
Setelah Jia Li selesai dengan acara menguliti mereka Jia Li tersenyum dengan penuh kemenangan. Sungguh Jia Li sangat menikmati tangisan mereka.
'Ah rasanya sungguh menyenangkan menyiksa mereka!' batin Jia Li, dengan senyum yang mengembang di bibirnya.
"Sungguh sangat nikmat bukan permaisuri dan putri Liu Yin hihi" ucap Jia Li dengan terkikik kecil.
Jika kalian bertanya bagaimana sekarang rupa permaisuri Annchi dan putri Liu Yin? tinggal kalian bayangkan saja manusia tanpa kulit, yang hanya daging nya saja yang terlihat bahkan sekarang mereka tak memakai pakaian-_- karena Jia Li merobek semua pakaian mereka dengan paksa.
Permaisuri Annchi dan putri Liu Yin sekarang hanya bisa menangis dan meratapi kebodohan nya, sungguh sangat sangat lah kesakitan mereka sekarang, darah berceceran kemana-mana mulai dari yang keluar dari badan dan tangan mereka.
Bau amis darah dari dalam ruangan tercium hingga keluar, bahkan Jingmi dan para prajurit harus menahan mual mereka agar semua isi perut mereka tak keluar.
"Baiklah.. sekarang ucapkan selamat tinggal pada dunia yang mulia permaisuri Annchi dan putri Liu Yin yang terhormat haha" ucap Jia Li dengan sinis dan tawa meremehkan.
"M..ma..ma..af" ucap permaisuri dan putri Liu Yin.
Jia Li yang mendengar itu hanya tersenyum dengan dingin.
"Tapi aku tak membutuhkan kata maaf kalian, selamat tinggal, jika ada kehidupan selanjutnya aku harap kalian tak akan menjadi bodoh lagi" ucap Jia Li
Tak.. Tak..
__ADS_1
Jia Li menebas kepala mereka berdua yang tengah berbaring dilantai, sekarang darah yang ada di ruangan itu bertambah banyak dan bau amis menguar kemana-mana.
Setelah Jia Li selesai dengan acara penyiksaan itu dia keluar dengan santai nya seolah tak terjadi apa-apa, Jingmi dan para prajurit yang melihat Jia Li sudah keluar pun menunduk hormat, mereka hanya bisa gemetar ketakutan sekarang ini.
"Jingmi mari kita pergi, kita harus bersiap-siap untuk datang ke acara kremasi permaisuri dan putri Liu Yin" ucap Jia Li dengan dingin tapi ucapan Jia Li itu terdengar sangat bahagia di telinga mereka.
"Oh ya kalian para prajurit bawa mayat permaisuri dan putri Liu Yin ke hadapan kaisar" perintah Jia Li
Para prajurit dan Jingmi yang mendengar ucapan putri Liu Mei menganga tak percaya, putri Liu Mei membunuh permaisuri dan putri kerajaan Liu? dan sekarang dia terlihat biasa saja seolah-olah tak terjadi apa-apa? mereka sekarang sangat ingin tahu iblis jenis apa yang sudah bersemayam di tubuh putri Liu Mei!!
Tak menghiraukan tatapan para prajurit dan Jingmi, Jia Li pergi begitu saja dari ruangan penyiksaan itu dan berjalan menuju kamar nya, ia sekarang sangat ingin mandi, dia tak suka bau amis itu melekat lama-lama pada tubuh nya.
Jingmi yang melihat putri Liu Mei pergi pun mengikuti nya.
'Sungguh iblis yang melebih-lebihi iblis!' batin mereka semua dan bergidik ngeri melihat kondisi permaisuri dan putri Liu Yin.
Setelah itu para prajuti membawa mayat permaisuri dan putri Liu Yin ke hadapan kaisar dan menutupi mayat nya dengan hanfu mereka, kaisar yang mendengar permaisuri dan putri nya meninggal pun menangis sejadi-jadinya.
"Chi'er.., Yin'er..." teriak kaisar dengan tubuh gemetar menahan tangisnya.
Para prajurit dan pelayan yang melihat kaisar mereka seperti itu pun hanya bisa memandang iba, mereka tak bisa membayangkan jika kaisar melihat kondisi permaisuri dan putri nya akan seperti apa.
__ADS_1
Kepala yang sudah terlepas dari tubuhnya, tubuh yang sudah tak memiliki kulit, jari-jari tangan yang sudah terlepas, sungguh mereka tak bisa membayangkan nya.
Setelah kaisar sampai di depan tubuh istri dan anak nya, dengan tangan yang bergetar ia mencoba membuka hanfu yang menutupi tubuh mereka, setelah terbuka alangkah terkejutnya ia, kondisi nya sangat sangat mengenaskan! tak bisa melihat lama-lama kondisi istri dan anak nya, kaisar kembali menutupi tubuh mereka, kaisar hanya bisa menangis dan meratapi kebodohan serta nasib istri dan anak nya yang mati di tangan anak nya sendiri.
Kaisar yang terkenal dingin dan kejam di peperangan sekarang tengah menangis dihadapan mayat istri dan anak nya, yang mati di tangan anak kandung nya sendiri. Sungguh takdir yang sangat mengerikan!
Disisi lain, Jia Li yang mendengar kaisar tengah terpukul dan menangis karena istri dan anak nya mati, tengah duduk dan menikmati teh dengan senyum yang terus mengembang di bibir nya, dia sungguh sangat menikmati kaisar yang tengah terjatuh itu, jangan salahkan Jia Li yang kejam, tapi salahkan mereka yang mencari lawan yang salah, dulu memang putri Liu Mei tak akan melawan jika di provokasi tapi berbeda dengan dirinya, jika ada orang yang berani memprovokasi dirinya, dia harus terima tak bisa melihat hari esok.
-----------------------------------------
Hayo coba tebak:
Siapa yang bisa meluluhkan hati dingin nya Jia Li?
Siapa yang bisa membuat Jia Li membuka hati nya?
Dan coba tebak kenapa Jia Li bisa memiliki hati yang begitu dingin?
--------------
Jangan lupa like, Comen,
__ADS_1
rate and vote baby😘