
Sepuluh hari telah berlalu, dimana besok adalah hari dimana Zu akan kembali ke kekaisaran Liu, Hong Shilin yang akan di tinggalkan oleh Zu hanya mampu memperlihatkan wajah murung nya sepanjang hari.
Ayolah, dia belum siap harus berpisah dengan kekasih nya itu hiks😭. Biarkanlah kalian mengatakan diriku lebay, karena memang itu kenyataan nya!.
Seperti sekarang Zu dan Hong Shilin sedang berada di tempat favorit mereka, yaitu di gazebo belakang kediaman Hong Shilin.
Masih dengan di temani oleh seteko teh dan beberapa cemilan, Hong Shilin memeluk Zu dengan erat tanpa berniat melepaskan nya.
Zu hanya mampu menghela nafas panjang melihat Hong Shilin seperti itu, apa Hong Shilin tidak lelah terus memeluk nya?.
“Zu?” panggil Hong Shilin.
“Hem, ada apa sayang?” jawab Zu dengan menatap wajah Hong Shilin yang di benamkan di dada bidang nya.
Hong Shilin menengadah kan kepala nya dan menatap Zu.
“Tidak bisakah kau mengundur kepulangan mu?” tanya nya dengan sendu.
Lagi-lagi Zu menghela nafas panjang.
“Tidak bisa sayang” jawab Zu dengan lemah.
“Kenapa?”
“Besok adalah hari pernikahan King kami, jadi aku tidak bisa mengundur kepulangan ku. mereka sudah menunda pernikahan mereka karena ingin aku hadir di acara pernikahan mereka, jadi maafkan aku sayang, aku tidak bisa mengundur nya” jawab Zu dengan lemah.
Hong Shilin yang mendengar itu menunduk kan kepala nya.
“Oh ya, apakah anggota keluarga kalian tidak mendapat undangan untuk hadir di acara pernikahan King?” tanya Zu dengan bingung.
Hong Shilin yang mendengar pertanyaan itu seketika mengangkat wajah nya dan tersenyum dengan senang, ah dia baru ingat jika keluarga nya mendapatkan undangan itu!.
“Dapat! aku baru ingat Zu hahaha” Hong Shilin tertawa dengan senang.
Zu tersenyum dengan lebar saat melihat Hong Shilin kembali ceria, dia pun mengacak rambut Hong Shilin dengan gemas.
“Kau ini! tidak sedih lagi hem?”
“Tentu saja tidak! karena besok aku bisa bertemu dengan mu lagi!” jawab Hong Shilin dengan ceria.
“Sebegitu nya tidak bisa jauh dari ku kah?” goda Zu.
“Tentu saja! aku tidak mau kekasih ku di ambil oleh lalat-lalat liar saat dirinya kembali kekaisaran Liu!” dengus Hong Shilin.
Zu tersenyum tipis saat mendengar ucapan Hong Shilin.
“Bagaimana bisa aku di ambil oleh lalat-lalat liar, sedangkan aku hanya mencintai mu?”
Hong Shilin yang mendengar itu tersenyum malu, rona merah mulai terlihat di pipi nya.
“Ya siapa tahu kan? mereka akan mengambil mu jika mereka mempunyai kesempatan!” jawab Hong Shilin.
“Bagaimana mereka akan memiliki kesempatan, sedangkan aku tak memberi nya?” ucap Zu lagi dengan senyum nya.
Hong Shilin yang mendengar ucapan Zu menatap Zu kesal, selalu saja bisa membalas ucapan nya huh!.
“Zu?! kau menyebalkan huh!” Hong Shilin memalingkan wajahnya karena kesal.
“Hahaha, aku bukan nya menyebalkan sayang, tapi ucapan ku adalah kenyataan. mereka tidak akan bisa mengambil ku karena aku hanya mencintai mu, dan mereka tidak akan bisa mendekati ku karena aku tak akan memberi mereka kesempatan!.
Bukankah aku sudah pernah mengatakan nya padamu? aku akan menjaga perasaan mu sayang, aku tidak akan membiarkan dirimu tersakiti karena sifat bajjingan ku!” ucap Zu dengan mengusap wajah cantik Hong Shilin.
Sedangkan Hong Shilin hanya mampu tersenyum, Tuhan? kebaikan apa yang pernah aku perbuat di kehidupan masalalu ku, hingga engkau mengirimkan pria seperti Zu di hidup ku?.
Apakah ini yang dinamakan, kau akan bahagia ketika sudah melalui rintangan kehidupan mu?.
“Terimakasih!” ucap Hong Shilin dengan lembut dan kembali memeluk Zu.
“Terimakasih kembali!” ucap Zu dan memeluk Hong Shilin lalu membenamkan wajahnya di leher Hong Shilin.
“Untuk apa?” tanya Hong Shilin dengan bingung.
__ADS_1
“Karena kau sudah mau menerima diriku yang seorang bajjingan ini, mau menerima diriku yang sudah terlalu banyak bermain wanita, bahkan aku sangat tidak pantas untuk dirimu” jawab Zu dengan lirih.
Hong Shilin menghela nafas panjang mendengar itu.
“Kita memiliki kekurangan masing-masing Zu, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, dan tidak ada manusia yang tidak pantas untuk manusia lainnya.
Kau dan aku memiliki kekurangan, kita bertemu dan saling mencintai untuk menutupi kekurangan kita masing-masing.
Aku menerima dirimu dengan sepenuh hati aku tidak pernah memandang masalalu mu, karena bagiku masa sekarang adalah yang terpenting!.
Aku dan dirimu bertemu hingga bisa bersama sampai sekarang karena sudah takdir Zu, dan aku sangat bahagia di takdir kan dengan pria seperti mu.
Pria yang sudah mampu membuat ku berubah menjadi seperti dulu lagi, dan pria yang mampu membuat hati ku berdetak setiap saat karena melihat dirimu.
Kau, pria terbaik yang pernah aku temui.
Dan aku, bersyukur dapat mencintai mu dan dicintai oleh mu.
Kau, adalah hidup ku, sayang..”
Ucapan Hong Shilin itu mampu membuat Zu terharu dan semakin membuat Zu memeluk erat Hong Shilin, dia sungguh bersyukur dapat bertemu dengan perempuan seperti Hong Shilin.
Dia mau menerima dirinya dengan sepenuh hati, padahal Hong Shilin bisa mencari pria yang lebih baik dari dirinya.
Tapi Hong Shilin? dia tidak mencari pria lain dan lebih memilih nya.
“Ya, aku adalah hidup mu, dan dirimu adalah hidup ku!” ucap Zu dengan lirih.
Hong Shilin tersenyum mendengar ucapan Zu dan membalas pelukan Zu.
Ya, Zu adalah hidup nya, dan dirinya adalah hidup Zu.
Kita ada karena takdir, dan dia bersyukur di takdir kan untuk hidup dan mencintai pria seperti Zu.
Zu, pria dingin, kejam dan bengis saat berhadapan dengan musuh telah berubah karena seorang gadis yang bernama Hong Shilin, bahkan Zu yang seorang pemain wanita telah lenyap digantikan dengan Zu seorang pria yang sangat menjaga hati gadis-nya.
Dan Hong Shilin yang sangat pemberontak, pembangkang, dan selalu membuat ulah serta yang selalu membuat keluarga Hong setiap hari nya naik darah sudah berubah.
Dia sekarang sudah berubah menjadi gadis seperti yang lain nya, anggun, beretika, dan penurut, bahkan sekarang tutur kata nya telah berubah.
Tidak kasar seperti dulu, dan itu semua karena seorang pria bernama Zu, ketua Beta dari organisasi Black Wolf.
Tidak ada seorang pun yang mengetahui bagaimana takdir mereka kedepan nya, karena semua itu sudah di rencanakan dan tersusun rapih oleh yang di atas.
Zu dan Hong Shilin dapat bersama dan bertemu itu semua tidak luput dari rencana Tuhan, Tuhan maha adil, dia tidak tidur.
Dia tahu semua penderitaan Hong Shilin dan bagaimana hancur nya hidup Hong Shilin, hanya karena rasa iri kakak nya, oleh karena itu dia mengirim kan seorang pria seperti Zu di hidup Hong Shilin.
Dia akan menjaga Hong Shilin dan mencintai Hong Shilin seumur hidupnya, karena mencari gadis seperti Hong Shilin sangat sulit.
Ya, dia tidak akan mengecewakan Hong Shilin karena sifat bajjingan nya.
Setelah adegan haru-haruan itu selesai Zu dan Hong Shilin kembali melanjutkan santai-santai mereka, mereka menikmati hari terakhir kebersamaan mereka dengan sebaik mungkin.
Saat mereka sedang bersenda gurau, lagi dan lagi aktivitas mereka di ganggu oleh kedatangan seseorang yang tak lain adalah Hong Xinian dan Hua Junyi.
Sebenarnya Hong Shilin sudah curiga jika kakak nya itu memiliki hubungan dengan tuan muda Hua itu, tapi dia hanya acuh dan tak menghiraukan nya.
“Mei-mei?” panggil Hong Xinian dengan lirih.
“Ada apa lagi kau kesini? tidak lelah kah kau selalu mendatangi ku setiap hari dan selalu meminta maaf?” cibir Hong Shilin dengan ketus.
Ya, setelah kejadian waktu itu dimana Hong Shilin menolak permintaan maaf Hong Xinian, Hong Xinian selalu mendatangi nya dan selalu meminta maaf pada nya.
Hingga membuat Hong Shilin risih dan muak.
Dan sial nya, dia selalu datang bersama Hua Junyi!.
“Mei-mei maafkan Jiejie” Hong Xinian menunduk tidak berani menatap adik nya itu.
“Tidak kah kau lelah?” tanya Hong Shilin.
__ADS_1
Hong Xinian hanya terdiam dengan wajah yang menunduk.
Hong Shilin yang melihat itu menghela nafas panjang.
Sial, kenapa dia tiba-tiba menjadi kasihan?!.
Ck, menyebalkan!.
“Angkat kepala mu!” perintah Hong Shilin.
Hong Xinian yang mendengar itu segera mengangkat kepala nya dan menatap sendu ke arah Hong Shilin.
“Dengarkan baik-baik, aku tidak akan mengatakan hal ini dua kali” Hong Xinian yang mendengar itu mengangguk lemah.
“Aku akan memaafkan mu, tapi dengan satu syarat!” Hong Shilin menjeda ucapan nya dan menatap datar ke arah Hong Xinian.
Hong Xinian yang mendengar itu berbinar bahagia dan dia pun mengangguk dengan cepat.
“Apa Mei-mei, apa syarat nya? Jiejie akan memenuhi apapun syarat mu, asal kan dirimu mau memaafkan Jiejie” tanya Hong Xinian dengan bahagia.
Hua Junyi yang melihat kekasih nya itu kembali bahagia, tersenyum simpul dan memeluk bahu Hong Xinian.
“Kau, jangan pernah menampakan dirimu lagi di hadapan ku! dan aku ingin ini yang terakhir kali nya kau berada di hadapan ku!” ucap Hong Shilin dengan dingin.
Hong Xinian yang mendengar itu tertegun begitupun Hua Junyi dan Zu, mereka tidak menyangka ternyata syarat yang dimaksud Hong Shilin adalah ini!.
“Ta-tapi Mei-mei--” Hong Xinian kembali murung dan kembali terisak.
“Jika kau tidak mau tidak apa-apa, kau bisa pergi dari sini tanpa mendapatkan maaf ku!” ucap Hong Shilin dengan dingin.
Hong Xinian yang mendengar itu hanya mampu menangis di dalam pelukan kekasih nya, dan Hua Junyi hanya mampu menenangkan kekasih nya itu.
”Kita pergi Nian'er” ucap Hua Junyi dengan lirih.
“Ta-tapi Junyi?”
“Apa kau tidak mau mendapatkan maaf dari adik mu?”
“Bu-bukan seperti itu!” Hong Xinian kembali menangis dan menatapa adik nya dengan sendu.
Sakit sekali hati nya saat Hong Shilin memberikan syarat seperti itu pada nya.
“Lebih baik kita pergi, aku yakin dengan seiring berjalannya nya waktu, adik mu pasti akan mau menemui mu lagi. dia melakukan ini karena tidak mau kembali merasakan sakit hati karena dirimu Nian'er” jelas Junyi dengan lembut.
Hong Xinian tak menjawab ucapan Junyi dan menatap Hong Shilin dengan air mata yang masih mengalir deras membasahi pipinya, setelah itu dia pun pergi dari sana bersama Hua Junyi.
Setelah kepergian Hong Xinian, Hong Shilin menutup wajah nya dengan kedua tangan nya dan setelah itu dia pun terisak.
Jika kalian berfikir dia tidak sakit saat mengatakan syarat nya, kalian salah! sungguh dia sakit saat mengatakan itu, tapi rasa sakit nya kalah dengan rasa kecewa yang dia rasakan.
Zu yang melihat kekasih nya menangis membawa Hong Shilin kedalam pelukan nya dan mulai menenangkan Hong Shilin.
“Zu, apa aku salah melakukan ini? hiks hiks” tanya Hong Shilin dengan terisak.
“Sttt, tidak sayang, kau tidak salah. kau melakukan ini hanya sekadar untuk pembelaan mu saja, kau hanya takut kembali merasakan sakit dan kecewa, jadi kau tidak salah sayang” jawab Zu dengan lembut.
“Tapi Zu? hiks hiks”
“Sttt, sudah, aku yakin dengan seiring berjalannya waktu kalian akan kembali seperti dahulu, kau hanya perlu waktu untuk mempercayai dirinya!” jelas Zu.
Hong Shilin hanya mengangguk dan memeluk Zu erat, dia menangis di pelukan Zu untuk menenangkan diri nya.
Rasa sakit dan kecewa yang di berikan Hong Xinian sangat melukai hati Hong Shilin, maafkan keegoisan Hong Shilin yang belum bisa memaafkan Hong Xinian.
Hua Junyi.
Ketua dari organisasi pembunuh bayaran yang berada di kekaisaran Xia, dan tuan muda dari bangsawan Hua.
Jangan lupa like, Comen and vote oke ❤️🤗🤗❤️🤗❤️
__ADS_1