
Pagi ini Jia Li dan Chen sedang bersiap-siap untuk berangkat menuju istana, sekarang Jia Li sedang memakai tudung putih nya sedangkan Chen yang sudah selesai sedang menunggu nya dengan memakan cemilan nya yang berada di kamar Jia Li
“Chen sayang, ayo kita berangkat bibi sudah menunggu di depan” ajak Jia Li
Chen yang mendengar itupun meletakkan cemilan nya dan berjalan menuju bundanya itu dan menggenggam tangan lembut Jia Li dengan tangan kecilnya
“Ayo bunda, Chen sudah tidak sabar” jawab Chen dengan senyuman manis nya
“Baiklah ayo”
Mereka pun berjalan keluar dari kamar Jia Li, setelah Jia Li menutup kembali pintu kamar nya mereka kembali berjalan untuk keluar dari markas itu karena di luar sana jingmi sudah menunggu
Saat sudah berada di luar markas Jia Li bisa melihat Jingmi yang sedang mengobrol dengan Li Xuan sedangkan Zu sedang memeriksa dua kuda yang berada di samping nya
“Apa kau sudah siap Jingmi?” tanya Jia Li saat sudah berada di dekat mereka bertiga
“Eh Li, aku sudah siap” jawab jingmi
“Baiklah ayo kita berangkat”
“Ayo”
“Queen berapa lama kalian pergi?” tanya Li Xuan saat Jia Li dan jingmi sudah menaiki kuda masing-masing
“Aku kurang tau, kalian berdua jaga markas baik-baik, kabari aku jika ada masalah” ucap Jia Li dingin
“Baik Queen, berhati-hati lah kalian bertiga” ucap Zu dan Li Xuan bersamaan
Jia Li dan Jingmi hanya mengangguk mendengar perkataan kedua laki-laki itu, setelah itu mereka pun memacu kuda masing-masing dan keluar dari hutan untuk menempuh perjalanan menuju istana kekaisaran Liu
__ADS_1
(Hanfu yang di pakai Jia Li)
Jia Li dan Jingmi terus memacu kuda mereka hingga mereka sampai beberapa meter lagi dari gerbang, perjalanan mereka membutuhkan waktu sekitar 1 jam 30 menit
Jia Li dan jingmi yang melihat antrian panjang di depan gerbang berdecak kesal
“Ck Li, lihatlah antrian nya begitu panjang” decak Jingmi dengan kesal
“Ya kau benar” ucap Jia Li
Setelah menunggu lumayan lama akhirnya Jia Li dan Jingmi pun telah memasuki ibukota, tak ada yang berubah dengan ibukota itu Jia Li dan Jingmi yang sudah selesai melihat-lihat pun kembali melanjutkan perjalanan nya menuju istana
Setelah menempuh 15 menit perjalanan mereka sampai di depan gerbang istana tapi mereka di hadang oleh prajurit penjaga gerbang
“Berhenti, siapa kalian?” tanya salah satu prajurit itu dengan mengarahkan pedangnya pada Jia Li
“Buka kan gerbang nya” ucap Jia Li dengan dingin
“Siapa kalian?” tanya Prajurit itu lagi
“Putri Liu mei? kau tak usah berbohong!”
“Untuk apa aku berbohong bodoh!” ucap Jia Li dengan kesal
“Kau! berani-beraninya mengatai ku bodoh!! jika kau benar putri Liu mei kenapa memakai tudung? jika berani buka tudungmu!”
“Ck, merepotkan!” decak Jia Li dengan kesal
Akhirnya dengan terpaksa Jia Li membuka tudung nya dan terpampang lah dengan jelas wajah cantik yang tertutupi oleh tudung tadi, para prajurit yang melihat kecantikan Jia Li terbius dan terpesona hingga mereka mendadak menjadi patung tak bergerak ataupun berkedip sedikit pun
Jia Li yang melihat para prajurit mendadak menjadi patung kembali memakai tudung nya dan setelah itu dia pun berucap yang membuat mereka kembali sadar
__ADS_1
“Apa kau sudah puas sekarang! jadi bisa buka gerbang nya?” ucap Jia Li dingin
Para prajurit yang mendengar ucapan Jia Li tersadar dna segera berlutut memohon ampun karena mereka tadi sudah tidak sopan terhadap putri Liu mei
“Am-ampun putri, hamba telah lancang terhadap putri hamba pantas dihukum” ucap para prajurit itu dengan ketakutan
“Ck, sudahlah cepat buka gerbang nya jangan kebanyakan drama” ucap Jia Li kesal
‘Drama? apa itu drama?’ batin para prajurit itu dengan bingung
“Ba-baik putri, hamba akan membuka gerbang dan mengumumkan kedatangan putri”
“Jangan umumkan kedatangan ku, cukup buka gerbang nya saja” ucap Jia Li lagi
“Ba-baik putri”
Setelah pintu terbuka Jia Li dan jingmi pun memasuki istana kekaisaran Liu, sama hal nya dengan ibukota istana juga tak ada perubahan sama sekali tetap sama dengan 8 bulan lalu
Saat sudah masuk lebih dalam Jia Li dan Jingmi saling melempar pandangan dengan heran, Apa ada acara? batin mereka berdua
“Li, kenapa disini ada kereta kekaisaran Xia dan kekaisaran Han? apa sedang ada acara?” tanya Jingmi dengan heran
“Jika kau bertanya padaku, lantas aku bertanya pada siapa? aku sama hal nya dengan mu baru sampai disini, jadi mana aku tau sedang ada acara atau tidak disini!” ucap Jia Li dengan kesal
Jingmi yang mendengar itupun menyengir tak jelas
“Hehehe, maaf Li” ucap jingmi dengan cengengesan
“Sudahlah, sebaiknya kita segera ke kandnag kuda untuk menaruh kudanya” ucap Jia Li
Setelah itu mereka pun membawa kuda mereka ke kandang kuda, prajurit penjaga kandang kuda sempat menolak karena tidak mengenal mereka berdua, tapi saat Jia Li mengatakan bahwa dia putri Liu mei prajurit itu pun membawa kedua kuda itu
__ADS_1
Chen saat ini sedang tertidur di dalam gendongan Jia Li, memang sedari tadi Chen tertidur mungkin dia kelelahan selama perjalanan menuju istana, mereka berdua pun melangkah kan kaki mereka menuju ruang utama.
Kenapa mereka menuju ruang utama? ya karena memang jika sedang ada pertemuan mereka akan mengadakan pertemuan itu di ruang utama, tapi jika sedang ada pesta mereka akan mengadakan pesta itu di aula istana