Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
119 "Malam pertama"


__ADS_3

Setelah Jia Li selesai membersihkan diri dia pun keluar dari pemandian hanya dengan menggunakan kain putih polos khas untuk tidur, tak lama saat Jia Li sedang mengeringkan rambut nya Yui pun datang dan setelah menutup pintu nya dia memeluk Jia Li dari belakang


“Kau sangat wangi sayang” Yui berucap dengan menenggelamkan wajahnya pada ceruk leher Jia Li


Jia Li yang mendengar itu merona malu sekaligus geli saat nafas lembut Yui menerpa ceruk lehernya


“Yu-Yui cepatlah mandi, kau bau” Jia Li berucap dengan gugup


Yui terkekeh mendengar ucapan Jia Li ”Aku sudah bau atau kau sudah tidak sabar hem?” goda Yui


“Ck cepatlah sana mandi” decak Jia Li dengan kesal


“Haha oke oke”


Cup~


Yui mencium pipi Jia Li sekilas dan setelah itu berjalan ke arah pemandian, sedangkan Jia Li semakin merona dan dia pun kembali mengeringkan rambutnya


Setelah selesai mengeringkan rambutnya Jia Li pun duduk di depan meja rias nya dan menatap pantulan dirinya di cermin dengan gugup, jika di lihat dengan baik-baik semua orang bisa melihat jika Jia Li terkadang sesekali menggigit bibirnya, sungguh dia sangat gugup!


Tak lama Yui pun keluar dari pemandian dan melihat Jia Li yang terdiam sembari menatap lurus ke cermin, Yui mengernyit bingung melihat Jia Li yang hanya diam, ada apa dengan Lili kecil nya?


“Lili kau kenapa?” Yui bertanya sembari berjalan mendekati Jia Li


Melihat Jia Li tak merespon ucapan nya, Yui pun menepuk pelan bahu Jia Li hingga Jia Li tersentak keget


Puk


“Eh, Yu-yu ada apa?” tanya Jia Li dengan bingung dan membalikan badan nya menghadap Yui

__ADS_1


“Kau kenapa?” tanya Yui


“Eh, hehe ti-tidak” Jia Li memalingkan wajahnya karena jujur dia sangat malu


“Kau gugup eh?” Jia Li tersenyum jahil menatap Jia Li


“Ti-tidak!” sangkal Jia Li dengan cepat


“Aku tidak akan menggigit mu sayang, kenapa kau gugup?”


“A-aku--”


Cup~


Yui mencium bibir Jia Li sekilas, Jia Li semakin merona saat Yui mencium bibir nya, jantung nya semakin berdebar kencang


“Ahh Yu-Yuyu turunkan aku!” Jia Li berteriak kaget karena tiba-tiba Yui menggendong nya


“Kau yakin ingin aku turunkan disini?” Yui berucap sembari melihat kebawah nya


“Ti-tidak jangan!!” Jia Li mengalungkan tangannya ke leher Yui dengan erat


Yui semakin terkekeh melihat Jia Li seperti itu, setelah sampai di tempat tidur Yui pun membaringkan tubuh Jia Li dengan hati-hati, Jia Li yang mendapat perlakuan itu tersenyum manis.


“Kau sangat cantik, tak kalah cantik dari wajah mu di jaman modern” Yui berucap sembari mengelus wajah Jia Li


“Cuma disini pipi mu lebih gembul” Yui melanjutkan ucapan sembari terkekeh kecil


“Ck, menyebalkan!” gerutu Jia Li sembari mengerucutkan bibirnya

__ADS_1


Cup~ Cup~ Cup~


Yui mencium pipi kanan kiri Jia Li dan setelah itu mencium kening nya.


“Sebelum lebih jauh aku ingin bertanya pada mu dulu Lili, apa kau yakin ingin melakukan nya malam ini?” Yui menatap lekat mata hitam Jia Li


Begitu juga Jia Li menatap lekat mata biru milik Yui yang sangat indah menurut Jia Li, dia seperti terhipnotis ketika menatap mata biru itu


“Ya!” Jia Li menjawab dengan mantap


Yui tersenyum lembut saat mendengar jawaban Jia Li, setelah itu dia pun mendaratkan bibirnya pada bibir Jia Li, tak hanya disitu mereka pun mulai beradu lidah mereka berdua dengan mesra.


Setelah cukup lama mereka pun melepaskan ciuman itu dan saling menatap, setelah itu Yui pun menciumi kedua pipi Jia Li, kening, hidung, kedua mata, dan bibir Jia Li dengan lembut


“I Love You My Wife♡♡”


“I Love You Too My Husband♡♡”


Akhirnya Yui pun melanjutkan pekerjaan nya, dia mulai menciumi wajah Jia Li setelah itu turun ke leher jenjang Jia Li, tak hanya di situ dia juga menciumi kedua ekhem nya Jia Li (Ga usah author tulis ya kalian pasti tau sendiri, author malu nulis nya haha🤣)


Setelah itu mereka pun melakukan malam pertama itu dengan penuh gairah, suara-suara mereka berdua memenuhi kamar itu hingga larut malam, melupakan orang-orang yang berada di aula yang sedang melanjutkan pesta pernikahan mereka.


Setelah mereka selesai mereka pun membaringkan tubuh mereka dan mengatur nafas mereka agar kembali normal, jelas sekali terpancar kebahagiaan dari wajah Yui maupun Jia Li, Yui pun membalikkan tubuhnya untuk menghadap Jia Li dan setelah itu melingkar kan tangan nya pada perut Jia Li


“Terimakasih, aku sangat mencintaimu” Yui berucap dengan menciumi pipi Jia Li


Jia Li tersenyum dan memeluk Yui


“Aku juga mencintaimu”

__ADS_1


Setelah itu mereka pun terlelap dengan tenang, dan memasuki alam mimpi masing-masing


__ADS_2