
Hello guys, sorry ya kemarin Author ga up karena udah dua hari ini Author sedang sibuk merivisi novel ini yang S1.
Sekali lagi maaf ya, oke lanjut~
Hari yang di tunggu oleh Zu pun tiba, hari ini Zu akan kembali berangkat kekaisaran Xia sesuai dengan apa yang sudah di rencakan oleh nya, dia hari ini akan melamar Hong Shilin dan setelah nya akan langsung membicarakan tentang pernikahan mereka.
Zu berangkat dengan beberapa anggota Beta yang sengaja di suruh oleh Jia Li untuk mengikuti Zu, karena Zu dan rombongan nya akan membawa beberapa peti mahar untuk Hong Shilin.
Kira-kira seperti itulah peti mahar yang dibawa oleh Zu dan rombongan.
Sumber Google
Biasa nya Author nyari nya bukan di google tapi karena disini sinyal nya lagi minta di tampol, jadi Author nyari nya di google, kalo ga sesuai ekspektasi maaf ya readers hehe.
.
.
.
.
.
.
Setelah melakukan perjalanan sekitar dua jam lama nya Zu dan rombongan pun sampai di depan gerbang ibukota kekaisaran Xia, dan setelah itu mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju kediaman bangsawan Hong.
Selama di perjalanan banyak yang melihat ke arah mereka dengan penasaran, tapi Zu hanya menampilkan ekspresi datar dari balik topeng nya.
Setelah sampai di gerbang kediaman Hong, penjaga yang menjaga gerbang pun membuka kan pintu gerbang Zu dan anggota nya pun segera masuk.
Tuan Hong dan semua anggota keluarga nya menyambut kedatangan Zu dengan senyum yang tidak pernah luntur dari bibir masing-masing, ya tentu saja mereka tidak menyangka akan memiliki menantu seorang ketua Beta dari organisasi Black Wolf.
Bayangkan saja bagaimana iri nya orang-orang pada keluarga ini.
“Selamat datang tuan Zu” ucap tuan Hong setelah Zu turun dari kuda nya.
Begitupun yang lain nya.
Zu hanya mengangguk untuk menjawab ucapan itu.
“Mari masuk tuan” ajak tuan Zu.
Zu dan semua anggota nya pun berjalan menuju ruang utama kediaman itu, peti-peti yang di bawa oleh Zu sudah di ambil alih oleh para penjaga kediaman Hong.
Setelah mereka sampai mereka pun duduk di kursi masing-masing, dan Zu pun membuka topeng nya dan meletakkan di meja yang berada di depan nya.
Saat Zu tidak sengaja bertatapan dengan Hong Shilin, Zu tersenyum tipis begitupun Hong Shilin setelah nya Hong Shilin pun menunduk malu setelah melihat keluarga nya menggeleng kan kepala nya karena melihat Hong Shilin yang wajah nya memerah malu.
“Baiklah tuan Hong, aku tidak akan bertele-tele. tuan Hong pasti sudah mengetahui maksud dari kedatangan ku kesini, karena sebelumnya aku sudah mengatakan niat ku pada mu” ucap Zu dengan serius.
__ADS_1
Tuan Hong yang melihat Zu seserius itu pun menatap Zu tak kalah serius nya.
“Ya tuan Zu” tuan Hong mengangguk kan kepalanya.
“Aku disini hendak melamar secara langsung putri kedua anda tuan Hong, apakah tuan Hong menyetujui nya?” ucap Zu mengutarakan niatnya.
Tuan Hong yang mendengar itu tersenyum tipis, dan menatap seluruh keluarga nya.
Mereka pun mengangguk menerima lamaran Zu untuk Hong Shilin.
“Kami akan menyetujui lamaran anda, jika Lin'er menerima nya tuan” jawab tuan Hong.
“Bagaimana Lin'er?” tanya tuan Hong pada Hong Shilin.
Hong Shilin yang mendengar pertanyaan itu menengadah kan kepala nya dan menatap Zu, dia pun tersenyum dan mengangguk malu.
“Lin'er menerima nya ayah” jawab Hong Shilin.
Zu tersenyum mendengar ucapan Hong Shilin, begitupun seluruh keluarga besar Hong.
“Aku membawa beberapa mahar untuk Hong Shilin tuan, silahkan di terima” setelah Zu mengucapkan itu para anggota nya pun memberikan peti-peti yang dibawa oleh mereka ke arah keluarga tuan Hong.
Tuan Hong dan seluruh keluarga yang melihat itu saling tatap dan setelah nya menelan saliva mereka dengan kasar.
“Ba-baik tuan”
Tuan Hong pun mulai membuka satu persatu peti itu dengan hati-hati.
Saat tuan Hong membuka nya mereka terbelalak kaget melihat isi yang berada di peti itu, dan setelah itu tuan Hong pun kembali membuka peti-peti lain yang Zu bawa.
Peti pertama berisikan tumpukan koin emas yang sangat banyak hingga saat tuan Hong membuka nya itu tampak berkilau dan menyilaukan mata.
Peti ketiga berisi senjata-senjata seperti pedang dan lain-lain.
Dan peti keempat berisi hanfu-hanfu berkualitas tinggi.
Semua orang yang melihat itu tidak bisa tidak terkejut, semua yang dibawa oleh Zu sangat mahal dan hanya orang-orang setara orang kekaisaran yang memiliki itu semua, tapi Zu memberikan itu semua pada mereka?.
Tentu saja itu sangat membuat mereka tak percaya, sebenarnya itu bukan buat mereka sih tapi buat Hong Shilin.
Tapi ya tidak apa-apa toh setelah Hong Shilin menikah dengan Zu, Hong Shilin akan menikmati kehidupan mewah itu setelah ikut Zu hidup di markas Black Wolf.
Hong Shilin pun tak kalah terkejutnya melihat apa yang ada di peti-peti itu, lalu setelah nya dia melirik ke arah Zu yang hanya diam dengan wajah datar nya.
“Zu, i-ini?” Hong Shilin tak melanjutkan ucapan nya karena dia tidak bisa berkata-kata lagi.
“Tidak apa-apa, jika itu kurang kau bilang saja pada ku, aku akan memberikan nya lagi untuk mu” ucap Zu dengan santai.
Hong Shilin yang mendengar itu menganga tak percaya.
“Kau ini!”
Zu yang melihat Hong Shilin kesal tersenyum tipis, lalu setelah nya dia pun mengambil sesuatu dari balik pakaian nya dan mengeluarkan nya.
Dia bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju kursi Hong Shilin, Hong Shilin yang melihat Zu mendekati nya bangkit dari duduk nya.
Setelah Zu sampai di hadapan Hong Shilin, Zu memperlihatkan sebuah beda bukat dengan permata berwarna biru di atas nya, benda itu sangat cantik orang-orang yang melihat benda itu berbinar karena itu benda yang sangat indah dan pasti nya sangat mahal.
__ADS_1
Itu adalah benda ketiga yang berada di benua ini, pertama di miliki oleh ratu Jia Li dari kerajaan Benedict, kedua istri dari King Black Wolf yang beberapa hari lalu baru saja menikah, dan yang ketiga akan di miliki oleh Hong Shilin calon istri dari ketua Beta Black Wolf.
Ya, itu cincin putih dengan permata imperial Jade berwarna biru di atas nya.
Anggap aja itu cincin nya hehehe
Sumber masih Google, sinyal nya belum membaik hiks😭
.
.
.
.
.
.
Hong Shilin tertegun melihat benda itu, sangat cantik dan indah, pikir nya.
Zu kembali tersenyum melihat Hong Shilin terdiam dengan menatap cincin yang dia bawa, lalu setelah nya dia pun mengambil tangan kanan Hong Shilin dan memakaikan cincin itu di jari manis nya.
“Aku tak bisa memberikan sesuatu yang berharga untuk mu, tapi aku hanya bisa memberikan benda kecil ini untuk menghiasi jari manis mu.
Dan aku harap kau menyukai nya, jadikan lah benda ini sebagai bukti cinta ku pada mu, walaupun sebenarnya tidak perlu karena tanpa membuktikan nya pun aku akan tetap mencintai mu hingga akhir hayat ku!” ucap Zu dan menatap Hong Shilin.
Hong Shilin terdiam dan menatap cincin yang melingkar indah di jari manis nya lalu dia pun menangis karena hari ini dia terlalu bahagia, dia memeluk Zu dengan erat.
“Tanpa kau membuktikan nya aku akan percaya jika kau mencintai ku Zu, terimakasih telah memilih ku untuk menjadi pendamping hidup mu, aku mencintaimu” ucap Hong Shilin masih dengan tangis nya.
Zu membalas pelukan Hong Shilin dan tersenyum lembut.
“Aku juga mencintaimu”
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like, Comen and vote ❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗.
__ADS_1
Semoga aja ini bisa ke up ya hiks😭, entah kenapa hari ini sinyal nya begitu membuat Author naik haji eh salah naik darah maksud nya😭😭