
Saat ini Zu sudah berada di dalam kamar Hong Shilin, dia duduk di kursi yang berada di dekat jendela kamar Hong Shilin dengan tatapan dingin nya, jika dia kembali mengingat Hong Xinian rasa nya dia sangat ingin menyiksa Hong Xinian hingga dia merasa lebih baik mati dari pada hidup!.
Tanpa Zu sadari aura nya yang menyeramkan itu menyeruak di dalam kamar Hong Shilin, tuan Hong dan nyonya Hong yang masih berada di kamar itu menatap ngeri ke arah Zu.
Sedangkan Hong Shilin sendiri dia hanya menatap Zu dalam diam, ada apa dengan nya? itulah isi pikiran Hong Shilin sekarang.
Jika kalian bertanya dimana anggota Black Wolf yang menjaga Hong Shilin, dia berjaga di luar kediaman Hong Shilin, sedangkan Hong Yade dia kembali ke kediaman nya untuk istirahat.
“Ah Lin'er ayah dan ibu akan kembali ke kediaman dahulu, nanti makan siang mu akan di kirim oleh pelayan kemari” ucapan tuan Hong itu membuat Hong Shilin yang sedari tadi menatap Zu mengalihkan pandangan ke arah ayah nya itu.
“Oh baiklah ayah” jawab Hong Shilin dengan senyum manis nya.
“Beristirahatlah Lin'er” nyonya Hong memeluk Hong Shilin sekilas dan setelah itu keluar dari kediaman Hong Shilin dengan di ikuti tuan Hong.
Setelah kepergian ayah dan ibu nya, Hong Shilin pun memberanikan diri memanggil Zu.
“Zu?” panggil Hong Shilin dengan takut.
Zu yang masih asik melamun terkesiap saat Hong Shilin memanggil nya.
“Ah ya, ada apa?” tanya Zu dengan dingin dan menatap Hong Shilin “Eh, dimana ayah dan ibu mu?” lanjut nya dan menatap ke sekeliling tapi dia tidak menemukan tuan Hong dan nyonya Hong dimana-mana.
Hong Shilin yang melihat itu menghela nafas panjang, terlalu asik melamun sih hingga tidak menyadari kepergian kedua orang tua nya!.
“Mereka sudah pergi, kau kenapa? sedari tadi aku perhatikan kau terus melamun?!” tanya Hong Shilin.
Zu yang mendapatkan pertanyaan itu menatap Hong Shilin dingin, tapi tak lama dia pun melembutkan pandangan nya dan bangkit dari duduk nya.
Dia berjalan mendekati Hong Shilin dan setelah itu naik ke atas peraduan Hong Shilin, Hong Shilin yang melihat Zu menaiki peraduan nya hanya mengernyit bingung.
Setelah itu Zu pun membaringkan tubuhnya di samping Hong Shilin dan memejamkan matanya, jika di ingat-ingat setelah kembali dari kekaisaran Sing dia belum istirahat dengan benar, sekarang dia baru merasa lelah.
“Zu?” panggil Hong Shilin lagi saat dia melihat Zu memejamkan matanya.
Zu yang di panggil pun membuka matanya, setelah itu menarik tangan Hong Shilin dan Hong Shilin pun akhirnya tertidur di atas tubuh Zu.
“Akhh” Hong Shilin refleks berteriak saat Zu menarik tangan nya.
“Jangan berisik! aku lelah, aku belum istirahat sama sekali setelah pulang dari kekaisaran Sing!” ucap Zu dan dia pun memeluk tubuh ramping Hong Shilin.
“Zu jangan seperti ini, aku bisa lelah, kau tahu?!” gerutu Hong Shilin dan dia pun mencoba mendudukan dirinya lagi.
“Baiklah, jika seperti itu, tidurlah di sini” Zu menepuk-nepuk tempat di samping nya.
Mau tak mau Hong Shilin pun menuruti keinginan Zu, sebenarnya dia juga lelah sedari tadi terus duduk, bagaimana pun tubuh nya masih lemah.
Setelah melihat Hong Shilin tertidur di samping nya, Zu pun memiringkan tubuhnya dan memeluk Hong Shilin dengan erat hingga kepala Hong Shilin terbenam di dada bidang nya, jujur saja dia merindukan saat-saat seperti ini bersama Hong Shilin.
“Zu, kau belum menjawab pertanyaan ku!” Hong Shilin mendongakkan kepalanya dan menatap wajah tampan Zu yang sedang terpejam.
“Aku tidak kenapa-kenapa sayang, aku hanya lelah” jawab Zu tanpa membuka matanya.
“Jika kau hanya lelah, lalu kenapa kau mengeluarkan aura mu yang sangat menyeramkan tadi?!” Hong Shilin mengusap pipi Zu dengan lembut.
Dia baru ingat, jika dia belum mengucapkan terima kasih pada Zu.
Zu yang merasakan sentuhan lembut di pipi nya membuka matanya, dan tersenyum ke arah Hong Shilin.
__ADS_1
“Maafkan aku jika aku menakuti mu, aku hanya sedang memikirkan sesuatu tadi, dan itu sangat mengusik pikiran ku” Zu mencium kening Hong Shilin.
Dia benar bukan? jika dia tadi sedang memikirkan sesuatu yang mengusik pikiran nya!.
Hong Shilin yang mendengar itu hanya mengangguk saja.
“Zu, aku belum mengucapkan terima kasih padamu, terimakasih Zu kau sudah mau mencarikan penawar racun untuk ku, mungkin jika kau tidak datang tepat waktu saat ini aku sudah tiada” Hong Shilin menatap Zu dengan sendu.
Zu yang mendengar ucapan Hong Shilin hanya terdiam begitupun Hong Shilin, apa Zu marah padanya?
Setelah beberapa saat Zu pun menghela nafas panjang.
“Apapun akan aku lakukan jika itu menyangkut dirimu!” ucap Zu.
Hong Shilin yang mendengar itu tertegun.
Apa maksud nya?.
“Apa maksud ucapan mu Zu?” tanya Hong Shilin dengan bingung.
“Kau tidak mengerti dengan ucapan ku?” Zu mengernyit kan dahi nya.
Hong Shilin menggeleng dengan cepat.
“Dengar kan baik-baik!” Hong Shilin pun mengangguk dengan cepat, Zu yang melihat itu terkekeh geli karena Hong Shilin sangat lucu menurut nya.
“Mungkin aku bukan pria romantis Lin'er, ataupun pria yang bisa berkata dengan manis” Zu mengusap pipi Hong Shilin dengan lembut, sedangkan Hong Shilin hanya menatap Zu dalam diam.
Dia menunggu ucapan Zu selanjutnya dengan jantung yang berdetak dengan kencang.
‘Walaupun baru sekarang aku menyukai seseorang’ batin Zu.
Hong Shilin yang masih belum mengerti dengan arah pembicaraan Zu pun mengernyit bingung.
“Jadi?” Hong Shilin bertanya dengan bingung.
Zu yang mendengar itu berdecak kesal dan memukul pelan kepala Hong Shilin.
Plak
“Aww, Zu sakit!” Hong Shilin mengerucutkan bibirnya dan mengusap kepala nya yang di pukul oleh Zu.
“Kau! benar-benar gadis bodoh!” ucap Zu dengan geram.
Hong Shilin menaikan sebelah alisnya dan menatap tajam Zu.
“Iya aku gadis bodoh!” Hong Shilin membalikan tubuhnya dan memunggungi Zu.
Zu yang melihat itu tiba-tiba tersenyum dengan sangat manis, lalu dia pun memeluk Hong Shilin dari arah belakang.
“Lin'er, aku hanya akan mengatakan hal ini sekali, maka dengar kan baik-baik!” Hong Shilin terdiam dan tidak membalas ucapan Zu.
“Hong Shilin, aku mencintaimu!” ucap Zu dengan serius.
Hong Shilin yang mendengar itu menahan nafas nya dan jantung nya berdetak dengan kencang, dan sedetik kemudian senyum manis pun terukir di bibir tipis nya.
Dia tidak salah dengar bukan? Zu mencintai nya? ternyata cinta nya terbalas!!.
__ADS_1
Tiba-tiba pipi nya merona dengan merah, Zu yang melihat Hong Shilin hanya terdiam pun membalikkan tubuh Hong Shilin agar menatap nya.
Saat Hong Shilin sudah menghadap nya dia pun bisa melihat Hong Shilin yang tertunduk dengan wajah yang memerah, dalam hati dia pun terkekeh geli.
“Kau malu eh? wajah mu sangat merah?!” goda Zu.
Hong Shilin yang mendengar itu memeluk Zu dan menyembunyikan wajah nya yang semakin memerah di dada bidang Zu.
Zu membalas pelukan Hong Shilin dengan erat.
”Zu, aku tidak salah mendengar bukan?” tanya Hong Shilin yang masih memeluk Zu.
“Tidak!”
“Zu kau benar-benar mencintai ku?” tanya nya lagi.
“Apa kau tidak percaya dengan ucapan ku?” Zu menaikan sebelah alisnya.
“Tidak, bukan seperti itu! aku hanya masih tidak menyangka saja, ternyata cinta ku terbalaskan!” ucap Hong Shilin dengan malu.
Zu yang mendengar itu terkejut bukan main, dan setelah nya dia pun tertawa kecil.
“Hahaha” Zu tertawa dengan geli.
“Kenapa kau tertawa?!” Hong Shilin mendongakkan kepalanya menatap Zu masih tertawa.
“Jadi, kau juga mencintai ku em?” goda Zu.
“Sial!” umpat Hong Shilin saat lagi-lagi Zu menggoda nya.
Zu yang mendengar umpatan Hong Shilin hanya tersenyum dengan lembut, lambat laun wajah yang tadi nya masih berjarak sekarang jarak nya menjadi menipis.
Hong Shilin yang melihat itu hanya terdiam, dan setelah nya bibir nya dan bibir Zu pun menempel.
Tanpa banyak basa-basi Zu pun segera mel*mat bibir tipis dan manis itu, jujur saja dia merindukan bibir manis ini.
Hong Shilin pun membalas lum*tan Itu dan meletakkan tangan nya di leher Zu, sedangkan tangan kanan Zu sudah memegang tengkuk leher Hong Shilin dan memperdalam ciuman mereka.
Mereka terus asik dengan aktivitas mereka, saling mel*mat dan saling berbelit lidah di dalam sana, sampai akhir nya mereka kehabisan nafas dan menyudahi permainan itu.
Jika kalian bertanya kenapa Zu yang seorang pemain wanita tidak pernah menyentuh Hong Shilin lebih dari itu? maka jawaban nya, dia tidak akan pernah menyentuh orang yang dia cintai dan sayangi selain ciuman sebelum mereka menikah! jika dia menyentuh Hong Shilin sekarang, maka nanti saat malam pertama mereka, tidak akan seru dong?! hahaha.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa, like, Comen and vote oke🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️
Sampai jumpa di bab selanjutnya, besok!
__ADS_1