Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
S2. {Kehidupan Zu}


__ADS_3

Setelah Zu menidurkan kembali Hong Shilin ruangan itu menjadi hening, semua terdiam karena menunggu penawar racun di tubuh Hong Shilin bekerja.


Pandangan Zu tak pernah lepas dari wajah pucat Hong Shilin, begitupun yang lain nya mereka tidak melepaskan sedetikpun pandangan mereka dari Hong Shilin.


Setelah sepuluh menit mereka menunggu dalam keheningan akhirnya Hong Shilin pun memberikan reaksi, tubuh nya kejang-kejang dan keringat kembali mengucur dengan kerasnya.


Nyonya Hong, tuan Hong, dan Hong Yade menutup mulut mereka saat melihat Hong Shilin yang seperti sangat kesakitan itu, saat Zu melihat Hong Shilin yang hendak terbatuk dia dengan sigap membantu Hong Shilin duduk.


Dan setelah Hong Shilin terduduk dia pun terus batuk dan mengeluarkan seteguk darah berwarna hitam.


“Uhuk, Uhuk, Uhuk, Uhuk” Zu menepuk-nepk punggung Hong Shilin saat Hong Shilin terus terbatuk.


Setelah beberapa menit Hong Shilin pun berhenti dari batuk nya dan dia pun terdiam dengan nafas yang tersengal-sengal, tubuh nya masih lemah dan Zu pun membawa Hong Shilin ke dekapan nya, dia menyembunyikan wajah nya yang sudah kembali basah karena air mata di leher Hong Shilin.


“Akhirnya.. akhirnya kau selamat gadis bodoh!” ucap Zu dengan lirih.


Sedangkan keluarga Hong yang melihat Hong Shilin telah sadar dan telah selamat dari racun menangis haru, begitupun dengan tabib yang mengobati Hong Shilin, hanya Hong Xinian yang terdiam dan terus memandang ke arah Hong Shilin.


Hong Shilin yang masih berada di dalam pelukan Zu menutup mata nya dan membalas pelukan Zu walaupun perlu waktu lama untuk dia mengangkat tangan nya yang masih lemah itu, setelah berhasil dia pun memeluk Zu dengan sekuat tenaga nya.


Dia bersyukur ternyata dia masih diberi kesempatan hidup oleh Tuhan, dia masih diberi kesempatan untuk hidup bersama orang-orang yang dia sayangi, masih di beri kesempatan hidup untuk melihat mereka lagi, dan masih di beri kesempatan hidup untuk melihat orang yang dia cintai.


Dia benar-benar sangat bersyukur!.


Setelah puas memeluk Hong Shilin, Zu pun melepaskan pelukannya dan menatap sendu ke arah Hong Shilin.


“Beristirahatlah lagi, tubuh mu masih lemah, aku akan menyuruh pelayan untuk membawa kan mu makanan!” ucap Zu dengan lirih dan dia pun membaringkan tubuh Hong Shilin di peraduan nya lagi.


Sedangkan Hong Shilin yang di perlakukan sangat lembut oleh Zu hanya mampu mengangguk kan kepala nya saja.


“Aku akan pergi sebentar, beristirahat lah, disini juga ada keluarga mu” Zu mencium kening Hong Shilin dengan lembut dan setelah itu melangkahkan kakinya menjauhi Hong Shilin.


Sedangkan Hong Shilin hanya mampu menatap kepergian Zu dengan diam saja, dan saat anggota keluarga Hong melihat Zu menjauh, mereka pun mendekati Hong Shilin dan memeluk Hong Shilin dengan haru.


Mereka terus mengucapkan syukur dan terus memeluki Hong Shilin, sedangkan Zu saat sudah berada di hadapan tabib Zu membayar pengobatan Hong Shilin, dan setelah mendapat kan bayaran dari Zu tabib itupun pergi setelah memberikan hormat pada Zu. dan sesuai ucapan nya tadi dia memanggil pelayan yang berada di luar kediaman Hong Shilin dan menyuruh nya untuk membawa kan makanan untuk Hong Shilin.


Setelah kepergian pelayan tadi pandangan Zu menjadi semakin dingin, anggota Black Wolf yang memang masih berada di sana melihat perubahan itu, dan mereka pun menelan saliva mereka dengan kasar.


Jika tuan mereka itu sudah seperti ini, berarti sudah ada yang menyinggung nya!.

__ADS_1


Beberapa saat Zu diam dengan pandangan dingin, Zu pun memutar tubuhnya dan menatap Hong Xinian dengan sangat dingin, Hong Xinian yang merasa di tatap pun membalikan tubuhnya dan saat itulah iris mata nya bertemu dengan pandangan dingin Zu.


Tiba-tiba perasaan nya menjadi tidak enak, dia pun menelan saliva nya dengan kasar.


Setelah itu Zu pun melangkah kan kaki nya mendekati Hong Xinian, Hong Xinian yang melihat itu membeku di tempat nya dan sedetik kemudian mata nya membulat sempurna saat Zu menarik tangan nya dengan kasar dan membawa nya pergi dari kediaman itu.


Dia hanya bisa terdiam membisu begitu saja saat Zu membawa nya ke arah belakang kediaman Hong Shilin, setelah sampai di belakang kediaman Hong Shilin, Zu membawa Hong Xinian ke arah gazebo disana dan setelah sampai Zu pun melepaskan pegangan nya dari tangan Hong Xinian.


“Katakan!” ucap Zu dengan dingin.


Hong Xinian yang mendengar itu mengernyit bingung.


“A-apa?” ucap nya dengan gugup saat Zu menatap nya dengan sangat dingin.


“Kau tidak mau mengatakan nya?” ucap Zu lagi.


“A-apa ma-maksud mu tu-tuan Zu?” Hong Xinian memundurkan tubuhnya saat Zu berjalan mendekati nya.


“Apa kau pikir aku bodoh?” Zu berucap dengan senyum sinis nya.


Hong Xinian semakin merasa takut dan akhirnya tubuh nya pun membentur tiang.


“Tu-tuan Zu, le-lepas-kan! a-aku ti-tidak bi-bisa ber-berna-fas!!” ucap Hong Xinian dengan terbata-bata dan dia pun memukuli tangan Zu yang mencekik lehernya.


“Apa kau pikir aku bodoh?” Zu mengulangi perkataan nya “Apa kau pikir aku tidak tahu, jika kau lah yang sudah meracuni Hong Shilin hah?!!” Zu mendorong tubuh Hong Xinian ke arah samping nya dengan kasar dan akhirnya Hong Xinian pun terjatuh dengan nafas yang tersengal-sengal.


Tapi yang membuat nya terkejut ternyata Zu mengetahui jika dia lah yang meracuni Hong Shilin!


Zu yang melihat Hong Xinian diam pun berjalan mendekati nya dan setelah itu berjongkok di hadapan Hong Xinian.


Zu mencengkram dagu Hong Xinian dan memandang nya dengan bengis, siapapun yang sudah mencelakai orang-nya tidak akan dia lepaskan dengan mudah!!


Hong Xinian yang mendapatkan perlakuan kasar itu tersentak kaget dan setelah itu meringis kesakitan dan tubuhnya bergetar hebat, saat dia melihat tatapan yang begitu mengerikan itu.


“Selama ini tidak ada yang pernah berani menyinggung orang-orang ku tapi sekarang, dengan begitu berani nya kau meracuni Hong Shilin?! aku tidak akan pernah melepaskan mu dengan mudah brengsek!!”


Plakk


Zu menampar Hong Xinian dengan keras.

__ADS_1


Plakk


Dan sekali lagi Zu menampar pipi sebelah kiri Hong Xinian dengan keras, hingga di sudut bibir Hong Xinian mengeluarkan darah.


Hong Xinian yang di perlakukan seperti itu hanya bisa menangis dalam diam, selama ini tidak ada yang pernah menyakiti nya hingga seperti ini.


Zu kembali mencengkram dagu Hong Xinian dengan keras, dia tidak iba sama sekali dengan air mata itu!.


“Apa kau belum cukup membuat nya menderita hah?! apa kau belum cukup selalu menyiksa nya?! apa kau belum cukup membuat Hong Shilin di benci keluarga nya?! apa kau belum cukup membuat Hong Shilin menjadi gadis yang pemberontak?!!!” Zu mendesis kala jiwa iblis nya menyuruh nya untuk membunuh Hong Xinian saat itu juga.


Hong Xinian yang mendengar itu hanya bisa menangis, lidah nya kelu untuk mengucapkan sesuatu.


Saat Zu melihat Hong Xinian hanya terdiam dia pun melepaskan cengkraman nya dengan keras setelah itu dia pun bangkit berdiri dan meninggalkan Hong Xinian begitu saja, meninggalkan Hong Xinian dengan keterpurukan nya.


Dia tidak bisa berlama-lama dengan Hong Xinian, jiwa iblis terus menerus menyuruh nya untuk membunuh Hong Xinian, tidak mungkin dia membunuh anggota keluarga Hong begitu saja kan?! disini hanya dirinya yang mengetahui jika Hong Xinian lah yang sudah meracuni Hong Shilin!.


Sebelum terlalu jauh meninggalkan Hong Xinian, Zu melirik sekilas ke arah salah satu pohon yang berada di belakang Hong Xinian, dan setelah itu dia pun pergi dari sana dengan wajah datar nya.


Setelah kepergian Zu dari arah belakang Hong Xinian muncul Hua Junyi dan dia pun segera memeluk Hong Xinian dengan erat, ya dia sudah berada di sana sejak tadi, dia melihat semua perbuatan Zu pada kekasih nya itu.


Dia hanya bisa diam, dia tidak bisa menyinggung anggota Black Wolf.


Setelah berada di dalam pelukan kekasih nya itu Hong Xinian menangis dengan keras, dan memeluk Hua Junyi dengan erat.


Dia hampir saja mati di tangan Zu, dia sungguh takut.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like, Comen and vote oke🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️

__ADS_1


__ADS_2