Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
S2. {Kehidupan Zu}


__ADS_3

“I-ini a-apa ma-maksud nya?” tanya Hong Shilin dengan terbata-bata.


Oh ayolah kakak nya hamil di luar nikah? ini benar-benar membuat nya sangat terkejut!!.


“Jangan terkejut begitu sayang” ucap Zu dengan santai dan menggenggam tangan Hong Shilin.


Hong Shilin yang mendengar ucapan Zu menatap Zu dengan wajah bodoh nya.


“Ta-tapi Zu, i-ini?” Hong Shilin menelan saliva nya dengan kasar dan setelah itu kembali menatap Hong Xinian dan Hua Junyi yang masih terduduk dengan menundukkan kepalanya.


“Aku sudah tau, santai saja sayang” Zu berucap dengan acuh dan kembali menatap kedua sejoli yang berada di tengah-tengah mereka itu dengan datar.


Plakk..


Sebuah pukulan mendarat mulus di kepala Zu dengan lumayan keras.


“Aww, sayang kau?!” Zu mengusap kepala nya dan menatap Hong Shilin dengan kesal.


“Santai kepala mu! apa berita ini masih bisa membuat ku santai hah?! ini sungguh mengejutkan ku sialan!!” ucap Hong Shilin dengan geram.


Hong Yade yang berada di samping kiri Hong Shilin menatap kedua orang yang sedang ribut itu dengan datar.


“Sttt, berisik!!” desis nya dengan dingin.


Hong Shilin yang mendengar desisan kakak nya itu menatap Hong Yade dengan bingung, pasal nya sejak kapan kakak nya bisa berekspresi dengan datar dan sedingin itu?.


“Hehehe, maaf Ge” Hong Shilin menatap kakak nya itu dengan cengengesan nya.


Lalu Hong Yade pun kembali menatap ke arah depan nya dan menghiraukan Hong Shilin.


‘Huftt, kenapa aku tiba-tiba menjadi takut pada nya? dan apa-apaan itu tadi ekspresi nya?! sejak kapan Gege memiliki ekspresi seperti itu?! ’ batin Hong Shilin dengan bingung.


“Jadi kapan kau akan menikahi putri ku hah?!” suara tuan Hong yang kembali terdengar membuat Hong Shilin mengalihkan perhatian nya.


“Tuan Hong, sebaiknya kita cepat nikahkan saja mereka” ucap tuan Hua yang sedari tadi hanya diam melihat kemarahan tuan Hong pada anak nya dan putri pertama nya itu.


Bagaimana pun kabar ini sangat mengejutkan bagi keluarga besar mereka, mereka tidak menyangka seorang Hua Junyi yang terkenal tidak pernah dekat dengan seorang gadis pun tiba-tiba saja dia menghamili putri orang.

__ADS_1


Benar-benar membuat dia sangat ingin mencabik-cabik wajah putra nya itu! jika ingin menikah bilang saja jangan malah melakukan hal-hal yang membuat keluarga malu, toh mereka akan merestui hubungan kedua nya jika mereka berdua mengatakan pada mereka.


“Dan kau Hua Junyi, ayah tidak menyangka kau akan melakukan hal seperti ini! kenapa kau tidak mengatakan pada ayah jika kau ingin menikah hah?! kenapa malah melakukan hal yang membuat keluarga kita malu?! kau benar-benar membuat ayah sangat ingin menghajar mu!!” ucap tuan Hua pada Hua Junyi.


Hua Junyi yang melihat kemarahan pada ayah nya hanya diam dan tertunduk saja.


“Tuan tolong jangan salahkan Junyi, ini semua salah ku sebenarnya Junyi selalu mengajak ku untuk segera menikah tapi aku selalu menolak nya karena sebuah alasan.


Waktu itu aku terlalu terpaku pada dendam ku dan selalu mengabaikan keinginan Junyi yang ingin menikahi ku, jadi aku mohon tuan jangan salah kan Junyi disini aku yang salah!” ucap Hong Xinian dengan lirih.


Tuan Hua dan semua orang yang mendengar ucapan Hong Xinian terdiam, dendam? apa maksud nya.


“Dendam apa maksud mu Nian'er?” tanya tuan Hong dengan bingung dan mengernyit kan dahi nya.


Hong Xinian yang mendengar itu terdiam.


“A-aku? a-aku?”


“Tidak ini bukan salah Nian'er ayah, ini semua salah ku, aku yang tidak bisa menjaga Nian'er hingga membuat nya hamil di luar nikah, a-aku memang sangat bajjingan!” ucap Hua Junyi dan memotong pembicaraan Hong Xinian.


Zu yang mendengar ucapan Hua Junyi memutar bola mata nya dengan malas.


“Aku bahkan lebih bajjingan dari mu, tapi aku tidak melakukan hal yang memalukan seperti itu!” celetuk Zu dengan jengah.


Lagi-lagi ucapan Zu membuat semua orang yang berada di ruangan itu kebingungan.


Sedangkan Hong Shilin berdecak kesal mendengar ucapan suami nya itu.


“Sebaiknya kita cepat putuskan saja kapan mereka menikah, kepala ku menjadi sangat pusing memikirkan mereka berdua!” ucap tuan Hong dengan lelah dan memijit pelipisnya.


“Bagaimana jika dua hari lagi mereka menikah tuan Hong, bagaimana pun sebuah pernikahan memerlukan waktu untuk menyiapkan nya” saran tuan Hua.


“Baiklah jika itu yang menjadi keputusan mu, aku akan mengikuti nya saja!” jawab tuan Hong.


“Maafkan atas kelakuan putra ku tuan Hong, dia benar-benar membuat ku sangat malu di hadapan keluarga besar kalian!” ucap tuan Hua dengan penuh sesal.


“Hah sudah lah, ini semua sudah terjadi toh mau marah pun percuma karena itu akan membuang-buang tenaga kita saja” helaan nafas panjang keluar dari bibir tuan Hong, dia benar-benar lelah!.

__ADS_1


“Kau benar, sekali lagi maafkan putra ku tuan!” ucap tuan Hua.


Tuan Hong hanya mengangguk, dan setelah itu keputusan pun telah di buat mereka akan menikah dua hari lagi, jangan sampai kabar mengerikan ini terdengar oleh penduduk ibukota kekaisaran Xia, karena itu sangat memalukan bagi kedua bangsawan besar itu!!.


Setelah pertemua itu selesai mereka kembali ke kediaman masing-masing begitupun dengan Zu dan Hong Shilin, saat di pertengahan jalan mereka bertemu dengan pelayan dan menyuruh pelayan itu mengantarkan sarapan untuk mereka ke kediaman mereka.


Karena memang mereka yang belum sempat sarapan tadi jadi mereka kelaparan sekarang.


“Aku tidak menyangka, ternyata Hong Xinian bisa melakukan hal seperti itu” ucap Hong Shilin setelah dia duduk di peraduan nya.


Zu yang mendengar ucapan istrinya itu hanya tersenyum dan ikut duduk di samping istri nya.


“Itulah kenapa aku sangat menjaga mu, aku tidak akan menyentuh mu lebih dari ciuman sebelum kita menikah karena aku tidak ingin membuat mu dan keluarga besar mu malu sayang” Zu mengelus kepala Hong Shilin dengan lembut.


Hong Shilin tersenyum mendengar ucapan Zu lalu dia pun memeluk Zu dengan erat, dia benar-benar beruntung mendapatkan pria seperti Zu di hidup nya.


“Aku tahu, terimakasih!” ucap Hong Shilin.


“Sudah aku katakan itu kewajiban ku, jadi jangan berterima kasih” Zu membalas pelukan Hong Shilin.


Setelah itu sarapan mereka pun datang dan Zu dan Hong Shilin segera sarapan bersama di dalam kediaman mereka, walaupun sudah telat untuk sarapan karena hari yang sudah mulai menjukan siang hari.


Tapi mereka bodo amat, toh mereka sekarang sangat lapar sekali.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like, Comen and vote ❤️🤗❤️🤗.

__ADS_1


__ADS_2