
Saat putra mahkota Xia Junsu sudah berhasil berdiri dia menatap tajam Yui dan Han Lian, setelah itu pergi begitu saja meninggalkan kedua orang itu yang masih tertawa terbahak-bahak, selama di perjalanan menuju kediaman yang sudah di sediakan kaisar Liu untuk kekaisaran Xia putra mahkota Xia Junsu tak henti-hentinya memaki di dalam hati.
‘Sial!! apakah ini yang di rasakan Xia Jin saat di pukul wajah nya oleh putri Liu Mei? ini sungguh menyakitkan! seperti nya hidung mancung ku benar-benar patah!!’ maki Xia Junsu di dalam hati
Sedangkan Yui dan Han Lian saat sudah berhenti tertawa mereka terdiam dan saling melirik karena di tinggalkan oleh Jia Li dan Xia Junsu.
“Aku tidak akan pernah membiarkan kau memiliki putri Liu Mei! rambut putih!!” Han Lian menatap tajam Yui saat mengatakan itu
“Kau!! apa maksud mu mengatai ku rambut putih?!” Yui tidak terima Han Lian mengatai dirinya dengan rambut putih, walaupun sebenarnya benar saat ini rambut nya berwarna putih!
“Heh, lihatlah rambut mu itu, kau sudah seperti kakek-kakek karena rambut mu berwarna putih!” ejek Han Lian
“Kau!!” rasanya Yui sangat ingin menghajar putra mahkota kekaisaran Han itu, berani nya mengejek dirinya yang tampan ini!
“Huh, setidak nya aku lebih tampan dari dirimu!” saat mengatakan itu Yui tersenyum bangga karena melihat Han Lian yang tak bisa membalas ucapan nya
“Jangan bangga dulu dengan ketampanan mu itu! belum tentu gadis kecil ku memilih mu!!”
“Sekali lagi kau mengatakan dia gadis kecilmu aku patahkan tangan dan kaki mu!”
sungguh Yui sangat geram sekarang ini, memang di jaman modern dia tidak memiliki saingan untuk mendapatkan Lili kecil nya tapi yang menjadi masalah nya adalah Jia Li adik nya, tapi saat sekarang Jia Li sudah bukan adik nya dia memiliki banyak saingan untuk mendapatkan Jia Li!
Han Lian pergi begitu saja dari hadapan Yui, sedangkan Yui yang melihat Han Lian berjalan pergi mengepalkan tangannya dan menatap tajam punggung Han Lian yang semakin menjauhi nya dan setelah itu kembali ke kediaman yang di tempati kerajaan Benedict.
__ADS_1
Saat Han Lian sudah lumayan jauh dari tempat mereka berbicara tadi tiba-tiba dia berhenti dan berbalik untuk melihat Yui tapi Yui sudah tidak ada di tempat nya.
‘Tunggu, seperti nya tadi ada yang salah! oh ya, bukankah si rambut putih tadi berbicara menggunakan bahasa China bukan bahasa Inggris?! kenapa aku baru sadar!!’ batin Han Lian
‘Sudahlah lupakan! ini bukan urusan ku!’ lanjutnya
Setelah itu dia pun kembali berjalan menuju kediaman yang di tempati kekaisaran Han.
Sedangkan di kediaman Jia Li, dia sudah tertidur nyenyak dengan memeluk pangeran Chen, dia tidak memikirkan ketiga putra mahkota yang dia tinggalkan tadi karena dia sudah sangat lelah dan mengantuk.
Di kediaman yang di tempati oleh kekaisaran Xia, anggota kekaisaran Xia yang melihat putra mahkota Xia Junsu kembali dengan wajah penuh darah serta lebam sangat dibuat khawatir melihatnya, bukan itu saja bahkan putra mahkota Xia Junsu berjalan dengan tertatih-tatih dan sedikit membungkuk seperti kakek-kakek encok hahaha🤣🤣
“Su'er kau kenapa?!” ucap permaisuri Xia Wei dengan khawatir dan membantu Xia Junsu untuk duduk
“Kau kenapa??” kaisar dan pangeran Xia Mo serta Xia Jin bertanya dengan serempak
“Siapa yang melakukan ini padamu! biar aku hajar orang itu!” ucap pangeran Xia Mo
“Bunda seperti nya hidung mancung Xia Junsu patah, lihatlah betapa banyak nya darah yang keluar seperti diriku dulu!” ucap Xia Jin pada permaisuri yang sekarang sedang membersihkan darah yang berada di wajah Xia Junsu
“Tunggu, seperti diriku dulu? kenapa ini sama dengan diriku yang di tinju oleh putri Liu Mei!!” pangeran Xia Jin melanjutkan ucapan nya karena dia tiba-tiba teringat hidung nya yang sama seperti Xia Junsu saat di tinju wajah nya oleh Jia Li.
“Ya, nasib ku sama seperti dirimu! aku juga di tinju wajah nya oleh putri Liu Mei dengan sangat keras, bahkan bukan itu saja aku juga di tendang perut nya hingga badan ku membentur tiang istana dengan sangat keras!!” Xia Junsu mengatakan itu dengan nada kesal saat mengingat dirinya di tertawakan oleh kedua putra mahkota itu!
__ADS_1
Mereka yang mendengar itu terdiam karena kaget dan setelah itu..
Hahahahaha....
Kaisar Xia, permaisuri, pangeran Xia Jin serta pangeran Xia Mo tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan putra mahkota Xia Junsu, betapa malang nya nasib putra mahkota Xia Junsu yang bisa kalah oleh seorang putri!!
“Berhenti tertawa!” sungguh sangat malu saat ini dirinya karena di tertawakan oleh anggota keluarganya, Xia Junsu menatap mereka semua dengan tajam jika saja dirinya saat itu menyadari jika putri Liu Mei akan menendang nya, mungkin kejadian itu tidak akan pernah terjadi!!
Akhirnya anggota kekaisaran Xia berhenti tertawa saat menyadari jika putra mahkota Xia Junsu sangat kesal pada mereka
“Malang sekali nasib mu!” ejek pangeran Xia Mo dan Xia Jin
“Berhentilah mengejek ku!”
Permaisuri Xia Wei pun mengobati luka-luka putra mahkota Xia Junsu, dan setelah selesai mereka kembali beristirahat karena tadi saat putra mahkota Xia Junsu datang mereka baru saja hendak beristirahat tapi tertunda karena harus mengobati luka-luka Xia Junsu.
Akhirnya malam itu kemalangan datang pada putra mahkota Xia Junsu, dan malam itu juga ketiga putra mahkota resmi saling berlomba-lomba untuk mengejar cinta putri Liu Mei atau lebih tepatnya cinta Jia Li.
Sedangkan Jia Li sendiri dia hanya acuh saja, karena mau sekeras apapun Han Lian dan Xia Junsu mengejar nya, cinta nya hanya untuk Yui Einstein saja!
Tapi dia tidak akan mengatakan pada Yui jika dia juga mencintai nya, dia hanya akan membuat semua itu berjalan semestinya hingga waktu saat dirinya untuk mengatakan cinta pada Yui tiba!
----------------------
__ADS_1
Jangan lupa like, Comen, vote and rate nya🤗
Dukungan kalian, semangat untuk Author♥️