Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
S2. {Kehidupan Zu}


__ADS_3

Setelah menunggu hampir 20 menit tabib yang di panggil oleh Yu Long pun tiba, Jingmi yang sudah mengetahui jika Hong Shilin sakit sudah sejak tadi berada di kamar Hong Shilin.


Tak henti-hentinya Jingmi tersenyum saat menatap Hong Shilin hingga membuat Hong Shilin dan Zu saling menatap heran, setelah selesai memeriksa Hong Shilin tabib itu pun bangkit dari duduk nya dan tersenyum menatap Zu serta Hong Shilin.


“Bagaimana keadaan istri ku tabib?” tanya Zu dengan raut wajah yang tampak khawatir.


Tabib yang memeriksa Hong Shilin menjawab dengan senyum ramah nya.


“Tuan tenang saja, nyonya tidak kenapa-kenapa” jawab tabib itu.


Zu mengernyit “Lalu jika tidak kenapa-kenapa? kenapa istri ku mengeluh mual, pusing serta tubuh nya lemas?” tanya Zu dengan tidak suka.


Lagi-lagi tabib itu tersenyum “Itu gejala biasa saat seseorang sedang mengandung tuan” jawab tabib itu.


Zu dan Hong Shilin yang mendengar itu terbelalak kaget, bahkan Hong Shilin menutup mulut nya yang menganga karena terkejut itu.


Jingmi yang mendengar itu kembali merekah kan senyum nya, Ah ternyata nanti anak nya akan memiliki teman bermain disini hihihi.


“Ma-maksud mu, i-istri ku..?” Zu menatap ke arah tabib masih dengan terkejut.


Tabib tadi pun mengangguk membenarkan.


“Benar tuan, nyonya sedang hamil dan sudah satu bulan” jelas tabib tadi.


Lagi dan lagi Zu terkejut begitupun dengan Hong Shilin, lalu Zu berjalan ke arah istri nya itu dan memeluk nya, walaupun susah karena Hong Shilin masih dalam posisi tertidur😅


“Terimakasih!” ucap Zu dengan haru lalu melepaskan pelukannya dan menatap Hong Shilin dengan haru.


Hong Shilin tersenyum.


“A-aku hamil?” tanya nya dengan masih tidak percaya.


Zu mengangguk.


“Ya!” jawab Zu dengan tersenyum haru.


Lalu Hong Shilin pun menangis haru dan kembali memeluk Zu, dia sangat bahagia, sungguh!!.


“Ah, ternyata dugaan ku benar” ucapan Jingmi itu membuat Zu dan Hong Shilin yang sedang saling menatap mengalihkan pandangan mereka.


“Kau sudah tahu?” tanya Zu dengan mengernyit bingung.


Jingmi terkekeh kecil mendengar itu.


“Tentu saja, aku sudah curiga saat sarapan tadi dan ternyata dugaan ku benar, Shilin sedang hamil!” ucap Jingmi lalu dia pun bangkit berdiri.


Jingmi berjalan mendekati Hong Shilin.


“Selamat atas kehamilan mu Shilin, akhirnya anak ku nanti akan mempunyai teman bermain! hahaha” Jingmi tertawa setelah selesai mengucapkan itu.


Hong Shilin hanya tersenyum dan mengangguk, setelah mengucapkan itu Jingmi pun pergi dari kamar Zu dan Hong Shilin bersama tabib yang memeriksa nya.

__ADS_1


Setelah kepergian Jingmi dan tabib itu Zu kembali mendekati Hong Shilin dan duduk di samping nya, Hong Shilin pun mencoba bangkit dari tidur nya dengan susah payah karena tubuh nya yang masih terasa lemas.


Dengan sigap Zu membantu Hong Shilin untuk duduk, Hong Shilin yang melihat kesigapan suami nya itu tersenyum.


“Ah, apakah ini alasan mu tadi pagi yang sangat ingin bermanja pada ku?” ucap Zu saat Hong Shilin sudah duduk dengan benar.


Hong Shilin yang mendengar ucapan suami nya itu menengadahkan kepalanya dan tersenyum.


“Mungkin!” jawab nya singkat. “Dia mungkin sedang ingin di manja oleh ayah nya?” goda Hong Shilin.


Zu yang mendengar godaan istri nya itu terkekeh, ada-ada saja!.


“Oh, kau benar sayang mungkin putra kita sedang ingin di manja, begitupun ibu nya!” Zu menggoda Hong Shilin dengan tersenyum tipis.


Hong Shilin yang mendengar itu terkekeh.


“Dari mana kau menyimpulkan jika dia laki-laki?”


Zu tersenyum “Aku ingin nanti dia laki-laki, agar menjadi seperti diriku!” jawab nya dengan bangga


Hong Shilin mengernyit “Aku tidak mau!” tolak nya dengan ketus.


Zu menatap Hong Shilin dengan bingung.


“Kenapa?” tanya nya heran.


“Nanti dia akan menjadi buaya darat seperti dirimu, dan aku tidak mau!!” jawab Hong Shilin dengan kesal.


Zu yang mendengar itu terkesiap lalu terkekeh.


Ternyata sekarang istri nya sudah mengikuti panggilan orang-orang terhadap dirinya yang suka bermain wanita, ini semua gara-gara kepolosan pangeran Chen!.


“Baiklah-baiklah, aku juga tidak mau dia menjadi buaya darat seperti ku!” jawab Zu setelah selesai tertawa.


“Tadi dengan bangga nya kau bilang agar dia seperti dirimu, lalu sekarang tidak mau?” Hong Shilin menatap Zu aneh.


“Maksud ku, aku ingin dia seperti diriku itu menjadi ketua Beta di organisasi ini untuk melanjutkan jabatan ku sayang” jawab Zu dengan tersenyum lembut.


Tentu saja dia akan menentang jika calon anak mereka ini laki-laki yang mengikuti sifat nya dulu, dia akan mendidik putra mereka dengan benar agar tidak sembarangan bermain wanita.


Dia tidak ingin jika putra nya nanti sudah dewasa dan bertemu dengan gadis yang di cantai nya akan merasa kotor seperti nya, merasa kecewa dengan diri sendiri karena telah bermain wanita sehingga bukan istri nya nanti satu-satunya yang dia sentuh.


Dia tidak akan membuat putra nya merasakan hal yang dia rasakan, cukup dia saja yang merasa kecewa dengan diri nya sendiri.


Tanpa Zu sadari tatapan nya yang berubah sendu itu terlihat oleh Hong Shilin.


“Kau kenapa hem?” tanya Hong Shilin dengan lembut dan menyentuh pipi Zu.


Zu yang sedang melamun terkesiap dan membalas tatapan Hong Shilin.


“Tidak kenapa-kenapa, aku hanya sedang memikirkan masa lalu ku dulu yang suka bermain wanita, aku tidak ingin putra kita nanti seperti ku dan merasakan kecewa pada diri nya sendiri!” jawab Zu dengan sendu.

__ADS_1


Hong Shilin yang mendengar itu hanya terdiam dengan wajah bingung, apa maksud nya kecewa pada diri nya sendiri?.


“Apa maksud mu Zu?” tanya Hong Shilin heran.


“Aku tidak ingin, saat dia dewasa nanti dan bertemu dengan gadis yang di cintai nya dia merasa kecewa pada diri nya sendiri karena sebelum nya telah banyak menyentuh wanita sayang, aku tidak ingin itu terjadi dan aku tidak ingin dia seperti diriku” jelas Zu dengan menatap sendu Hong Shilin.


“Jadi, kau kecewa pada dirimu sendiri? karena sebelum nya kau telah banyak bermain wanita? jadi aku bukan satu-satunya nya perempuan yang kau sentuh, begitu?” tanya Hong Shilin.


Zu hanya mengangguk.


Hong Shilin yang melihat itu menghela nafas panjang.


“Dengarkan aku Zu!” Hong Shilin menangkup kan kedua tangan nya pada kedua pipi Zu dan tersenyum.


“Jangan pernah merasa kecewa seperti ini, aku tidak perduli sebelumnya kau itu orang nya seperti apa, yang aku perdulikan hanya kau sudah berubah dan tidak melakukan hal-hal seperti itu lagi!” ucap Hong Shilin.


“Aku mencintai mu dengan tulus Zu, aku tidak pernah merasa kecewa dengan sifat mu dulu, yang aku tahu kau sudah berubah dan tidak mengecewakan ku yang mencintai mu, karena aku tidak akan sanggup menerima rasa sakit nya!” Hong Shilin memejamkan matanya dan setelah itu kembali membuka nya.


“Aku sudah pernah bilang bukan? jika kita memiliki kekurangan masing-masing dan pertemuan kita itu takdir karena dengan bersatu nya kita artinya kita menutupi kekurangan pasangan kita!” Hong Shilin tersenyum dan menatap mata hitam Zu dengan lembut.


Zu yang mendengar ucapan itu lagi dan lagi merasa terharu, lalu dia pun memeluk Hong Shilin dengan erat.


Tuhan, kau sungguh sangat baik dengan mengirimkan seorang wanita seperti Hong Shilin di hidup nya.


Sekali lagi dia benar-benar sangat merasa beruntung dapat di cintai oleh wanita seperti Hong Shilin.


“Terimakasih, aku benar-benar mencintai mu sayang, aku tidak akan mengecewakan mu sedikit pun, itu janji ku sebagai seorang pria Lin'er!” ucap Zu masih dengan memeluk Hong Shilin.


Hong Shilin membalas pelukan Zu dan tersenyum.


“Aku akan mengingat janji ku Zu!” jawab nya.


“Ya!”


Setelah itu mereka pun melepaskan pelukan masing-masing dan saling tersenyum.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Sebentar lagi cerita ini akan tamat hiks😭.


Jangan lupa like, Comen and vote oke ❤️🤗❤️🤗.


__ADS_2