” jawab Zu dengan senyum manis nya.


Ah ternyata seperti ini melihat senyum Zu, sangat manis! uh, kadar ketampanan nya semakin meningkat!!.


(Note: Zu sudah tidak memakai topeng lagi semenjak dia membuka nya di hadapan anggota keluarga Hong).


“Apakah Tuan, nyonya, dan kalian semua akan merestui hubungan ku dan Hong Shilin?” lanjut nya dengan menatap anggota keluarga Hong dengan serius.


Deg


...Deg...


^^^Deg^^^


Deg

__ADS_1


...Deg...


^^^Deg^^^


Jantung Hong Shilin berdebar begitu kencang nya saat pertanyaan itu terlontar dari mulut Zu, dia sungguh gugup sekarang, apakah keluarga nya akan merestui hubungan mereka? dia tidak tahu, tapi yang pasti sekarang dia sudah sangat gugup.


Tua Hong, nyonya Hong, dan anggota keluarga Hong saling melempar kan pandangan mereka, lalu setelah nya mereka pun mengangguk dan tersenyum dengan manis.


“Ya tuan Zu, jika itu yang menjadi kebahagiaan Lin'er kami akan merestui hubungan kalian” jawab tuan Hong dengan lembut.


Zu dan Hong Shilin yang mendengar itu saling menatap dan setelah nya tersenyum dengan bahagia, kebahagiaan yang sekarang mereka rasakan sungguh tidak bisa di ungkap kan dengan kata-kata.


Hong Shilin sungguh sangat bahagia ternyata keluarga nya merestui hubungan mereka, dia sungguh sangat ingin menangis, menangis haru.


Setelah nya mereka pun berbincang-bincang hingga larut malam, dan Zu dan Hong Shilin pun pergi ke kediaman mereka.


Selama di perjalanan tak henti-hentinya Hong Shilin tersenyum, Zu yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.


“Apa kau tak lelah terus tersenyum sayang?” tanya Zu.


Hong Shilin yang mendengar itu menatap Zu dengan malu, ternyata sedari tadi dia di perhatikan oleh Zu.


“Aku hanya bahagia Zu” jawab Hong Shilin dengan menunduk malu.


Zu kembali tersenyum.


“Aku juga sama seperti mu, bahagia” jawab Zu.


Dan setelah beberapa saat mereka pun sampai di depan kediaman Hong Shilin.


Hong Shilin menganggukkan kepalanya dan menatap Zu.


“Kau juga beristirahat lah” Zu tersenyum dan mengangguk mendengar itu.


“Selamat tidur sayang, semoga mimpi indah, aku mencintaimu” Zu mencium kening Hong Shilin.


“Selamat tidur Zu, aku juga mencintaimu” Hong Shilin tersenyum dan mencium bibir Zu sekilas.


Lalu setelah nya dia pun berlari dari sana dan memasuki kediaman nya dengan senyum yang tidak pernah luntur dari bibir tipisnya.


Zu hanya terdiam dengan senyum nya lalu setelah nya dia pun memegang bibir nya yang tadi di cium oleh Hong Shilin, dia menggeleng pelan dan setelah itu pergi dari sana.


“Dasar kucing kecil nakal!” ucap Zu dan dia pun terkekeh sendiri mendengar ucapan nya.


.


.


.


.


.


.


Bonus:

__ADS_1


Disisi lain di kekaisaran Liu, lebih tepatnya di hutan perbatasan antara hutan kekaisaran Liu dan Xia, sebuah bangunan yang sangat indah nan megah berdiri kokoh di kedalaman hutan itu.


Bangunan yang sudah menjadi saksi hidup orang-orang yang menempati nya, dan saksi hidup perjalanan sang Queen mereka, Jia Li!.


Di dalam bangunan itu, di salah satu kamar yang di tempati oleh orang-orang terpenting di sana, terlihat seorang wanita cantik sedang menyisir rambut nya di hadapan meja rias nya.


Kenapa saya bilang wanita? karena dia memang sudah bukan gadis lagi!.


Saat dia sedang fokus menyisir rambut nya pintu kamar nya terbuka, dan setelah itu terlihat lah seorang pria tampan dan gagah memasuki kamar wanita itu, dia tersenyum manis saat melihat wanita yang dia cintai sedang menyisir rambut nya dan tak terganggu akan kehadiran dirinya.


Lalu dia mendekati wanita itu dan memeluk nya dari belakang, menghirup aroma tubuh wanita nya yang sangat memabukkan, gairah nya tiba-tiba mencuat saat menghirup aroma tubuh wanita nya, apalagi saat ini wanita nya hanya memakai hanfu tidur yang tipis dan memperlihatkan lekuk tubuh indah nya.


“Seperti biasa, aroma mu sungguh sangat memabukkan sayang” ucap pria itu dengan suara serak nya.


Wanita itu membalikkan tubuhnya dan mengusap lembut wajah pria yang dia cintai itu.


“Kapan kita akan menikah?” tanya nya dengan lembut.


Pria itu memejamkan matanya dan menikmati sentuhan wanita itu.


Lalu setelah nya dia membuka kembali mata nya dan tersenyum.


“Setelah ketua Beta pulang, kita akan menikah!” ucap nya dengan mantap.


“Kapan dia pulang?”


“Sebelas hari lagi” jawab pria itu.


“Kenapa lama sekali?!” gerutu wanita itu dengan kesal.


“Memang begitu sayang, kita akan mempersiapkan pernikahan kita tiga hari sebelum dia datang, dan saat dia datang kita akan langsung menikah, tidak mungkin bukan kita menikah tapi dia tidak ada?” jelas pria itu dengan lembut.


“Huh baiklah!” dengus nya dengan kesal.


Pria itu yang melihat wanita nya kesal terkekeh kecil lalu setelah nya dia mencium semua wajah cantik wanita itu, dan setelah itu dia menggendong wanita itu ke arah peraduan.


“Akh, apa yang kau lakukan?!” jerit wanita itu dengan kaget saat tiba-tiba dia merasakan tubuh nya melayang.


“Menikmati mu!” jawab pria itu dengan senyum menggoda nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like, Comen and vote❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗

__ADS_1


__ADS_2