Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li
Eps 95 "Rencana"


__ADS_3

Saat Li Xuan sudah selesai menceritakan semua nya Jia Li hanya mengangguk sebagai jawaban nya


“Li, apa yang harus kita lakukan? apa kita akan menyerang mereka saat di perjalanan?” tanya Jingmi dengan khawatir


“Tidak usah biarkan saja, aku ingin tahu apa yang akan mereka lakukan besok saat mereka sudah disini” jawab Jia Li dengan dingin


“Jadi kita akan melihat apa yang akan Keluarga itu mainkan besok?” tebak Li Xuan


“Ya, tumben kau pintar” ejek Jia Li


“Aku memang pintar Queen!” Li Xuan tidak terima saat Jia Li mengejek nya


Jia Li tak menanggapi ucapan Li Xuan dan lebih memilih berbicara dengan Chen


“Chen sayang, besok kau panggil paman Li Xuan ayah ya?” ucap Jia Li pada Chen


“Kenapa Bun?” tanya Chen penasaran


“Chen besok ada yang ingin bermain-main dengan kita, jadi Chen menurut saja apa yang bunda katakan oke?”


“Apa itu oke?” tanya Chen dengan bingung


“Oke itu arti nya Iya” jelas Jia Li


“Oh oke bun” jawab Chen dengan mengikuti ucapan Jia Li

__ADS_1


Jia Li yang mendengar itu terkekeh kecil


“Dan kau Alpha, jika keluarga itu ingin mengambil Chen kau gunakan kekuasaan ku untuk menekan mereka, jika mereka tidak takut dan masih saja menginginkan kekuasaan ayah ku, Zu saat itu juga kau bertindak untuk menyerang pasukan mereka yang di ada perbatasan dengan anggota mu! apa kau bisa?” jelas Jia Li dengan di akhiri pertanyaan untuk Zu


“Ya Queen, saat ini juga aku akan kembali ke markas dan menyiapkan semua nya” jawab Zu


“Bagus, ada berapa pasukan yang dibawa keluarga itu untuk menyerang kekaisaran ini?”


“Sekitar 500 orang Queen” jawab Li Xuan dengan mengingat-ingat kembali apa yang di ucapkan anggota nya


“Apa kau bisa mengatasi nya Beta?” tanya Jia Li pada Zu


“Serahkan saja padaku Queen, 500 orang adalah hal kecil untuk ku” jawab Zu dengan sombong


“Cih, bilang saja kau iri karena tidak bisa ikut membantai para manusia tidak tahu diri itu!” balas Zu dan menatap Li Xuan sinis


“Tapi aku akan ikut menyiksa keluarga menjijikkan itu blewhh” ucap Li Xuan dengan menjulurkan lidahnya mengejek Zu


“Kauu!!”


“Apa? mau berantem? ayok loh?!” ucap Li Xuan


“Sudah! sebaiknya kau cepat kembali ke markas dan siapkan apa yang di butuhkan untuk besok Beta, dan setelah itu besok pagi kau datang lagi ke sini tapi pantau kita dari kejauhan agar saat mereka tetap menginginkan kekuasaan ayah ku kau bisa langsung bertindak” lerai Jia Li


“Oh ya untuk besok kalian panggil Li Xuan dengan King jangan Queen”

__ADS_1


“Kenapa harus King, Queen?” tanya salah satu anggota Black Wolf


“King itu artinya Raja dan Queen itu ratu, jadi aku tidak ingin kalian saja panggil, paham?”


“Paham Queen” ucap mereka semua dengan serempak


“Baiklah Zu kau boleh pergi” perintah Jia Li pada Zu


“Siap Queen” setelah itu Zu pun bangkit berdiri dan keluar dari kediaman Jia Li dan segera pergi menuju markas nya dengan di temani salah satu anggota yang di bawa nya


Li Xuan dan Jingmi pun sama mereka kembali ke kediaman masing-masing untuk membersihkan diri mereka dan akan mendatangi Jia Li lagi saat malam tiba


Setelah itu Jia Li dan Chen pun segera membersihkan diri mereka


Saat malam tiba sesuai dengan kesepakatan sore tadi Li Xuan, Jingmi dan kedua anggota Black Wolf menjemput Jia Li di kediaman nya, setelah itu mereka bersama-sama menuju Aula dengan Chen yang berada di gendongan Li Xuan.


Itu Jia Li lakukan agar semua orang yang berada di aula mengingat jika Chen juga anak angkat Queen Black Wolf bukan putri Liu Mei saja.


Saat Kasim sudah mengumumkan kedatangan mereka, mereka pun memasuki aula dan saat ketiga putra mahkota melihat Li Xuan menggendong Chen dan Jia Li berada di sisi Li Xuan, mereka bertiga menatap Li Xuan dengan tajam


Sungguh Li Xuan rasanya sangat ingin lari dan bersembunyi ketika mendapatkan tatapan seperti itu! sedangkan Jia Li dia hanya diam saja dan menatap lurus kedepan walaupun sebenarnya dia tahu saat ini Li Xuan sedang di tatap dengan tajam oleh ketiga putra mahkota.


Acara pun kembali di lanjutkan walaupun suasana malam itu berbeda dari biasa nya karena ketiga putra mahkota mengeluarkan aura yang sangat mencekam untuk mereka tujukan pada Li Xuan, sedangkan Li Xuan sediri selama acara berlangsung selalu merinding dan menelan Saliva nya susah payah.


Sungguh dia tidak bisa bernafas dengan leluasa selama acara itu berlangsung!

__ADS_1


__ADS_2