
Hanya satu yang aku inginkan, aku ingin kau menganggap ku ada, menganggap ku sebagai anak mu..
Setidak nya jika tidak bisa menganggap ku ada, lihat lah kehadiran ku, aku juga ingin seperti yang lain, di manja oleh mu, di beri kasih sayang mu dan di anggap anak oleh mu
Tuhan..
Sakit, rasa nya sungguh sakit, untuk apa aku hadir di dunia ini jika aku di perlakukan layak nya seekor hewan
Di perlakukan layak nya pembantu, disiksa dan di cemooh. Aku manusia, aku juga punya perasaan,
Sakit sekali ayah ku bahkan juga memperlakukan ku sama sekali tidak manusiawi,
Tuhan..
Aku manusia, aku tidak seperti dirimu, hatiku bukanlah terbuat dari baja, hatiku rapuh, hancur, bahkan sampai melebur..
Perasaan ini, perasaan yang sungguh menyakitkan! untuk apa aku dilahirkan di dunia ini jika hanya untuk merasakan hal seperti ini?
Jika ada kehidupan selanjutnya aku memohon pada mu, lahirkan lah aku pada keluarga yang penuh cinta dan kasih sayang
Aku iri, aku iri melihat mereka yang selalu di sayangi oleh orangtua mereka, aku juga sangat ingin seperti mereka
Aku mohon.. Tuhan.
Diary Putri Liu Mei
Sang Putri Terbuang
…ᘛ⁐̤ᕐᐷ
Putra mahkota Liu Yang masih terdiam, membatu di tempat nya mendengar ucapan putri Liu Mei yang sangat menyakitkan baginya
Kaisar Liu menangis dalam diam mendengar ucapan putri Liu Mei, setelah itu dia berdiri berlari pada putri Liu Mei dan memeluk nya dengan erat. Jingmi yang melihat itu melepaskan pelukannya dan membawa Chen menjauh walaupun Chen tetap tidak mau tapi Jingmi memaksa nya menjauh
Hangat, itulah yang Jia Li rasakan setelah sekian lama sudah tidak merasakan pelukan cinta seorang ayah sekarang dia merasakan nya lagi, tangis Jia Li semakin pecah kala kaisar memeluk nya sangat erat, mengangkat tangan nya dia membalas pelukan hangat kaisar itu, kaisar dan Jia Li menangis dengan saling berpelukan saling menyalurkan kehangatan masing-masing.
Putra mahkota tersadar dan dia pun berlari dan memeluk mereka berdua yang sekarang masih menangis dengan suara yang sangat menyayat hati putra mahkota Liu Yang, putra mahkota Liu Yang ikut menangis di dalam pelukan itu, dia sudah tidak memikirkan harga dirinya lagi sebagai seorang laki-laki dan putra mahkota yang sekarang dia fikirkan adalah kedua orang yang dia sayangi yang sekarang berada di pelukan nya dan yang sedang menangis bersama nya.
Selir kaisar Liu, para pangeran Liu, Jingmi, Chen dan bahkan orang-orang kekaisaran Han dan Xia ikut menangis melihat kejadian di depan mereka, sungguh sangat menyakitkan kehidupan putri Liu Mei.
Boleh Jia Li egois? walaupun sekarang yang menempati tubuh ini bukan lah putri Liu Mei, tapi bolehkah dia merasakan sebuah kehangatan keluarga? sebeku dan sedingin apapun hati nya dia tetaplah seorang gadis rapuh yang sangat ingin memiliki kehangatan keluarga walaupun itu palsu.
Nikmati saja, kau pantas mendapatkan nya Jia Li
Jia Li tersentak di dalam pelukan putra mahkota Liu Yang dan kaisar Liu, seketika tangis nya terhenti disaat bisikan itu memasuki gendang telinganya,
__ADS_1
Pantas? apakah benar dia pantas mendapatkan nya? itu masih menjadi teka-teki di kehidupan nya, apakah dia pantas mendapatkan kehangatan sebuah keluarga atau tidak.
“Mei'er hiks ma-maafkan ayah hiks hiks” ucapan tulus permintaan maaf itu kaisar ucapkan dengan masih memeluk Jia Li
“Mei'er hiks hiks ma-afkan Gege hiks” putra mahkota Liu Yang meminta maaf masih dengan memeluk Jia Li
“Aku sudah memaafkan kalian” jawaban lirih Jia Li membuat mereka kembali memeluk Jia Li dengan erat
“Maafkan ayah hiks hiks” kaisar Liu kembali meminta maaf, dia benar-benar merasa sangat bersalah pada putri nya itu bayangan-bayangan kejadian masalalu kembali berputar di dalam benak nya
Sakit rasanya jika dia mengingat nya lagi, tapi mulai sekarang dia akan menebus semua kesalahan nya di masalalu dengan membayarnya di masakini, dia akan melakukan apapun untuk membuat putri nya bahagia walaupun itu akan mengorbankan nyawa nya dia rela.
Setelah itu mereka melepaskan pelukan itu dan saling menatap setelah itu saling tersenyum tulus, untuk pertama kali nya setelah kejadian hilang ingatan itu putri Liu Mei tersenyum kepada mereka berdua dengan tulus walaupun sebenarnya yang sekarang sedang bersama mereka adalah jiwa yang berbeda.
“Maafkan ayah/maafkan Gege”
Untuk yang kesekian kalinya kaisar Liu dan putra mahkota meminta maaf dan dia pun mengusap air mata Jia Li dengan ibu jari nya dengan lembut begitupun dengan putra mahkota dia juga melakukan hal yang sama pada Jia Li
Jia Li tersenyum, Dia sangat bahagia..
“Aku sudah memaafkan kalian, aku ingin meminta maaf atas ucapan dan sifat ku selama ini yang membuat kalian sakit hati”
“Dan aku juga meminta maaf telah membunuh permaisuri Annchi dan putri Liu Yin” ucap Jia Li dengan tulus dan senyum manis nya
Kaisar Liu menggeleng dan tersenyum
“Terima kasih Ayah, Gege..” Jia Li kembali memeluk mereka berdua, kaisar dan putra mahkota tersenyum dan mengelus punggung Jia Li dengan lembut
Setelah itu mereka pun melepaskan pelukannya dan berdiri dari duduk mereka, Jingmi yang sedari tadi melihat kejadian itu tersenyum lembut akhirnya hati beku Jia Li mulai mencair, setidaknya Jia Li mulai menerima mereka walaupun sebenarnya sangat sulit
“Bunda~” panggilan Chen pada Jia Li membuat seluruh orang yang tadi nya menatap mereka bertiga serempak menatap Chen yang berada di gendongan Jingmi
“Astaga Chen, maafkan bunda, bunda melupakan Chen” ucap Jia Li dan dia pun berbalik berjalan menuju Chen dan Jingmi yang tidak jauh dari nya
Setelah berada di depan Chen dia pun mengambil alih Chen dan menggendong nya dan setelah itu dia menciumi pipi nya
Cup~ Cup~
“Maafkan bunda ya, bunda melupakan Chen”
“Bunda hiks, kenapa bunda tadi menangis hiks” tanya Chen dengan sesegukan karena dia juga tadi ikut menangis
Jia Li yang melihat Chen menangis mengusap airmata Chen dengan lembut setelah itu berkata
“Bunda menangis karena bunda bahagia sayang, jadi tidak usah menangis ya nanti Chen jelek hihi” ucap Jia Li dan terkekeh pelan
__ADS_1
Chen yang mendengar kekehan Jia Li mengerucutkan bibirnya, dan itu terlihat sangat menggemaskan Dimata orang-orang yang sedari tadi melihat kedua nya
“Kenapa sayang?” tanya Jia Li
“Bunda jika ada yang membuat bunda kembali menangis Chen akan menghajar mereka, Chen akan menjaga bunda dari paman-paman jahat dan buaya darat” ucap Chen dengan mengepalkan tangannya dan menatap Jia Li
Jia Li yang mendengar itu tersentuh hatinya kembali menghangat, setelah itu Jia Li tersenyum dan memeluk Chen erat
“Terimakasih Chen, bunda bahagia memiliki Chen di hidup bunda”
“Chen juga bahagia memiliki bunda di hidup Chen, Chen sayang bunda”
“Bunda juga sayang Chen”
Jia Li dan Chen masih tetap berpelukan melupakan semua orang yang ada di ruangan itu yang menatap mereka berdua dengan heran, setelah itu Jingmi pun ikut berpelukan dengan mereka bertiga dan tersenyum pada Jia Li yang menatap nya dengan tatapan terimakasih, Jingmi hanya mengangguk dan kembali memeluk Jia Li dan Chen, dua orang yang sangat berarti di hidup Jingmi.
.
.
.
.
.
.
.
Kita tidak tahu apa yang akan terjadi dengan kehidupan kita setelah di lahirkan ke dunia ini, yang kita ketahui hanyalah kita akan bahagia tanpa tahu seberapa berat cobaan yang akan kita hadapi, jadi tetap bersabar, hadapi semua cobaan dengan senyuman dan selalu lah bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan pada kita.
Tetap optimis dan berfikir logis, percaya lah kebahagiaan pasti akan menghampiri kalian suatu saat nanti, entah kapan itu, tunggu saja dan tetaplah yakin dengan kehendak Tuhan.
Salam dari Jia Li, Jingmi dan si tampan Chen👋
.
.
.
.
Happy Ending:)
__ADS_1
Pi boong🤣 orang kisah cinta nya Jia Li aja belum mulai, masih samar-samar masa mau End hehehe🤣🤣