
Setelah beberapa menit Zu pun melepaskan l*matan nya pada bibir Hong Shilin, setelah itu Zu pun menyeka bibir Hong Shilin dengan lembut, sedangkan Hong Shilin sendiri sedari tadi wajah nya selalu memerah bagaikan kepiting rebus, Zu yang memang melihat itu terkekeh kecil
Zu kembali mendekatkan wajah nya dan menempelkan dahi nya pada dahi Hong Shilin, setelah itu mereka saling pandang dengan jarak yang begitu dekat itu bahkan bulu mata mereka saling menyentuh karena memang sekarang mereka sangat dekat sekali
“Bibir mu sudah seperti candu untuk ku” ucap Zu dengan memegang bibir Hong Shilin dan setelah itu mencium nya sekilas
Hong Shilin hanya terdiam, dia tidak tahu harus mengucapkan apa lagi.
“Lin'er apa kau pernah memiliki kekasih sebelum nya? atau pernah menyukai seseorang?” tanya Zu memecah keheningan di antara mereka
Hong Shilin menghela nafas panjang mendengar ucapan Zu setelah itu dia memejamkan matanya
“Tidak pernah, aku juga tidak pernah menyukai seseorang sebelum nya” Hong Shilin membuka matanya dan kembali memandang mata hitam Zu
“Jadi semua yang kau lakukan dengan ku adalah yang pertama?” Zu menjauhkan wajah nya
“Memang nya apa yang kita lakukan? kita hanya berciuman saja!” ketus Hong Shilin
Memang benar kan apa yang mereka lakukan? mereka hanya berciuman saja, tapi ucapan Zu seolah-olah mereka sudah melakukan hal lebih!
Zu terkekeh mendengar ucapan Hong shilin, setelah itu dia mendorong tubuh Hong Shilin hingga Hong Shilin tertidur dan Zu pun berada di atas tubuh Hong Shilin
Hong Shilin yang melihat itu memberontak
“Ka-kau, a-apa yang kau lakukan?!” pekik Hong Shilin dengan takut
Zu terkekeh melihat Hong Shilin yang sangat ketakutan dan setelah itu dia memainkan anak rambut Hong Shilin
__ADS_1
“Bukankah tadi kau bertanya apa yang kita lakukan? karena kita hanya berciuman saja, dan sekarang aku ingin melakukan apa yang kau tanyakan” Zu menunduk mulai menciumi wajah Hong Shilin
Mulai dari dahi nya, kedua pipi nya, hidung nya dan setelah itu mencium sekilas bibir Hong Shilin
“Z-Zu jangan macam-macam! aku tidak mau!” Hong Shilin kembali memberontak tapi Zu mencekal kedua tangan Hong Shilin dan menaruh nya di atas kepala Hong Shilin hingga Hong shilin tidak bisa memberontak
“Zu jangan macam-macam!” peringat Hong Shilin
Zu mendekat kan bibirnya pada telinga Hong Shilin dan setelah itu membisikan sesuatu
“Aku senang karena semua yang aku lakukan padamu adalah yang pertama untuk mu, jadi biarkan aku melakukan hal lebih!” setelah itu Zu menjilat telinga Hong Shilin hingga membuat Hong Shilin menahan nafas nya
“Ugh, Zu sialan! lepaskan aku!” erang Hong Shilin
“Kenapa? bukankah tadi kau menginginkan hal yang lebih dengan ku?” tanya Zu dan memandang lekat Hong Shilin
“Jadi kau mengakui nya jika kau memang menginginkan hal lebih dengan ku?” Zu tersenyum lebar mendengar ucapan Hong Shilin
Hong Shilin terdiam, dia sudah salah dalam berbicara!
“Lin'er?” panggil Zu
“Jangan memanggil ku Lin'er, kita tidak dekat!”
“Apakah dengan apa yang sudah kita lakukan, kita tidak dekat?” tanya Zu “Ayolah Lin'er jangan menganggap ku orang asing, bukankah kau juga menyukai permainan ku?” lanjut Zu
Memang apa yang di ucapkan Zu benar, dia bukan perempuan munafik dia menyukai saat-saat mereka seperti ini, dan dia menyukai apa yang dia lakukan dengan Zu, tapi dia belum mengenal Zu dengan lama bahkan dia tidak tahu apakah Zu sudah mempunyai kekasih atau belum!
__ADS_1
“Lin'er?” panggil Zu lagi saat dia melihat Hong Shilin terdiam
Hong Shilin mendorong tubuh Zu ke samping nya hingga Zu tertidur di samping Hong Shilin, setelah itu dia memeluk tubuh Zu dari samping dan membenamkan wajahnya pada dada bidang Zu
Zu yang mendapat kan perlakuan itu sempat terkejut tapi setelah itu dia memiringkan tubuhnya dan membalas pelukan Hong Shilin
“Hong Shilin?” panggil Zu lagi
“Biarkan seperti ini dulu, sebentar saja” pinta Hong Shilin
Zu terdiam dan mulai mengelus kepala Hong Shilin dengan lembut, saat itu di bawah pohon apel di belakang kediaman Hong Shilin mereka memulai kisah asmara mereka dengan romantis, jika di lihat dari kejauhan saat ini mereka sudah seperti karya seni, dengan di temani pemandangan yang indah Zu dan Hong Shilin saling tiduran dengan berpelukan di bawah pohon apel itu.
Mereka bukan sepasang kekasih bahkan mereka baru berkenalan satu Minggu yang lalu, tapi kedekatan mereka sudah seperti sepasang kekasih, bukan, bukan sepasang kekasih lebih tepatnya sepasang suami istri!
Didalam pelukan Zu yang sangat hangat itu Hong Shilin mulai membayangkan masa lalu nya, dimana apa yang dia dapatkan selalu di rebut oleh kakak pertama nya Hong Xinian! bahkan orang-orang yang menyayangi dan mencintai nya di rebut oleh Hong Xinian hingga membuat Hong Shilin seperti ini!
Ya, perilaku Hong Shilin yang seperti ini memiliki penyebab nya!
“Zu?” panggil Hong Shilin
Zu yang sedang mengelus kepala Hong Shilin mengalihkan pandangan nya dan menatap Hong Shilin yang sekarang sudah menatap nya
“Ya, ada apa Lin'er?” tanya Zu dengan bingung
“Aku mohon, jangan tinggalkan aku..” ucap Hong Shilin dengan lirih dan setelah itu dia pun tertidur di dalam pelukan Zu
Sedangkan Zu yang mendengar ucapan Hong Shilin membeku, kenapa Hong Shilin berkata seperti itu? dia berkata seolah-olah dia sudah sering kehilangan seseorang, bahkan dia bisa merasakan jika Hong Shilin seperti sangat takut kehilangan nya.
__ADS_1