
Saat ini Jia Li, putri Chloe, putri Ella dan putri Jolicia sedang berada di pasar, mereka sudah meminta izin pada ratu Amanda jika mereka ingin ke pasar dan mau tidak mau ratu Amanda mengijinkan mereka karena melihat Jia Li yang memohon dan hampir menangis karena sangat ingin ke pasar.
Dengan di temani beberapa pelayan dan pengawal mereka turun dari kereta kuda mereka dengan antusias, seluruh penduduk pasar yang melihat kedatangan kereta kuda kerajaan menatap kereta kuda itu dengan penasaran, dan setelah itu tak lama keluar lah satu persatu wanita didalam kereta kuda itu.
Seluruh penduduk kerajaan Benedict memang sudah mengetahui tentang kehamilan putri Jia, tapi mereka tidak menyangka sekarang dihadapan mereka berdiri putri Jia yang sudah resmi menjadi istri putra mahkota yang terkenal kejam dan dingin itu.
Jia Li menatap seluruh pasar dengan berbinar bahagia apalagi saat pandangan nya menangkap bangunan toko pakaian, dia sudah sangat tidak sabar!!
“Chloe, Ella, Jolicia, ayo kita ke toko pakaian! aku sudah sangat tidak sabar, setelah suami ku itu menyelesaikan rapatnya aku ingin dia memenuhi keinginan ku!!” ucap Jia Li dengan tidak sabar dan berjalan duluan ke arah toko pakaian
Sedangkan mereka bertiga terkekeh geli karena melihat ketidaksabaran Jia Li, entahlah saat kakak mereka tahu permintaan istri nya itu apa dia mau melakukan nya?
Akhirnya mereka bertiga pun mengikuti Jia Li ke toko pakaian, selama perjalanan menuju toko pakaian mereka bertiga berbincang mengenai kakak mereka itu
“Kak Chloe menurut mu, apakah kak Andre mau menuruti permintaan kak Jia?” tanya putri Ella
“Haha entahlah, menurut ku dia tidak akan mau menuruti nya” jawab putri Chloe
“Tapi menurut ku dia akan mau melakukan nya, apakah kalian tidak ingat saat kak Jia memohon pada bunda agar di ijinkan pergi ke pasar? dia bahkan hampir menangis!” jawab putri Jolicia
“Kau benar” jawab putri Chloe dan Ella secara bersamaan
“Kita lihat saja nanti, aku sudah tidak sabar melihat pertunjukan itu haha” tawa putri Chloe dengan lumayan keras
Setelah itu mereka pun berhenti berbicaranya saat mereka sudah sampai di depan toko pakaian itu, saat mereka masuk mereka melihat Jia Li yang sedang memilih-milih pakaian dengan senyum yang terus mengembang di wajah nya
“Apakah kakak sudah menemukan pakaian yang kakak ingin kan?” tanya Ella antusias
“Ya! aku bahkan membeli tiga” jawab Jia Li dengan antusias dan menunjukan ketiga pakaian yang dia beli
“Tiga? kenapa banyak sekali kak?” tanya Jolicia heran
“Emm, sebenarnya aku bukan hanya ingin meminta Andre yang memakai pakaian ini saja tapi pangeran Gail dan pangeran Rey juga hehe” Jia Li cengengesan saat sudah selesai mengatakan itu
Ketiga putri Benedict itu yang mendengar ucapan Jia Li menjatuhkan rahang nya dan menatap Jia Li bingung, tapi tak lama mereka bertiga tertawa terbahak-bahak hingga membuat beberapa pengunjung yang ada disana menatap mereka berempat
“Ck berhenti tertawa, apa kalian tidak malu di lihat banyak orang?” decak Jia Li dengan kesal karena melihat mereka bertiga yang tertawa tidak melihat tempat dulu!
Saat ketiga putri itu yang mendengar ucapan Jia Li mereka membungkam mulut mereka menggunakan kedua tangan mereka, tapi tetap terlihat jika mereka bertiga sedang mati-matian menahan tawa mereka terlihat dari tubuh ketiga nya yang gemetar!
Saat ini mereka sedang memikirkan ucapan Jia Li, apakah kedua pangeran itu mau melakukan apa yang diminta oleh Jia Li? seperti nya tidak akan haha!!
“Kakak apa kau yakin jika kedua pangeran itu mau melakukan apa yang di minta oleh kakak? sepertinya tidak akan!” ucap Ella setelah tawa nya reda
Jia Li yang mendengar itu hanya mengangkat bahu acuh dan berjalan menuju tempat pembayaran, setelah selesai membayar ketiga pakaian yang dia beli mereka berempat pun kembali ke kereta kuda dan setelah itu kembali ke kerajaan.
Saat sudah sampai di kerajaan Jia Li segera kembali ke kediaman nya dan menaruh pakaian itu di dalam lemari nya, saat sudah selesai dia berjalan ke arah ruang rapat dengan di temani dua pelayan, jika kalian bertanya kemana ketiga putri Benedict? dia berada di depan kediaman Jia Li dan menunggu mereka disana.
Saat sudah sampai Jia Li menunggu mereka di luar, saat prajurit penjaga pintu ruang rapat melihat Jia Li mereka tadi nya ingin menyampaikan nya pada raja Ken dan putra mahkota tapi dilarang oleh Jia Li, setelah cukup lama akhirnya pintu pun terbuka dan terlihat lah raja Ken dan Yui
Yui dan raja Ken yang melihat Jia Li di depan ruang rapat mengernyit heran dan saling menatap satu sama lain, apalagi melihat senyuman Jia Li yang mengembang di wajah nya.
__ADS_1
“Salam hormat yang mulia raja, yang mulia putra mahkota” salam Jia Li dengan menunduk kan kepala nya
“Tidak usah terlalu formal putri Jia, ada perlu apa kau disini?” tanya raja Ken
“Hamba memiliki perlu dengan putra mahkota ayahanda” Jia Li tersenyum dengan manis
“Oh benarkah? baiklah jika seperti itu, raja ini pergi terlebih dahulu karena masih memiliki beberapa urusan” ucap raja Ken dan mulai berjalan pergi meninggalkan mereka
“Baik ayahanda” ucap Yui dan Jia Li
Setelah raja Ken pergi Yui pun mendekati Jia Li dan mengusap wajah cantik Jia Li dengan lembut
“Ada apa hem?” Yui bertanya dengan lembut
Jia Li tersenyum manis melihat Yui seperti itu
“Aku memiliki permintaan, apakah kau mau menuruti nya?” Jia Li mengucapkan itu dengan kepala yang menunduk
Entahlah itu akting Jia Li atau apa, author geh ga tau haha
“Hey kenapa menunduk? lihat aku, apapun permintaan mu aku akan menuruti nya!” Yui berucap dengan mengangkat dagu Jia Li agar Jia Li menatap nya
Jia Li yang mendengar itu berbinar bahagia, dan memeluk Yui melupakan Keberadaan Prajurit dan pelayan di sekitar nya
“Terimakasih”
“Jangan berterima kasih, itu kewajiban ku” Yui membalas pelukan Jia Li dan mencium pucuk kepala Jia Li
“Hey hey kenapa harus mencari kedua pangeran itu dulu?”
“Karena aku juga memiliki permintaan kepada pangeran-pangeran itu!”
“Jadi kau meminta permintaan bukan hanya padaku? tapi pada pangeran-pangeran itu juga?”
“Iya hehe”
“Ah itu mereka!” Jia Li menunjuk kedua pangeran yang berada beberapa meter di depan Jia Li dan Yui
“Cepat panggil mereka Yui” pinta Jia Li
“Baiklah” Yui mengangguk dan mulai memanggil kedua pengeran itu
Pangeran Gail dan pangeran Rey yang di panggil pun segera mendekati Jia Li dan Yui dengan bingung, setelah sampai dan memberikan salam mereka pun bertanya
“Kakak kenapa memanggil kami?” tanya pangeran Gail dengan bingung
“Bukan aku, tapi dia” Yui mengarahkan dagu nya pada Jia Li yang sekarang hanya tersenyum
‘Entah kenapa perasaan ku menjadi tidak enak melihat senyum kakak ipar!’ batin pangeran Gail
“Pangeran Gail, pangeran Rey, apakah kalian mau memenuhi permintaan ku?” tanya Jia Li dengan berkaca-kaca
__ADS_1
“Eh?” Gail dan Rey yang melihat Jia Li seperti itu saling menatap bingung, kenapa sampai harus berkaca-kaca seperti itu?
“Kakak tidak usah sampai seperti itu, kami akan memenuhi permintaan kakak, memang nya apa yang kakak minta?” ucap Rey
Jia Li yang mendengar itu kembali tersenyum lagi dan setelah itu berkata
“Baiklah, mari ke kediaman ku dulu aku akan mengucapkan nya disana” ucap Jia Li dan mulai berjalan dengan menarik Yui
Yui yang lagi-lagi di tarik hanya menghela nafas panjang dan dia juga mulai menarik Rey dan Rey mulai menarik Gail
“Sayang bisakah kau pelan-pelan? kau sedang hamil!” ucap Yui memperingati
“Tidak bisa Yui, aku sudah tidak sabar” Jia Li semakin mempercepat langkahnya
“Kakak, bisakah kau tidak menarik ku!” ucap Rey dengan kesal
“Diamlah! jangan berisik! entah kenapa perasaan ku menjadi tidak enak!!” ucap Gail pelan yang masih bisa di dengar Yui dan Rey
“Kau benar kak, bisakah ucapan ku tadi di tarik kembali?”
“Kau mau membuat istri ku kecewa hah!” Yui berkata dengan melotot pada Rey
“Haih!”
Tak lama mereka pun sampai di kediaman Jia Li dan Yui disana mereka bisa melihat putri Chloe, Ella dan Jolicia sedang menunggu kedatangan mereka
“Kak kenapa kalian ada disini? apakah kakak ipar meminta permintaan pada kalian juga?” tanya Rey pada Chloe
Ketiga putri yang mendengar itu hanya tersenyum dan mengangguk
“Iya kakak ipar meminta permintaan pada kami juga” ucap Ella asal
Tidak mungkin kan mereka mengatakan jika mereka ingin melihat ketiga pria itu memakai pakaian yang di beli Jia Li?
“Baiklah baiklah ayo kalian semua masuk” Jia Li mendorong ketiga pria itu satu persatu agar memasuki kediaman, setelah semua masuk Jia Li dan ketiga putri pun memasuki kediaman itu dan Jia Li mengunci rapat pintu kediaman nya
“Sayang, sebenarnya apa yang kau minta? kenapa kita semua harus memasuki kediaman seperti ini?” tanya Yui heran
Dan entahlah dia menjadi gelisah
Jia Li hanya tersenyum dan setelah itu berjalan masuk ke dalam kamar dan mengambil pakaian yang dia beli, setelah itu dia pun kembali ke ruangan yang di tempati Yui dan yang lainnya
“Kenapa kau membawa pakaian kak?” tanya Gail heran karena melihat Jia Li membawa pakaian
“Itu begini--” Jia Li menunduk dan menggoyangkan kaki kanan nya dan menggigit bibirnya, dia jadi ingin ketawa!
Ketiga putri Benedict yang melihat itu juga sama menggigit bibir mereka karena menahan tawa
“Ada apa sayang?” tanya Yui karena Jia Li tidak menyelesaikan ucapannya
“Aku ingin kalian memakai pakaian ini!” Jia Li menyerahkan ketiga pakaian yang dia beli kehadapan ketiga pria itu
__ADS_1
“Whattt!!!” ketiga pria itu melotot tak percaya mendengar ucapan Jia Li