
Setelah beberapa saat akhirnya tangis Hong Shilin mereda, Zu yang memang sedari tadi mengelus kepala Hong Shilin terdiam saat Hong Shilin mendongakkan kepalanya dan menatap dirinya.
“Apakah aku salah jika aku hanya menginginkan kasih sayang kedua orang tua ku?” ucap Hong Shilin tiba-tiba
Zu yang mendengar itu mengernyit bingung
“Apakah aku salah jika aku hanya menginginkan kepercayaan kedua orang tua ku?” ucap Hong Shilin lagi
Zu semakin mengernyit bingung
“Apakah ini alasan ku di lahirkan? tidak di percayai dan tidak di beri kasih sayang?” Hong Shilin kembali mengeluarkan air mata nya “Aku tidak bersalah tapi kenapa mereka tidak mempercayai ku? mereka selalu menghukum ku dan lebih mempercayai semua kebohongan dirinya hiks hiks!” lanjutnya dengan tersedu-sedu
“Aku tau aku salah karena selalu membuat ulah, membuat kedua orang tua ku malu dan tidak pernah mendengarkan semua ucapan orang tua ku. tapi ini bentuk protes ku, ini bentuk kekesalan ku pada kedua orang tua ku, aku kesal, aku emosi, aku marah, aku benci saat kedua orang tua ku tidak mempercayai ku dan selalu memarahi ku, padahal aku tidak pernah membuat masalah!” ucap Hong Shilin lagi dia kembali menangis di pelukan Zu
Zu yang memang sedari tadi hanya mendengarkan menatap wajah Hong Shilin yang bersembunyi di dada nya, apakah ini alasan Hong Shilin menjadi gadis yang pembangkang? menjadi gadis yang susah di atur? apakah ini yang di maksud oleh Li Xuan jika Hong Shilin gadis yang berbeda dari yang lainnya?
Pantas saja Zu selalu curiga dengan keluarga bangsawan ini, bukan curiga jika keluarga ini melakukan hal-hal aneh, tapi curiga dengan hubungan di antara mereka.
“Apa ini alasan mu menjadi gadis pembangkang hem?” tanya Zu dengan lembut dan menempelkan dagu nya pada kepala Hong Shilin
“Iya hiks hiks” jawab Hong Shilin
“Apa yang di lakukan oleh Hong Xinian pada mu, hingga membuat ku menjadi seperti ini hem?”
“Dari mana kau tau jika Hong Xinian orang yang aku maksud?” Hong Shilin mendongakkan kepalanya menatap Zu
Zu tersenyum mendengar pertanyaan Hong Shilin
“Hanya orang bodoh yang tidak mengetahui jika kau dan dirinya memiliki masalah cup~ cup~” Zu mencium kedua mata Hong Shilin
Hong Shilin memejamkan kedua matanya dan setelah itu membuka nya lagi
“Dia selalu mencari masalah dengan ku dan setelah itu memfitnah ku jika aku selalu ingin mencelakai nya, dia sangat membenci ku, aku tidak tahu kenapa dia sangat membenci ku, orang-orang yang menyayangi ku selalu di hasut oleh nya dan setelah itu dia merebut nya dari ku, dari kasih sayang kedua orang tua ku hingga sahabat ku dulu” Hong Shilin bercerita dengan menatap sendu pada Zu
Zu masih mendengar kan cerita Hong Shilin dengan sabar
“Sahabat mu? siapa?” tanya Zu
“Zhang Yu, salah satu tuan muda dari bangsawan Zhang di kekaisaran ini” jawab Hong Shilin dengan tersenyum getir
“Oh” hanya itu jawaban dari Zu
Entahlah dia menjadi tidak suka saat mendengar nya
“Lalu dimana dia saat ini?” tanya Zu lagi
Hong Shilin yang mendengar itu kembali meneteskan air mata nya
“Dia sudah meninggal” jawab nya dengan lirih
__ADS_1
“Meninggal?” Zu mengernyit bingung
“Ya, waktu itu kami sedang berjalan-jalan di ibukota saat di tengah jalan kami di serang oleh sekelompok pembunuh bayaran, Zhang Yu yang melihat itu segera melindungi ku saat itu aku masih belum bisa beladiri jadi aku hanya bisa berlindung di belakang nya” ucap nya dengan sedih
“Saat itu kami kalah jumlah, Zhang Yu yang sudah kelelahan menyuruhku untuk pergi tapi saat itu aku terlalu takut hingga tidak bisa memikirkan apapun, saat Zhang Yu melihat salah satu pembunuhan bayaran itu ingin menyerang ku dari belakang dia segera melindungi ku dan akhirnya dia yang terkena tusukan pedang itu, aku yang melihat itu segera berteriak dan menangis tersedu-sedu sedangkan para pembunuh itu pergi karena takut di ketahui oleh orang-orang” lanjut nya
Zu segera memeluk Hong Shilin dengan erat saat melihat Hong Shilin sudah tidak mampu untuk melanjutkan cerita nya.
“Tidak usah di lanjut kan jika kau sudah tidak mampu Lin'er” ucap Zu
“Zu, sebenarnya apa salah ku hingga dia sangat membenci ku Zu?”
Zu menghela nafas panjang mendengar pertanyaan itu
“Aku tidak tahu Lin'er”
“Zu apakah ini sudah takdir ku tidak bisa memiliki apa yang aku mau?”
“Jangan berkata seperti itu Lin'er, jangan berkata seolah-olah kau tidak memiliki orang lain!”
“Bukankah itu kenyataan? orang-orang yang menyayangi ku semua nya pergi meninggalkan ku?”
“Tidak! kau masih mempunyai diriku! mulai saat ini aku yang akan menjadi sandaran dirimu!” jawab Zu dengan yakin
Hong Shilin tertegun saat mendengar ucapan Zu, apakah Zu sedang bercanda?
“Zu jika kau sedang menghibur ku dengan candaan mu, itu tidak lucu Zu!”
Keaoa Hong Shilin menganggap ucapan nya hanya candaan?
“Zu jangan berkata seperti itu, aku takut nanti aku terlalu berharap” Hong Shilin tersenyum getir saat mengucapkan itu
Lagi-lagi Zu menghela nafas panjang, akhirnya dia pun bangkit dari tidur nya dan segera mendudukan dirinya, Hong Shilin yang melihat itu pun mengikuti pergerakan Zu.
Setelah itu Zu pun mendekatkan tubuhnya pada pohon di belakang nya dan segera menyenderkan punggungnya.
“Kemarilah” perintah Zu pada Hong Shilin
Hong Shilin mendekat
“Apa?”
Tanpa berkata apa-apa Zu mendekatkan kepala Hong Shilin dan menyenderkan kepalanya pada bahu nya.
“Lin'er aku tidak tahu apa saja yang sudah kau lalui selama ini, tapi aku pastikan mulai saat ini aku yang akan menjadi sandaran mu. jangan selalu berpikir jika kau sendiri Lin'er, kau masih mempunyai aku di dalam hidup mu!” ucap Zu sembari mengelus kepala Hong Shilin dengan lembut
Hong Shilin lagi-lagi tertegun mendengar ucapan Zu dan dia pun mendongak menatap Zu untuk mencari kebohongan di dalam mata nya, tapi dia tidak mendapatkan apa yang dia cari yang ada hanya tatapan penuh kasih sayang di dalam manik mata hitam itu.
“Zu ki--?”
__ADS_1
“Jangan berkata jika kita baru berkenalan Lin'er, Ya memang aku akui jika kita baru berkenalan belum lama ini, tapi percayalah padaku, percayalah pada ucapan ku, aku tidak akan pernah meninggalkan mu dan tidak akan pernah mengecewakan mu Lin'er, ijinkan aku mulai saat ini untuk menjadi sandaran mu, ijinkan aku untuk selalu berada disisi mu Lin'er” Zu berucap dengan yakin dan memegang pipi Hong Shilin
“Aku tidak tahu kenapa aku mengucapkan ini padamu dengan sebegitu yakin nya, tapi saat ini yang aku rasakan aku sangat ingin melindungi mu, aku sangat ingin selalu berada disisi mu, aku tidak suka saat kau menangis Lin'er, aku tidak suka saat kau rapuh, saat melihat mu seperti tadi aku sangat ingin selalu memeluk mu dan menjadi orang pertama yang menguatkan mu dan menjadi orang pertama yang melindungi mu” ucap Zu lagi
Hong Shilin kembali menangis haru mendengar ucapan Zu
“Tapi aku takut kau akan meninggalkan ku seperti Zhang Yu”
“Aku berjanji padamu, aku tidak akan pernah meninggalkan mu!”
“Apakah janji mu bisa kau tepati? jika kau nanti meninggalkan ku seperti Zhang Yu waktu itu bagaimana? aku tidak mau hidup mu menjadi terancam” ucap Hong Shilin
Zu terkekeh mendengar ucapan Hong Shilin, hidup nya terancam? ayolah dia ketua Beta jadi setiap waktu hidup nya selalu terancam jika musuh-musuh Black Wolf sudah bergerak.
“Kenapa kau tertawa?” Hong Shilin mengernyit bingung
“Sayang, hidup ku sudah selalu terancam setiap waktu, jika di tambah dengan musuh-musuh mu itu tidak akan menjadi beban untuk ku. percayalah aku tidak akan pernah meninggalkan mu, tapi jika aku tidak bisa menepati ucapan ku dan mati di tangan musuh mu seperti sahabat mu itu, aku hanya ingin kau selalu mengingat ku seumur hidup mu!” ucap Zu dengan senyum manis nya
“Zu tidak baik berkata seperti itu!” Hong Shilin memeluk Zu erat
“Ayolah itu hanya ucapan saja, tapi aku pastikan hidup ku akan aman, apa kau lupa siapa aku? aku sang ketua Beta yang sangat hebat Lin'er” ucap Zu dengan bangga
“Cih terlalu percaya diri sekali! sehebat-hebatnya dirimu kau tetap manusia yang memiliki kelemahan Zu!” decih Hong Shilin dengan kesal
“Ha..ha..ha.., tapi aku masih memiliki Black Wolf yang akan melindungi ku Lin'er” ucap Zu lagi
Hong Shilin mendengus kesal dan melepaskan pelukan setelah itu dia mengerucutkan bibirnya, Zu yang melihat itu menjadi gemas dan tanpa ba-bi-bu dia pun mencium sekilas bibir Hong Shilin.
Cup~
“Kau?!” Hong Shilin terbelalak kaget dan segera menutupi bibir nya
“Ha..ha..ha.., tidak usah terlalu berlebihan seperti itu, kita bahkan sudah melakukan hal yang lebih dari itu” Zu tertawa dan mengedipkan sebelah matanya dengan genit.
“Huh!”
Zu yang melihat Hong Shilin kesal segera menggelitiki pinggang Hong Shilin hingga Hong Shilin menjadi geli dan tertawa terbahak-bahak, Zu yang melihat itu terus melakukan aksinya tanpa memperdulikan Hong Shilin yang meminta ampun pada nya.
Zu terus melakukan aksinya dan Hong Shilin terus tertawa terbahak-bahak, mereka terlihat sangat bahagia saat itu hingga melupakan sekitar nya, tanpa mereka sadari seseorang berada tidak jauh dari mereka dan melihat apa yang mereka lakukan.
Seseorang itu mengepalkan tangannya dan terlihat sangat marah, tanpa mau terlalu lama melihat Zu dan Hong Shilin yang sangat terlihat bahagia orang itu pun membalikan tubuhnya dan pergi dari tempat itu.
.
.
.
.
__ADS_1
Zu dan Hong Shilin