
Pagi itu Zu, Hong Yade dan keenam anggota nya sedang bersiap-siap untuk kembali kekaisaran Xia, setelah tadi malam mereka terpisah akhirnya mereka pun bertemu lagi dan saat Hong Yade mengetahui jika Zu berhasil menemukan bunga malam itu, dia pun menangis haru, dia sangat menyayangi Hong Shilin oleh karena itu saat dia mengetahui jika Hong Shilin teracuni dia sangat hancur.
“Apakah semua nya sudah siap?” tanya Zu pada Hong Yade dan keenam anggota nya.
“Sudah tuan!” jawab Yu Long
“Baiklah” setelah mengucapkan itu Zu pun menaiki kuda nya begitupun dengan yang lainnya.
Setelah itu mereka pun mulai memacu kuda mereka masing-masing untuk keluar dari hutan itu, butuh waktu yang sangat lama untuk mereka berhasil keluar dari kedalaman hutan itu karena pasti ada saja yang menghalangi perjalanan mereka untuk keluar dari hutan.
Sedangkan di tempat lain, Hong Xinian yang sedang menunggu kekasihnya datang terus berjalan mundar mandir dengan resah.
“Kenapa Junyi belum juga datang?!” gumam Hong Xinian sembari menggigit kuku jari nya.
Tak lama setelah Hong Xinian bergumam jendela kamarnya pun terbuka dengan perlahan, Hong Xinian yang menyadari itu bergegas berbalik dan tersenyum dengan senang setelah melihat kekasih nya memasuk kamar nya.
“Kenapa kau lama sekali?!” ucap Hong Xinian pada Hua Junyi setelah Hua Junyi menutup jendela kamar Hong Xinian.
“Ck, jangan kesal padaku! memang nya kau pikir untuk menyusup ke kediaman mu ini gampang?” cibir Hua Junyi dengan menatap Hong Xinian dengan kesal.
“Hahaha, baiklah-baiklah maafkan aku Junyi, aku hanya takut kau tidak menepati ucapanmu!” Hong Xinian memeluk Hua Junyi dengan erat
Hua Junyi pun membalas pelukan Hong Xinian dan mengecup pucuk kepala Hong Xinian dengan lembut.
“Memang nya aku pernah tidak menepati ucapan ku hem?”
Hong Xinian mendongak menatap wajah tampan kekasihnya itu.
Cup~
Hua Junyi mengecup bibir Hong Xinian sekilas dan setelah itu tersenyum manis, begitupun dengan Hong Xinian.
“Tidak!” jawab Hong Xinian “Mana obat daun ungu nya?” lanjut nya
“Ini?” Hua Junyi mengeluarkan obat itu dan memberikan nya pada Hong Xinian.
Hong Xinian pun melepaskan pelukannya dan tersenyum dengan sinis.
“Apa kau yakin akan melakukan nya sayang ku?” Hua Junyi menatap Hong Xinian dengan cemas.
“Tentu saja!” jawab nya yakin
“Tapi aku khawatir para anggota Black Wolf yang menjaga Hong Shilin akan mengetahui nya Nian'er! kau tahu bukan jika mereka mengetahui nya kau akan dalam bahaya!”
Hong Xinian yang melihat raut cemas di wajah tampan Hua Junyi pun tersenyum manis.
__ADS_1
“Percayalah aku tidak akan kenapa-kenapa!”
“Tapi Nian'er--”
“Kau percaya padaku bukan?”
Hua Junyi yang mendengar itu menghela nafas panjang.
“Baiklah! tapi aku mohon berhati-hati lah, aku tidak ingin kau kenapa-kenapa. percayalah walaupun aku juga mempunyai organisasi, tapi organisasi ku tidak sehebat Black Wolf!” Hua Junyi kembali memeluk Hong Xinian dan membenamkan wajahnya di ceruk leher Hong Xinian.
Hong Xinian yang mendengar itu tersenyum tipis dan mengelus kepala Hua Junyi dengan sayang, apakah tindakan nya ini benar? disatu sisi dia sangat ingin membuat Hong Shilin lebih menderita, tapi disisi lain jika dia melakukan hal ini ada seseorang yang sangat mengkhawatirkan nya jika dia kenapa-kenapa!
Kenapa dia menjadi bimbang seperti ini?!
Kenapa dia menjadi lemah seperti ini?
Kenapa dia menjadi takut, takut jika dia melakukan hal ini dia akan di ketahui oleh anggota Black Wolf yang menjaga Hong Shilin?!
Apakah rasa benci nya pada Hong Shilin perlahan-lahan sudah luntur? karena sekarang dia sudah memiliki Hua Junyi disisi nya?
Apakah benar seperti itu?
Kenapa sekarang diri nya menjadi seperti ini?
Hua Junyi, sebenarnya siapa dirimu? kenapa kau bisa membuat diriku yang sangat jahat ini bisa perlahan berubah?!
Seolah-olah sifat dirinya yang jahat dan baik itu bertentangan, terkadang timbul niat ingin membunuh Hong Shilin tapi terkadang dia merasa itu perbuatan tidak baik dan akhirnya tidak tega.
Apakah benar ini karena Hua Junyi, atau karena hal lain?
Apakah benar rasa benci nya pada Hong Shilin perlahan-lahan memudar?
Apakah benar begitu?
Nyutt
“Aww--” Hong Xinian meringis sakit ketika kepala nya tiba-tiba terasa sakit.
“Sayang kau kenapa?” Hua Junyi melepaskan pelukannya dan menatap Hong Xinian dengan khawatir.
“Entahlah, tiba-tiba kepala ku sangat sakit” Hong Xinian menggeleng kan kepala nya dengan pelan.
“Apa perlu aku panggil kan tabib?” tanya Hua Junyi dengan khawatir.
“Tidak! jika kau memanggil tabib orang-orang akan mengetahui jika kau berada disini nanti!”
__ADS_1
“Kau benar!” Hua Junyi menghela nafas lelah “Jika seperti ini aku menjadi sangat ingin cepat-cepat menikah dengan mu!” gerutu Hua Junyi dengan kesal.
“Apa kau bilang?” Hong Xinian mengangkat sebelah alisnya.
“Nikah yuk?” ucap Hua Junyi dengan tatapan polos.
“Hah?”
“Ayok nikah! tunggu apa lagi sih? Hong Shilin sekarang sudah sekarat, jadi apalagi yang kau tunggu? setiap aku mengajak mu untuk serius pasti kau memiliki beribu alasan untuk menolak nya! aku jadi curiga, apa kau tidak benar-benar mencintai ku?” Hua Junyi berucap dengan serius dan menatap tajam Hong Xinian.
Dia sudah beribu kali mengajak Hong Xinian untuk menikah tapi selalu ada saja alasan nya untuk menolak ajakan nya itu, apa jangan-jangan Hong Xinian benar-benar menginginkan Zu? dan dirinya hanya dimanfaatkan saja?
“Apa kau selama ini hanya memanfaatkan diriku saja?” tanya nya dengan dingin.
Glekk
Hong Xinian menelan saliva nya dengan kasar, kenapa Hua Junyi berpikiran seperti itu?
Memanfaatkan dirinya? jujur, dulu memang pernah dirinya berfikir seperti itu, tapi sekarang dia tidak pernah memikirkan untuk memanfaatkan Hua Junyi.
Jika Hua Junyi sudah berhasil membuatnya jatuh cinta, lalu kenapa dirinya hanya memanfaatkan Hua Junyi? sungguh konyol!
Hua Junyi yang melihat Hong Xinian terdiam tersenyum sinis, jadi benar Hong Xinian hanya memanfaatkan nya saja? akhirnya dia pun tersenyum getir.
“Jawab Nian'er! apa benar kau hanya memanfaatkan ku saja?! kenapa kau diam!” tanya Hua Junyi lagi.
“Tidak!” Hong Xinian menjawab dengan cepat dan menatap lekat Hua Junyi.
“Kenapa kau bisa berpikiran seperti itu Junyi?! aku tidak pernah memanfaatkan mu! aku benar-benar mencintai mu!” jawab Hong Xinian dengan lirih.
“Aku akui, aku memang jahat, aku tidak sebaik nona muda lainnya, aku munafik dan aku licik! kau tahu itu bukan? tapi jika soal perasaan aku tidak pernah main-main pada mu Junyi! aku benar-benar mencintai mu!” lanjut nya dengan tersenyum getir.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like, Comen and vote 🤗❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Mulai besok up nya bakal normal lagi jam 2an, karena besok Author libur hohoho🤣🤣
__ADS_1
Mayan, libur nya seminggu jadi bisa nyari ide dengan leluasa, tanpa mikirin pelajaran dulu haha🤣🤣🤣