
Kenapa? kenapa rasa penyesalan selalu datang setelah kita menyadari dan kehilangan semua nya?
Jika boleh memilih aku sangat ingin mengubah nya dan menebus semua nya..
Apa aku pantas di sebut sebagai seorang ayah?
Ayah? sepertinya sebutan itu sangat tidak pantas untuk diriku yang sangat hina ini bahkan melebihi seekor binatang!
Ayah mana yang tega menyakiti anak nya dari fisik hingga batin nya? selalu menyalahkan nya atas kesalahan yang tidak pernah dia buat
Dia, dia hanya ingin sebuah kasih sayang saja jika tidak bisa mencurahkan semua nya setidaknya beri dia sedikit kasih sayang mu!
Apa sesulit itu untuk memberikan nya kasih sayang? jawab aku, apa sesulit itu memberinya kasih sayang? hingga kau tega menyakiti nya hingga akhir hayat nya!
Semua nya sudah terlambat, semua nya sudah berubah dia sudah meninggalkan mu selama nya.
Sekarang yang ada di hadapan mu adalah jiwa yang berbeda, jiwa yang tak akan pernah bisa kau gapai kecuali kau mampu membuat hati beku nya mencair!
Walaupun aku sangat membenci mu karena perlakuan mu yang tidak manusiawi padaku, tapi rasa sayang ku padamu mengalahkan semua nya!
Semoga kau bahagia, Ayah
Aku selalu mendoakan mu dari sini
Aku bahagia walaupun kau tak pernah menganggap ku:)
Diary putri Liu Mei
Sang putri Terbuang
…ᘛ⁐̤ᕐᐷ
“Mei'er kau kembali sayang” ucap lirih kaisar Liu
__ADS_1
Sakit, hati ku sakit mendengar kata-kata itu lagi, kenapa? kenapa baru sekarang kau mau menyebut nya dengan penuh kasih sayang kembali setelah dia tidak ada.
Jia Li masih terdiam dengan sejuta rasa sakit di hati nya yang sekarang sedang dia rasakan, aku rapuh melihat airmata nya yang sebentar lagi akan jatuh karena rasa penyesalan nya yang teramat dalam, semua sudah terlambat dia sudah tidak ada di dunia ini lagi, kau.. kalah!
“Bisa kita masuk” ucapan itu meluncur dengan sendiri nya dari bibir Jia Li dengan dingin, Jia Li terlalu sesak untuk banyak berbicara, dia butuh ketenangan.
Kaisar Liu sangat sakit mendengar ucapan dingin itu tapi dia tetap mengangguk dan menyuruh Jia Li serta yang lain nya masuk, biar bagaimana pun berbicara di luar tidak baik
“Baik, ayo kita masuk kau pasti lelah”
“Jingmi ayo masuk” ajak Jia Li
Jingmi mengangguk, dia memang sudah sangat lelah. akhirnya semua kembali memasuki ruangan itu begitupun dengan orang-orang kekaisaran Xia dan Han, Han Lian dan Xia Junsu yang sedari tadi melihat interaksi kaisar Liu dan putri Liu Mei menatap mereka heran, mungkin sebentar lagi mereka akan mengetahui kenapa kaisar dan putri Liu Mei tidak berhubungan baik
Setelah semua duduk di kursi masing-masing mereka terdiam dengan pikiran masing-masing, Jia Li masih merasakan sakit di hatinya, jingmi bermain dengan Chen yang duduk di samping nya, kaisar dan putera mahkota Liu Yang, para pangeran dan selir duduk di singgasana masing-masing, sedangkan orang-orang kekaisaran Xia dan Han duduk di kursi yang berada di hadapan Jia Li
Kaisar Liu menatap sendu putri Liu Mei, jika di ijinkan dia sangat ingin berlari dan memeluk putri Liu Mei, dia sangat ingin menebus semua kesalahan nya, dia sangat ingin menangis, menangis dengan sekencang-kencangnya di pelukan putri nya yang dia abaikan itu.
Jia Li berpaling menatap putra mahkota Liu Yang, dan setelah itu menjawab
“Aku kesini ingin melihat kabar kalian, dan ya dia mengijinkan aku pergi asalkan tidak terlalu lama” jawab Jia Li
“Dia siapa? selama ini kau tinggal dimana Mei'er?” tanya kaisar Liu dengan bingung dan menatap putri Liu Mei
“Cih, apa peduli mu” decih putra mahkota Liu Yang dengan sinis
Kaisar yang mendengar itu menunduk sedih, semua anak nya sudah sangat membenci nya. orang-orang kekaisaran Xia dan Han saling melirik melihat interaksi mereka, ada apa? itulah pertanyaan di benak mereka saat ini
“Putra mahkota, jangan seperti itu dia ayahmu hormati lah dia jika tidak bisa menghormati nya sebagai ayah setidaknya hormati dia sebagai kaisar disini” ucap Jia Li
Ya Jia Li sudah memutuskan akan memaafkan kaisar Liu, dan dia akan menganggap nya sebagai ayah nya walaupun itu terasa sangat sulit tapi dia akan mencoba nya. setidaknya ini lebih baik bukan?
“Dia tidak pantas di hormati!!” ucap putra mahkota Liu Yang dengan geram
__ADS_1
“Putra mahkota! jaga ucapanmu!!” bentak Jia Li dengan keras
Orang-orang yang ada di ruangan sangat terkejut melihat putri Liu Mei yang membentak putra mahkota Liu Yang, begitu pun kaisar Liu
“Mei'er apa maksud mu membela iblis ini hah!! dia sudah menyakiti mu mei'er sadar lah!!” ucap putra mahkota Liu Yang dengan menatap tajam Jia Li
“Jika dia iblis lalu kau apa hah!! kau mengatai ayah mu sendiri iblis? apa kau sadar dengan ucapanmu hah!!”
“Kenapa kau membela nya!!”
“Aku membela nya karena dia ayahku! apa aku salah membela nya!!” marah Jia Li dan dia pun berdiri menatap tajam putra mahkota Liu Yang begitupun putra mahkota dia juga berdiri dan menatap tajam Jia Li
“Apa kau menjadi buta putri!!”
“Kenapa kau marah saat aku membela nya, aku yang disiksa oleh nya, aku yang di tindas oleh nya, aku yang tidak di beri kasih sayang oleh nya! kenapa kau yang marah!!
Jika kau tidak terima, lalu kemana kau saat aku mengalami hari-hari yang buruk seperti itu hah!? kemana kau! aku tanya sekali lagi kemana kau sialan!!
Aku tau aku bodoh dengan memaafkan nya, tapi rasa sayangku terhadap dirinya mengalahkan rasa benci ku! aku sangat menginginkan kasih sayang nya selama ini, apa aku salah memberi nya kesempatan hah!!
Manusia pasti pernah melakukan kesalahan dan untuk orang-orang yang pantas memiliki kesempatan untuk berubah pasti akan datang kesempatan itu, dan apa aku salah memberi nya kesempatan!!
Aku membutuhkan kasih sayang nya! aku selama ini tidak pernah merasakan kasih sayang nya lagi Liu Yang!! Hiks hiks hiks” Jia Li pun terjatuh dan dia terduduk dan menunduk dalam menangis dengan tersedu-sedu
Semua orang yang ada di ruangan tersentak kaget, begitupun dengan Han Lian dan Xia Junsu mereka tak menyangka putri Liu mei pernah mengalami hal seperti itu
Putra mahkota Liu Yang terbungkam sedangkan kaisar Liu menangis dalam diam, Jingmi? dia terkejut Jia Li menangis karena selama ini dia hanya melihat Jia Li menangis saat bersama nya waktu itu saja.
Ya ini kedua kali nya dia menangis di kehidupan ini, dia tidak tau kenapa dia bisa menangis seperti ini dia sudah menahan nya sekuat tenaga untuk tidak menangis, tapi tetap tidak bisa perasaan sakit putri Liu Mei terlalu dalam hingga dia tidak bisa menahan nya lagi.
“Aku rapuh” lirih Jia Li dengan kecil dan jingmi pun berdiri merengkuhnya dalam pelukan nya menyalurkan kekuatan untuk membuat nya tegar
Chen? dia menatap bingung dengan kejadian di depan nya dan melihat Jia Li yang menangis tersedu-sedu, dia pun ikut menangis dan memeluk Jia Li dari samping
__ADS_1