Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
S2. {Kehidupan Zu}


__ADS_3

Setelah acara peluk-pelukan antara Zu dan Hong Shilin selesai mereka pun kembali duduk di kursi masing-masing, Zu saat ini akan menyampaikan apa yang dia hendak sampaikan.


Kalian tahu bukan? jika Zu ingin segera menikah dan membawa Hong Shilin ke markas Black Wolf.


“Em, tuan Hong?” panggil Zu.


Tuan Hong yang melihat Zu seperti sangat ragu dalam berbicara pun menatap Zu bingung.


“Ada apa tuan Zu?” tanya tuan Hong.


“Em, begini, aku ingin pernikahan ku dan Hong Shilin di percepat, em maksud ku, aku ingin dua hari lagi kami menikah!” ucap Zu.


Tuan Hong beserta keluarga yang mendengar itu tersentak kaget begitu pun dengan Hong Shilin.


“Tuan Hong kenapa cepat sekali?” tanya nyonya Hong dengan bingung.


“Aku memiliki alasan, tapi aku tidak bisa mengatakan nya pada kalian” Zu melirik Hong Shilin yang sedang menatap nya.


Hong Shilin yang mendengar ucapan Zu terdiam lalu setelah nya tersenyum, apakah Zu mengkhawatirkan dirinya?.


“Ta-tapi?”


“Tidak apa-apa ayah ibu, Lin'er akan mengikuti apa yang Zu mau saja, jika dia ingin menikah dua hari lagi maka Lin'er siap” Hong Shilin memotong ucapan tuan Hong yang hendak kembali protes.


Tuan Hong yang mendengar itu menatap Hong Shilin, lalu setelah nya dia pun menatap Zu.


Akhirnya tuan Hong hanya bisa menghela nafas panjang dan mengangguk kan kepala nya.


“Baiklah jika itu mau kalian, ayah hanya bisa menyetujui nya saja” ucap tuan Hong dengan pasrah.


Hong Shilin dan Zu pun tersenyum mendengar itu.


“Tapi tuan Zu, aku ingin kau menjaga anak ku dengan baik, jangan sakiti dia dan jangan buat dia menangis, seperti apa yang sudah keluarga ku lakukan pada nya.


Percayai dia, sayangi dan cintai dia, karena anak ku tidak cukup kasih sayang keluarga disini.


Aku pasrahkan putri kedua ku pada mu tuan, aku disini menasehati mu sebagai ayah dan calon mertua mu, aku ingin kau benar-benar menjaga nya, mencintai nya dan melindungi nya.” lanjut tuan Hong dengan menatap Hong Shilin sendu.


Hong Shilin yang mendengar ucapan itu menunduk kan kepala nya, sedangkan Zu mengangguk.


“Kau tenang saja ayah, aku akan menjaga, melindungi, mencintai dan menyayangi nya dengan sepenuh hati ku.


Dia gadis yang aku cintai, jadi aku tidak akan menyakiti dan membuat nya menangis.


Sebajingan nya aku sebagai seorang pria, aku tidak akan membuat gadis yang aku cintai menangis.


Jika aku tidak bisa menepati ucapan ku dan membuat Hong Shilin sakit serta menangis, kau boleh mendatangi ku dan membunuh ku!” jawab Zu dengan yakin.


Bagaimana bisa dia menyakiti Hong Shilin, sedangkan saat dia melihat Hong Shilin menangis saja dia ikut merasakan sakit nya?.


Tuan Hong yang mendengar itu tersenyum.


“Aku pegang ucapan mu Zu!” tuan Hong tersenyum pada calon menantu nya itu.

__ADS_1


Tidak salah Hong Shilin memilih Zu sebagai suami nya, dia benar-benar dapat membuat dirinya merasa tenang melepaskan Hong Shilin.


Hong Shilin tersenyum membalas senyum tuan Hong, lalu setelah nya mereka pun melanjutkan obrolan mereka hingga siang hari dan makan siang.


Setelah di rasa cukup Zu pun pamit kepada calon mertua nya itu, dia akan kembali kekaisaran Liu dan dua hari lagi kembali kesini untuk melakukan pernikahan.


Tuan Hong, nyonya Hong, dan Hong Shilin mengantar Zu hingga di tempat kuda nya berada.


“Aku akan kembali kesini dua hari lagi, untuk menikahi mu!” Zu mengelus kepala Hong Shilin dengan lembut.


Hong Shilin terdiam dan menikmati sentuhan tangan Zu di kepala nya, lalu dia pun tersenyum.


Tuan Hong dan nyonya Hong yang melihat interaksi itu saling melirik dan setelah nya berdehem pelan.


“Ehem, baiklah Zu kita berdua akan kembali ke kediaman kami, kalian berdua nikmatilah waktu yang ada sebelum Zu kembali kekaisaran Liu” ucap tuan Hong.


Zu dan Hong Shilin yang mendengar itu tersenyum dan mengangguk.


“Baiklah ayah” ucap Zu.


Setelah itu tuan dan nyonya Hong pun berjalan menjauhi kedua orang itu, sedangkan anggota yang dibawa Zu sedang sibuk mengobrol dan menghiraukan ketua nya itu.


Dari pada jadi obat nyamuk, mending mereka ngobrol ye kan?.


”Lin'er?” panggil Zu seraya mengangkat dagu Hong Shilin.


Hong Shilin yang sedang menunduk pun mengangkat kepala nya berbarengan dengan jari Zu yang mengangkat dagu nya.


“Ya?”


Saat Hong Shilin hendak menundukkan kepalanya kembali, kedua tangan Zu sudah mencegah nya dan menangkup wajah Hong Shilin agar menatap nya.


“Baru saja aku berucap dan kau akan kembali menunduk? apa kau sedang mencari barang yang jatuh hem?” ucap Zu dengan kesal.


Hong Shilin yang mendengar itu terkekeh dan memeluk Zu lalu membenamkan wajahnya di dada bidang Zu, Zu pun membalas pelukan Hong Shilin.


“Aku hanya terlalu bahagia saja Zu” ucap Hong Shilin.


“Tapi tidak dengan selalu menunduk bukan?”


“Baiklah-baiklah, aku tidak akan melakukan nya lagi” Hong Shilin mengangkat kepala nya dan menatap wajah tampan Zu.


Jika kalian bertanya kemana topeng Zu? ada di atas kuda nya, dia akan memakai nya nanti jika hendak memulai perjalanan nya.


“Bagus!” Zu mencium bibir Hong Shilin sekilas dan mengusap wajah Hong Shilin.


“Tunggu aku dua hari lagi, dan setelah itu kau akan resmi menjadi istri ku!” Zu mencium kening Hong Shilin dengan lembut.


“Aku akan menunggu mu!” Hong Shilin memeluk erat Zu.


Rasa nya dia jadi tidak rela melepaskan Zu, dia masih rindu uh!.


“Apa kau akan kembali sekarang?” tanya Hong Shilin.

__ADS_1


“Tentu saja!”


“Apa tidak bisa nanti saja?”


“Memang nya kenapa?” Zu menaikan sebelah alisnya menatap Hong Shilin yang sedang cemberut.


“Aku masih merindukan mu!” rengek Hong Shilin dan kembali memeluk Zu.


Zu yang mendengar itu terkekeh, dia juga masih merindukan Hong Shilin, tapi dia harus cepat kembali ke markas.


“Setelah kita menikah kau akan selalu bersama ku, jadi tahan lah dua hari lagi dan setelah itu kau akan puas bermanja-manja pada ku!” ucap Zu dan mengelus kepala Hong Shilin.


Hong Shilin semakin mengeratkan pelukannya dan membenamkan wajahnya.


Aih benar-benar berat!.


“Aku harus segera kembali sayang, jika kau terus memeluk ku aku tidak akan jadi pulang nanti” Zu mencoba melepaskan pelukan Hong Shilin.


Dan setelah berhasil dia mengusap lembut wajah cantik Hong Shilin.


“Aku juga sangat merindukan mu, tapi aku harus kembali, jadi jaga dirimu disini baik-baik dan tunggu aku datang lagi” Zu mencium kedua pipi Hong Shilin dan kening nya.


Lalu setelah nya dia mencium sekilas bibir Hong Shilin.


“Aku mencintai mu!”


“Aku juga mencintai mu, berhati-hati lah di jalan dan cepat kembali kesini, dan bawa aku pergi bersama mu” ucap Hong Shilin.


“Pasti!” jawab Zu dengan senyuman manis nya.


Hong Shilin pun tersenyum, setelah itu Zu memakai topeng nya lagi dan menaiki kuda nya.


Dia menatap Hong Shilin yang berada di bawah nya.


“Baiklah aku pulang, tunggu aku dua hari lagi sayang!”


Hong Shilin tersenyum tipis dan mengangguk.


“Aku tunggu!”


Lalu setelah itu Zu pun mulai memacu kuda nya dan mulai menjauhi kediaman Hong itu, Hong Shilin menatap kepergian Zu dengan sendu setelah Zu tidak terlihat lagi dia pun memutar tubuhnya dan berjalan pergi meninggalkan tempat itu.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


*Jangan lupa like, Comen and vote**❤️🤗*


__ADS_2