
Setelah para bandit itu sadar dari keterkejutan mereka, mereka pun segera kembali menyerang Jia Li dengan membabi buta, sedangkan Jia Li yang di serang oleh mereka hanya menghindar dan menangkis serangan mereka dengan pedang yang dia ambil dari bandit yang dia serang tadi.
Setelah lebih dari 10 menit mereka bertarung Jia Li sama sekali belum terluka, sedangkan para bandit itu sudah banyak goresan-goresan pedang di tubuh mereka. Jia Li yang melihat itu pun tersenyum sinis, jangan lupa dia adalah seorang Jenderal Besar untuk mengalahkan mereka adalah hal kecil untuk Jia Li bahkan dia bisa membunuh mereka dengan mudah.
Jia Li yang melihat para bandit itu sudah kelelahan akhir nya menghentikan pertarungan mereka, para bandit yang melihat Jia Li berhenti menyerang mereka pun menatap Jia Li dengan bingung.
“Kenapa kau berhenti” tanya Zu
“Apa kau ingin aku membunuh mu heh?” tanya Jia Li dengan senyum sinis
“Kau!! Lalu apa mau mu tuan muda jika kau tak ingin membunuh kami?” tanya Zu
“Aku? Apa kau tuli, aku sudah bilang aku ingin bertarung dengan ketua kalian!” ucap Jia Li dengan wajah datar nya
“Untuk apa kau ingin bertarung dengan ku tuan” tanya seseorang yang melompat turun dari atas pohon
Para bandit dan Jia Li yang mendengar suara seorang laki-laki dari belakang Jia Li pun segera berbalik, dan disana Jia Li melihat seorang laki-laki yang cukup tampan dengan mengenakan jubah berwarna hitam.
Jia Li yang melihat laki-laki itu pun akhirnya tersenyum dia tau pasti laki-laki itu adalah ketua dari para bandit.
“Kau pasti ketua dari para bandit disini kan?” tanya Jia Li
“Ya kau benar tuan, perkenalkan nama ku adalah Li Xuan ketua para bandit”
“Li Xuan nama yang bagus, Aku tidak akan berbasa-basi. aku ingin menantang mu bertarung” ucap Jia Li dengan wajah datar nya
Li Xuan yang mendengar itu pun memicingkan matanya.
“Kenapa kau ingin sekali bertarung dengan ku tuan?” tanya Li Xuan
__ADS_1
“Bagaimana jika kita membuat kesepakatan?” tawar Jia Li
“Kesepakatan?”
“Ya kesepakatan, jika aku menang dari mu aku ingin kau menyerahkan semua anak buah mu padaku, dan jika aku kalah aku akan menjadi budak mu. bagaimana?” ucap Jia Li
Li Xuan dan para bandit yang mendengar ucapan Jia Li pun terkejut, tak lama Li Xuan pun tertawa terbahak-bahak.
“Hahaha jadi ini yang kau ingin kan tuan, kau dari tadi mencari ku dan menantang ku karena kau ingin memiliki para bandit ku” ucap Li Xuan dengan sinis
Jia Li yang mendengar itu hanya diam saja, memang itu tujuan nya jadi dia tak akan membantah!
“Bagaimana? apa kau setuju?” tanya Jia Li
“Baiklah aku setuju! jangan menyesal jika kau kalah dari ku tuan” ucap Li Xuan dengan menatap sinis
“Baiklah ayo kita mulai” ucap Li Xuan
Setelah itu Li Xuan pun mulai menyerang Jia Li sedangkan Jia Li hanya menangkis serangan Li Xuan dengan mudah, Li Xuan yang melihat Jia Li hanya menangkis pun menatap Jia Li dengan meremehkan.
Jia Li yang melihat tatapan meremehkan Li Xuan hanya tersenyum sinis, jangan kira dengan dia hanya menangkis serangan nya dia tak bisa melawan! justru dia hanya sedang bermain-main saja dengan Li Xuan, sebenarnya dia bisa saja dengan mudah mengalahkan Li Xuan tapi dia tak mau melakukan itu dia ingin tau seberapa hebat nya ketua dari para bandit yang di takuti itu.
Setelah lebih dari 15 menit bertarung belum ada yang terluka sama sekali bahkan Jia Li masih saja menangkis serangan Li Xuan tanpa niat melawan, akhirnya setelah Jia Li mulai bosan dia pun melawan balik Li Xuan dengan gerakan cepat nya, Li Xuan yang mendapat serangan dadakan Jia Li pun mulai kewalahan. Dia tak menyangka ternyata Jia Li orang yang hebat.
Jia Li yang melihat Li Xuan mulai kewalahan menerima serangannya pun mulai membuat ukiran-ukiran cantik di tubuh Li Xuan.
‘Sial! ternyata dia orang yang hebat!!’ batin Li Xuan dengan menahan sakit akibat goresan di tubuhnya.
Tak lama Li Xuan yang mulai lelah dan mulai merasakan sakit di tubuh nya akibat goresan-goresan Jia Li pun menyerah, walaupun goresan itu kecil dan tak dalam tapi sangat menyakitkan dan bisa membuat orang yang terkena goresan itu kehabisa darah.
__ADS_1
“Aku, aku menyerah” ucap Li Xuan dengan nafas yang tersengal-sengal
Jia Li yang tadi nya hendak menggores kembali tubuh Li Xuan pun menghentikan niat nya karena ucapan Li Xuan, para bandit yang sedari tadi melihat pertarungan mereka hanya diam dengan mulut yang terbuka lebar. mereka tak menyangka ketua mereka bisa kalah oleh seorang tuan muda, bukan itu saja yang membuat mereka terkejut tapi pertarungan itu di menangkan oleh Jia Li dengan Jia Li yang masih bersih tanpa luka sedikitpun!
‘Hebat! benar-benar hebat!!’ batin para bandit itu
“Kau yakin ingin menyerah?” tanya Jia Li dengan dingn
“Ya, dari pada aku mati muda lebih baik aku menyerah” ucap Li Xuan dengan kesal
Dia tak menyangka ternyata dia bisa kalah oleh seorang tuan muda! jika saja Li Xuan tau Jia Li bukan lah seorang tuan muda melainkan seorang wanita, mungkin dia akan pingsan. Laki-laki mana yang akan terima dia di kalahkan oleh seorang wanita?
“Baiklah, sesuai kesepakatan mulai sekarang anak buah mu adalah milik ku!” ucap Jia Li dengan dingin
“Ya ya, mulai sekarang kau ketua mereka. Tapi bolehkah aku menjadi anak buah mu juga?” tanya Li Xuan
Jia Li yang mendengar itu pun terdiam, boleh juga jika Li Xuan menjadi tangan kanan nya kemampuan Li Xuan juga lumayan hebat.
“Baiklah, kau akan menjadi tangan kanan ku”
“Benarkah?” tanya Li Xuan dengan mata yang berbinar
“Ya”
“Terima kasih tuan..?” ucapan Li Xuan terpotong karena dia memang tidak tau orang yang di depan nya ini nama nya siapa.
“Li, panggil aku Li” jawab Jia Li
“Baiklah, terima kasih tuan Li”
__ADS_1