
Setelah Jia Li sampai di paviliun nya dia langsung duduk di kursi yang ada di depan jendela kamar nya, dia sekarang benar-benar sangat kesal sebenarnya otak nya pangeran Xia jin itu terbuat dari apa?, benar-benar sangat menyebalkan!! Jika saja Xia jin bukan pangeran sudah dia bunuh dari kemarin!!
Jingmi yang melihat tingkah laku putri Liu mei hanya bisa menggelengkan kepalanya, Dia sekarang sangat bingung, putri Liu mei sekarang ini benar-benar!! Entahlah dia tidak tau. Putri Liu mei sekarang benar-benar berubah drastis!
"Jingmi" panggilan Jia Li itu membuyarkan semua lamunan jingmi.
"Iya putri" jawab jingmi
"Jika aku pergi dari sini apa kau akan terus mengikuti ku?" tanya Jia Li dengan datar
Jingmi yang mendengar itupun menjadi bingung, Pergi? maksud nya?
"Maaf putri Nubi tidak mengerti maksud putri" jawab jingmi dengan nada takut.
Jia Li yang mendengar itupun menghela nafas panjang.
"Huhhh.. maksud ku jika aku pergi dari istana ini dan tidak akan kembali, apa kau akan mengikuti ku?" ucap Jia Li dengan datar
"Nubi akan selalu mengikuti putri kemana pun putri pergi, karena Nubi sudah berjanji pada permaisuri Xu Jiao untuk terus menjaga putri" jawab jingmi
Jia Li yang mendengar itupun mengangguk sebagai jawaban, dia sebenarnya cukup senang jingmi akan terus mengikuti nya, sebenarnya dia tidak pernah menganggap jingmi sebagai pelayan nya melainkan sebagai teman, karena dia bisa melihat ketulusan Dimata jingmi.
"Baiklah jika begitu sekarang kita bersiap-siap" ucap Jia Li
Jingmi yang mendengar ucapan putri Liu mei pun hanya bisa melongo seperti orang bodoh.
Jia Li yang melihat jingmi seperti itu hanya bisa memaki di dalam hatinya, dia tidak habis pikir kenapa orang-orang di zaman sekarang harus di jelaskan panjang lebar dulu baru faham. Rasanya dia ingin menghancurkan saja zaman ini!!
'Oh shit!' maki Jia Li di dalam hatinya.
__ADS_1
"Kenapa?" tanya Jia Li dengan datar dan mengangkat sebelah alisnya.
"Pergi?" beo jingmi
"Ya pergi, memang nya ada yang salah dengan ucapan ku?" tanya Jia Li
"Pergi? Tapi putri kita akan pergi kemana? dan kenapa kita harus pergi dari istana ini putri? memangnya kaisar akan mengijinkan kita pergi putri?" tanya jingmi bertubi-tubi, jujur saja sekarang dia benar-benar bingung.
"Bisa bertanya satu-satu?" ucap Jia Li dengan wajah datar dan suara dingin nya.
Sekarang kesabaran nya benar-benar di uji! sebenarnya dia bukan tipe orang yang banyak bicara tapi karena orang-orang sekarang yang sangat sangatlah kurang peka dia jadi harus banyak bicara!
Benar-benar sangat menyebalkan!!
Jingmi yang mendengar ucapan putri Liu mei pun hanya bisa menunduk takut.
"Ma..maaf kan Nubi putri" ucap jingmi meminta maaf.
'Oh shit! aku jadi sangat haus sekarang!" batin Jia Li menggerutu kesal.
Jingmi yang mendengar itupun mengangguk faham, dia tau seberapa menderita nya putri Liu mei di istana ini. benar kata putri Liu mei ini bukan lah istana tapi neraka yang berwujud istana!
"Jadi jingmi sekarang kau faham kan apa maksud ku?" tanya Jia Li dengan menatap jingmi datar dan penuh menyelidik.
'Awas saja jika tidak faham, akan aku jadikan makanan buaya kau' batin Jia Li
"Nubi faham putri Nubi akan menyiapkan semua pakaian dan keperluan kita, tapi apakah kaisar akan mengijinkan kita pergi putri?" tanya jingmi
"Di izinkan atau tidak di izinkan kita akan tetap pergi" ucap Jia Li acuh
__ADS_1
"Jadi sekarang kau siapkan semua nya, aku akan menemui kaisar" perintah Jia Li seraya berjalan menuju tempat kaisar berada.
Sebenarnya dia sangat malas untuk bertemu kaisar itu lagi dan dia pun tak harus bilang jika ingin pergi, tapi karena sekarang dia berada ditubuh putri Liu mei yang notabe nya adalah putri kekaisaran Liu dan anak si kaisar itu jadi mau tidak mau dia harus bilang jika dia akan pergi.
Ini benar-benar merepotkan sungguh! jika bisa memilih dia lebih memilih untuk menempati tubuh orang lain yang setidak nya tidak menyedihkan seperti putri Liu mei.
'Oh hidup ku benar-benar sungguh turun drastis, Ini sangat menyedihkan!!' batin Jia Li menangis sedih di dalam hatinya.
Selama perjalanan menuju tempat kaisar berada tak henti-hentinya Jia Li merutuki, memaki dan mengasihani hidup nya yang sekarang ini benar-benar menyedihkan!
Disisi lain di zaman modern..
"Sudah satu bulan lebih kau pergi, aku sangat-sangat merindukan mu Lili" ucap seorang pria dengan sendu yang berada didalam ruangan kerja nya. Sambil menatap sebuah foto wanita yang sangat cantik yang tak lain adalah Jia Li.
"Apa kau tau? aku benar-benar kehilangan mu, aku sudah seperti orang gila sekarang ini, kau benar-benar membuat ku kehilangan arah Lili" ucap pria itu lagi dengan mata berkaca-kaca menahan tangis nya.
"Aku mohon kembali lah hiks hiks" ucap nya lagi dengan menangis tersedu-sedu.
------------------------------------------------------
Hayoo coba tebak dia siapa?
Kenapa Sampe segitu nya kehilangan Jia Li?
Hehehe penasaran? penasaran? tetap stay terus oke biar tahu🤣
O'iya nanti ada flashback nya kenapa Jia Li bisa jadi wanita yang super duper dingin gitu, tapi ga tau di eps berapa pokok nya nanti ada kok.
Jgn lupa like, comen, rate, and vote.
__ADS_1
See you👋