
“Ada saat nya seseorang berubah bukan?” ucap Jia Li
“Emm ya kau benar” jawab Yui seraya menganggukkan kepalanya “Boleh aku berjuang?” lanjut nya setelah itu menatap wajah cantik Jia Li
“Berjuang? untuk apa?” Jia Li bingung dengan ucapan Yui
“Berjuang untuk mendapatkan cinta mu lagi, apa kau mengijinkan nya?”
Deg
Jantung Jia Li berdetak dengan kencang, dia tidak menyangka Yui akan mengatakan hal seperti itu
“A-aku, aku, aku”
“Jika tidak bisa menjawab nya tidak apa-apa, tapi diijinkan atau tidak nya aku akan tetap memperjuangkan cintaku karena sekarang kau bukan adik ku jadi aku bebas untuk memperjuangkan mu!
Aku tidak ingin kehilanganmu untuk yang kedua kali nya, sudah cukup aku menjadi gila karena kehilangan mu aku tidak ingin gila lagi untuk kedua kalinya”
Jia Li hanya terdiam, jujur saja walaupun dia juga mencintai Yui tapi masa lalu nya yang kelam menghambat perasaan nya pada Yui. Yui yang melihat Jia Li hanya diam tersenyum lembut, dia paling tau kehidupan Jia Li jadi dia faham dengan diam nya Jia Li
Cup~
Deg
Yui mengecup kening Jia Li dengan lembut dan setelah itu bangkit berdiri
“Aku akan kembali kekediaman yang sudah di sediakan oleh kaisar Liu untuk kerajaan Benedict, jangan terlalu di fikirkan tentang ucapan ku aku mengerti, jadi anggaplah aku seperti biasa nya” ucap Yui dan mengelus lembut kepala Jia Li setelah itu dia berjalan meninggalkan Jia Li yang sekarang sudah memerah karena malu
Deg deg deg deg
Jia Li menyentuh kening yang tadi di cium oleh Yui, baru kali ini Yui berani bertindak seperti ini pada dirinya, di jaman modern Yui selalu menjaga batasan nya dia tidak akan berani mencium nya tapi dia hanya akan mengacak rambut nya atau mengelus nya.
Ini benar-benar di luar pemikiran nya! tapi walaupun begitu ada rasa senang di hati nya Yui mencium nya seperti tadi, Ahh sudah lah seperti nya dia benar-benar sudah gila!!
__ADS_1
Jia Li bangkit dari duduk nya dan kembali ke kediaman nya, dia belum membersihkan diri ini sudah hampir mau malam jika di jaman modern mungkin sekitar jam 6 sore.
Saat sudah sampai di kediaman nya dia melihat Chen yang sedang duduk di pangkuan Jingmi.
“Chen, Jingmi” panggil Jia Li
“Li kau kemana saja?” tanya jingmi
“Bunda, bunda kemana saja?” tanya Chen dan berlari ingin memeluk Jia Li, Jia Li yang melihat itu segera berjongkok dan merentangkan tangannya
Hap
Chen memeluk Jia Li dan menciumi wajah Jia Li
“Maafkan aku Jingmi, tadi putra mahkota Benedict ingin berbicara sebentar dengan ku” jelas Jia Li dan berjalan menuju Jingmi
“Untuk apa dia ingin berbicara dengan mu?”
“Chen sayang, bunda ingin mandi dulu Chen disini bersama bibi ya?”
“Baik bunda”
Jia Li pun berjalan menuju pemandian, setelah beberapa menit Jia Li kembali lagi dengan hanfu berbeda dan rambut sedikit basah, jingmi yang melihat itu segera menghampiri Jia Li dan membantu nya bersiap-siap.
Malam pun tiba dan sekarang saat nya mereka kembali ke aula untuk melanjutkan pesta ulang tahun putri mahkota Liu Mei, saat Jia Li membuka pintu kamar nya dia terkejut melihat Yui sudah berada di depan pintu dan hendak mengetuk pintu itu tapi sudah di buka oleh Jia Li
Yui yang hendak mengetuk pintu kamar Jia Li saat melihat pintu itu terbuka tersenyum karena yang membuka nya adalah Jia Li.
“Malam” sapa Yui dengan senyum manis nya
Jingmi yang memang tidak mengetahui kedekatan kedua nya terkejut saat melihat putra mahkota Benedict ada di depan pintu dan menyapa Jia Li dengan senyum manis nya.
“Yuyu kenapa kau ada disini?” tanya Jia Li dan melangkah mendekati Yui
__ADS_1
“Kau sekarang sudah berani memanggil ku Yuyu tanpa sebutan ‘Kaka’ Hem?”
“Eh, hehehe”
“Li ini sebenarnya ada apa? kenapa putra mahkota Benedict bisa disini dan mengetahui kediaman mu?” tanya Jingmi dengan heran
Chen? dia berada di gendongan Jingmi dan hanya diam saja
“Bunda, paman ini siapa?” tanya Chen
‘Bunda? kenapa anak kecil ini memanggil Lili ku dengan sebutan bunda?’ batin Yui heran
“Lili kenapa pangeran Chen memanggil mu bunda?” tanya Yui
Jia Li yang sedari tadi di beri pertanyaan oleh Jingmi, Chen dan Yui hanya diam saja dengan memijit pelipisnya. dia benar-benar pusing harus menjawab yang mana dulu
“Aku akan menjawabnya satu-satu, Jingmi, putra mahkota Benedict adalah kenalan ku dan kami lumayan dekat jadi kau jangan heran jika aku dekat dengan nya” jawab Jia Li dengan menatap Jingmi, jingmi hanya mengangguk walaupun sebenarnya dia sangat penasaran kapan mereka bertemu hingga bisa dekat tapi dia hanya diam saja
“Dan Chen sayang, kenal kan dia adalah teman bunda, Chen bisa memanggil nya dengan paman Andre, Chen harus sopan ya dengan paman Andre” jelas Jia Li dengan lembut
“Hey, nama ku Yui bukan Andre” bantah Yui
“Kau itu di kenal dengan nama Andreson Benedict, jadi jika dia memanggil mu Yui itu akan aneh” ucap Jia Li
“Dan kak Yuyu, dia adalah Chen Li anak angkat ku yang sekarang menjadi pangeran ke lima kekaisaran Liu” ucap Jia Li pada Yui
Yui yang mendengar itu mengangguk paham
“Jadi dia calon anak ku eh?” goda Yui dan mengedipkan sebelah matanya pada Jia Li
Jia Li yang mendengar itu memerah malu, sedangkan Jingmi dia menganga tak percaya melihat Jia Li yang memerah malu karena ucapan putra mahkota Benedict.
‘Aku sedang tidak bermimpi bukan? Queen yang terkenal sadis, kejam, dingin, datar, acuh dan tak tersentuh bisa memerah malu hanya karena ucapan putra mahkota kerajaan Benedict!? seperti nya anggota Black Wolf harus mengadakan pesta syukuran untuk kejadian ini!!’ batin Jingmi dengan masih menatap Jia Li terkejut
__ADS_1