Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
112 "Melamar"


__ADS_3

Sore sudah berganti malam, di kediaman Jia Li dia dan Chen sedang bersiap-siap karena malam ini adalah malam terakhir pesta ulang tahun dirinya, tapi entah kenapa sedari tadi jantung nya terus berdetak tidak karuan dia tiba-tiba merasa sangat gugup, ada apa sebenarnya?


‘Entah kenapa aku tiba-tiba merasa sangat gugup dan kenapa jantung ku sedari tadi terus berdetak dengan kencang!’ batin Jia Li dengan bingung


Huftt


Akhirnya Jia Li pun menghembuskan nafas dengan kasar, setelah itu dia pun mulai menggendong Chen dan membawa nya ke arah aula istana, di depan pintu nya sudah terdapat Li Xuan, Jingmi, dan Zu yang sudah menunggu mereka berdua, akhirnya mereka pun berjalan beriringan menuju aula istana


Sedangkan di kediaman kerajaan Benedict Yui terus menerus tersenyum dengan manis, bahkan sekarang di tangan nya terdapat sebuah cincin berwarna putih dengan hiasan-hiasan berlian yang indah bertengger di cincin itu



Ya hari ini Yui berniat ingin melamar Jia Li di hadapan banyak orang, bahkan tadi sore setelah Yui selesai berbicara dengan para pangeran dan putri kerajaan Benedict dia menemui Jingmi dan Li Xuan secara diam-diam, dia ingin meminta bantuin mereka untuk menyuruh semua anggota Black Wolf untuk menyalakan lampion disaat dia melamar Jia Li.


Dan yah hasil nya Jingmi dan Li Xuan mau membantu Yui karena mereka sangat mendukung hubungan Jia Li dan Yui, bukan itu saja bahkan Yui menemui kaisar Liu dan semua keluarga nya, Yui berniat meminta restu terlebih dahulu sebelum melamar Jia Li di hadapan semua orang. mungkin ini tidak romantis tapi Yui akan melakukan nya dengan semaksimal mungkin.


Kaisar Liu yang mendengar ucapan Yui jika dia ingin melamar Jia Li sempat terkejut bahkan mereka tidak melakukan pertemuan keluarga dahulu seperti yang lain-lain, tapi Yui meyakinkan jika setelah acara ini selesai dan Jia Li menerima lamaran nya dia akan mengajak raja Benedict dan ratu Benedict berkunjung kesini untuk menentukan hari pernikahan mereka, akhirnya mau tidak mau kaisar Liu mengiyakan permintaan Yui.


Setelah semua orang hadir di aula istana dan semua persiapan untuk melamar Jia Li telah siap kaisar Liu pun membuka acara pesta malam ini, sesuai dengan yang Kasim ucapkan Jia Li turun langsung memberikan hadiah yang sudah dia siapkan yaitu satu pedang yang berhiaskan permata Imperial Jade berwarna merah dengan ukiran serigala hitam di gagang pedang nya.


Dan satu pasang pisau kembar dengan gagang nya berwarna biru dan silver dan yah gagang pedang nya juga memiliki ukiran serigala hitam dengan permata Imperial Jade berwarna hijau di tengah-tengah kedua alis serigala itu.


Itu untuk hadiah pemenang pangeran dan tuan muda bangsawan, sedangkan untuk para putri dan nona muda bangsawan Jia Li menghadiah kan tusuk rambut berukiran serigala berwarna biru silver dengan permata Imperial Jade yang Jia Li bentuk seperti sebuah daun berwarna putih, tusuk rambut itu Jia Li membuat nya hanya 2 seperti hadiah para pangeran dan tuan muda, jadi pemenang lomba malam ini ada 4 orang.


Orang-orang yang melihat semua hadiah Jia Li memiliki ukiran serigala dan permata Imperial Jade sangat kagum karena Jia Li bermurah hati memberikan hadiah yang sangat berharga seperti itu, ada yang memandang iri pada para pemenang karena di beri hadiah seperti itu dan ada juga yang sangat terkagum-kagum melihat hadiah mereka.

__ADS_1


Setelah pemberian hadiah untuk para pemenang selesai, Yui pun bangkit berdiri saat melihat Jia Li hendak meninggalkan tengah aula istana.


“Lili tunggu!” seruan Yui yang lumayan keras membuat Jia Li berhenti seketika dan semua orang langsung mengalihkan pandangan mereka pada Yui


Jia Li berbalik dan melihat Yui berjalan terburu-buru pada dirinya, Jia Li mengernyit heran saat melihat Yui seperti itu, saat sudah sampai di depan Jia Li Yui pun menghela nafas lega


“Ada apa Yuyu? apa ada hal penting?” tanya Jia Li saat Yui sudah berada di depan nya


“Ya ini sangat penting!”


“Ada apa? apa kau sakit?” Jia Li berucap dengan khawatir dan meletakkan punggung tangan nya pada kening Yui


Yui yang melihat itu tersenyum tipis dan memegang tangan Jia Li setelah itu menggenggam nya, orang-orang yang melihat interaksi itu terdiam dan terus menerus melihat ke arah Jia Li dan Yui tanpa mengalihkan pandangan mereka


“Aku tidak sakit Lili”


“Jia Li, mungkin aku bukanlah pria sempurna yang bisa membuat mu bahagia dengan semua yang aku miliki baik di kehidupan pertama ataupun di kehidupan ini, tapi Jia Li aku selalu bertekad untuk membahagiakan mu dengan semua usaha dan kerja keras ku.


Cinta ku padamu yang membuat aku terus menerus berusaha, aku sudah menunggu saat ini untuk waktu yang lama untuk mengatakan ini aku butuh banyak waktu, berkali-kali ku tanyakan pada hatiku sendiri. sudah tepatkah pilihan ku?


Dan berkali-kali pula jawaban ku tetap sama itu kamu, kau adalah alasan dan jawaban atas semua pertanyaan ku selama ini, maukah kau tuk menjadi yang pertama? yang selalu ada disaat pagi aku membuka mata? aku ingin melihat mu setiap hari selama sisa hidup ku”


Yui mengucapkan itu dengan menggenggam kedua tangan Jia Li erat dan menatap Jia Li dengan serius, Jia Li yang sedari tadi diam mendengarkan ucapa Yui terkejut bukan main dan menarik tangan nya untuk menutup mulutnya karena sangat terkejut.


Setelah itu Yui pun berlutut dan mengeluarkan cincin yang sudah dia siapkan dan berkata.

__ADS_1



( Anggap aja di tengah aula ya🤣)


“Jia Li, maukah kau menikah denganku? menjadi matahari penyemangat hidupku? menjadi ibu dari anak-anak ku? dan menjadi pelabuhan terakhir hatiku?”


Jia Li semakin terkejut saat Yui selesai mengatakan itu, akhirnya dia pun terharu dan mulai berkaca-kaca, dia menganggukkan kepalanya dan menjawab


“Ya aku mau Yui, aku mau menikah dengan mu, aku mau menjadi matahari mu, aku mau menjadi ibu dari anak-anak mu dan aku mau menjadi pelabuhan terakhir mu!”


Jawaban Jia Li membuat senyum Yui semakin merekah dan setelah itu dia memakaikan cincin yang dia bawa pada jari manis Jia Li, setelah Yui berdiri Jia Li segera memeluk Yui dengan erat dan saat itu pula lampion-lampion yang dia siapkan berterbangan di malam yang indah itu, Jia Li terpanan melihat pemandangan di atasnya


Setelah itu tepukan-tepukan tangan mulai bersahutan disaat Jingmi mulai bertepuk tangan karena melihat lamaran Yui di terima, banyak tuan putri dan nona bangsawan yang melihat itu terharu dan iri, sedangkan putra mahkota Han Lian dan Xia Junsu tersenyum getir.


‘Sangat romantis!’ batin semua orang


“I Love You♡♡”


“I Love You Too Yuyu♡♡”


Akhirnya Jia Li pun mengalungkan tangannya pada leher Yui dan mencium bibir Yui duluan tanpa mengatakan apapun pada Yui, Yui yang mendapatkan ciuman tiba-tiba itu menegang karena dia tidak menyangka Jia Li akan mencium nya duluan, tapi akhirnya Yui pun membalas ciuman itu dan memeluk Jia Li erat.



( Pemandangan lampion-lampion yang di terbangin anggota Black Wolf )

__ADS_1


-------------------


Aku mungkin tak bisa mendapatkan mu di kehidupan pertama, tapi aku sangat bahagia di kehidupan yang kedua ini aku bisa memiliki mu -Yui Einstein-


__ADS_2