
Disini author mau ngasih tau, saat mereka lagi di kerajaan Benedict mereka berbicara nya pake bahasa Inggris tapi author tulis biasa ya, ga kaya biasa nya yang pake bahasa Inggris terus ada artinya!
(✿ ♡‿♡)
Tiga bulan kemudian
Waktu berlalu dengan cepat hari ini adalah genap tiga bulan Jia Li berada di kerajaan Benedict, ya setelah menyelesaikan pesta pernikahan mereka semua anggota kerajaan Benedict dan Jia Li kembali ke kerajaan Benedict dua hari setelah pesta selesai.
Awalnya Chen sangat memaksa ingin ikut dengan Jia Li tapi karena Chen adalah pangeran di kekaisaran Liu jadi Chen tidak di perbolehkan ikut oleh Jia Li, setelah lama membujuk Chen akhirnya Chen mengangguk pasrah dan melepaskan Jia Li untuk ikut pergi ke kerajaan Benedict dengan syarat Jia Li harus mengunjungi Chen satu bulan sekali.
Jia Li menyetujui persyaratan Chen dan menyuruh beberapa anggota Black Wolf untuk menjaga Chen baik dari dekat atau dari jauh, begitu juga semua anggota keluarga nya Jia Li menyuruh beberapa anggota Black Wolf untuk menjaga mereka.
Saat ini Jia Li sedang berada di taman bersama dengan putri mahkota Chloe, putri kedua Ella dan putri ketiga Jolicia. mereka sedang bercerita entah tentang apa saja, Jia Li hanya kadang tersenyum dan ikut sedikit-sedikit bercerita, entahlah saat ini tubuhnya sangat tidak enak dia sangat lemas.
“Kakak ipar kau kenapa?” tanya putri Ella
Jia Li yang mendapat pertanyaan itu tersentak kaget dan tersenyum
“Aku tidak apa-apa putri” Jia Li berucap dengan memaksakan senyum nya
“Ck kakak, aku kan sudah bilang jangan panggil aku putri kita itu saudara panggil saja aku Ella” gerutu putri Ella dengan mengerucutkan bibirnya
Jia Li yang melihat putri Ella kesal karena ucapan nya terkekeh kecil
“Baiklah-baiklah maaf kan aku”
“Kakak ipar kau benar tidak kenapa-kenapa? wajah mu sangat pucat!” tanya putri mahkota Chloe dengan khawatir
“Ah benarkah?” Jia Li berucap dengan suara rendah, entahlah sekarang dia tiba-tiba pusing, apa dia kekurangan darah?
“Kakak sebaiknya kau beristirahat di kediaman mu saja, aku tidak ingin kakak kenapa-kenapa” putri Jolicia bangkit berdiri dan berjalan menuju tempat Jia Li
“Apa yang di ucapkan Jolicia benar kak, mari kami antar kakak untuk kembali ke kediaman kakak” putri mahkota Chloe pun ikut bangkit berdiri begitu juga putri Ella
Mereka pun pergi dari taman itu dan menuntun Jia Li untuk kembali ke kediaman Jia Li, jujur saja Jia Li sangat pusing jadi mau tidak mau dia akhirnya meminta bantuan mereka untuk menuntun Jia Li
Putri mahkota Chloe memegang tangan kanan Jia Li, sedangkan putri Jolicia memegang tangan kiri Jia Li, putri Ella? dia berjalan di samping putri Jolicia dengan wajah cemas nya
Para pelayan dan prajurit yang melihat wajah pucat putri Jia Li dan para putri yang menuntun Jia Li berjalan melihat mereka dengan bingung, tiba-tiba putri mahkota Chloe berhenti di depan dua pelayan yang melihat mereka dan berucap
“Kau panggilkan putra mahkota Andreson dan katakan padanya jika putri Jia Li sakit, dan kau panggilkan tabib kemari” perintah putri mahkota Chloe dengan dingin
__ADS_1
“Ba-baik putri” kedua pelayan itu pun pergi dari hadapan mereka dan melaksanakan tugas masing-masing
Mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka untuk kembali ke kediaman Jia Li, dengan wajah mereka yang kembali khawatir
Salah satu pelayan yang sudah sampai di ruangan rapat istana di hadang oleh prajurit penjaga ruangan itu
“Kau berhenti!” ucap salah satu prajurit penjaga itu
“Ada apa sih?” tanya pelayan itu dengan kesal
“Apa-apaan kau ini, kenapa kau ingin menyerobot masuk begitu saja! apa kau ingin di hukum!”
“Ini penting! aku harus menyampaikan sesuatu pada putra mahkota tentang putri Jia!”
“Apa kau tidak berbohong?”
“Untuk apa aku berbohong! cepat kau masuk ke dalam dan ucapkan pada putra mahkota jika aku ingin berbicara penting mengenai putri Jia”
“Baiklah kau tunggu di sini”
Setelah itu prajurit itupun masuk ke dalam ruangan itu dan menyampaikan maksud pelayan itu, setelah pelayan itu di ijinkan masuk prajurit itupun keluar
Tanpa berbasa-basi lagi pelayan itu pun masuk dengan langkah seribu
“Hormat hamba yang mulia raja, putra mahkota dan para pejabat istana, maafkan atas kelancangan hamba yang menggangu rapat kalian” ucap pelayan itu dengan membungkuk
“Cepat katakan ada apa dengan putri Jia” raja Ken bertanya mendahului Yui yang sudah ingin membuka mulutnya
Yui yang melihat raja Ken bertanya seperti itu melirik kesal.
“Mohon ampun yang mulia, tadi hamba bertemu dengan putri mahkota Chloe dan yang lainnya yang sedang membawa putri Jia kembali ke kediaman nya dengan wajah pucat, hamba hanya di suruh menyampaikan pada putra mahkota Andre jika putri Jia sakit” ucap pelayan itu dengan menunduk kan kepala nya
Yui yang mendengar ucapan pelayan itu seketika bangkit berdiri mengangetkan raja Ken yang berada di sebelah nya
“Putri Jia sakit?” tanya Yui dengan khawatir
“Benar putra mahkota”
“Ayah aku akan kembali ke kediaman terlebih dahulu, aku ingin memastikan istri ku” ucap Yui dengan cemas dan dia pun berjalan keluar tanpa mendengar jawaban raja Ken
Sedangkan pelayan tadi juga pamit undur diri setelah mendapat kan perintah raja Ken,
__ADS_1
“Ck anak sialan! aku belum menjawab ucapan nya dia sudah pergi!” gerutu raja Ken dengan kesal
Akhirnya rapat itupun di berhentikan karena raja Ken juga ingin melihat keadaan menantu nya itu, setelah semua pergi raja Ken berjalan menuju kediaman nya untuk mengajak ratu Amanda menjenguk Jia Li.
-------------
Silsilah keluarga kerajaan Benedict
Raja Kendrick Benedict & Ratu Amanda Knox
Dipanggil raja Ken dan ratu Amanda
Anak :
~ Putra mahkota Andreson Benedict (Anak Pertama)
~ Putri mahkota Chloe Benedict (Anak kedua)
~ Putri Ella Benedict (Anak ketiga)
~ Pangeran Gail Benedict (Anak keempat)
~ Pangeran Rey Benedict (Anak kelima)
~ Putri Jolicia Benedict (Anak keenam)
Jadi :
1) putra mahkota Andreson Benedict
2) pangeran pertama Gail Benedict
3) pangeran kedua Rey Benedict
Terus
1) putri mahkota Chloe Benedict
2) putri kedua Ella Benedict
3) putri ketiga Jolicia Benedict
__ADS_1