
Malam hari.....di ruang keluarga lantai dasar sebuah rumah mewah milik keluarga Alexander.....
Sepasang suami istri tengah duduk berdua menikmati brownies yang baru saja mereka pesan.Dari empat kotak yang mereka pesan kini tinggal tersisa dua kotak saja yang masih utuh.Sedangkan dua kotak lainnya sudah ludes dilahap habis oleh bumil yang kini tengah berbaring di sofa dengan kaki yang berada di atas paha sang suami.
Apakah Johan ikut makan brownies itu?
nggak....!
Dia sudah cukup kenyang hanya dengan melihat istrinya makan.Johan tersenyum melihat wanita yang kini tubuhnya nampak semakin berisi itu.Bagaimana tidak,Adela tiap menit bawaannya cuma lapar,lapar ,dan lapar.Nafsu makannya benar benar bertambah.Belum lagi kalau Mira lagi ada di rumah,apapun yang Adela mau pasti dalam sekejab mata langsung di turuti.
Johan kembali menggerakkan tangannya memijit pelan kaki istrinya yang kini ada di atas pahanya itu.
Lihatlah,betapa bahagianya wanita itu sekarang.Johan benar benar menepati janjinya.Ia menjadikan Adela ratu di hidupnya.Menghujani wanita yang dulu sangat memprihatinkan itu dengan cinta dan kasih sayang.Menggantikan setiap tetes air mata yang dulu pernah tumpah dengan kebahagiaan yang seolah tak pernah ada habisnya.
Johan dengan telaten memijit kaki Adela yang kini semakin manja dan menggemaskan itu.Yahh.....meskipun kadang kadang jiwa usil Johan muncul dengan memasukkan tangan kekarnya masuk ke dalam daster milik sang istri.
"maass....!" ucap Adela sambil memukul telapak tangan Johan.
Johan terkekeh..
"pengen....." ucapnya manja.
"nggak disini juga..."
"cuma nge check doang..."
"apanya yang di check...!ada ada aja kamu...!" ucap Adela sambil tertawa.
Johan semakin gemas.Ia menggelitik telapak kaki Adela,membuat wanita itu kegelian.
"mas...geli...!jangan di gelitikin gitu dong...!" ucapnya.Adela bangkit,ia duduk di samping sang suami.Johan mendekap tubuh istrinya,
"istriku makin enak banget dipeluknya.." ucapnya sambil mendusel gemas pada ceruk leher wanita berhijab itu.
"emang dulu nggak enak?"
"dulu keras,tulang doang....sekarang ada empuk empuknya" ucap Johan semakin mengeratkan pelukannya.
Adela hanya tertawa.
"serah kamu lah mas..." ucapnya.
Johan masih mendekap tubuh wanita itu sambil mendusel dusel menghirup aroma tubuh istrinya yang sangat ia sayangi itu,Adela pun membiarkan suaminya melakukan apapun yang ia mau.Ia masih fokus dengan brownies nya,bahkan ia sudah membuka kotak ketiga.
"udah ya....besok ganti buah ya....jangam makan manis manis terlalu banyak sayang...nggak baik buat kamu sama dedek"
"iya papa....besok ganti buah...sekarang ini di abisin dulu..." ucapnya.
"papa mau?" tanya Adela dengan suara manjanya.
"nggak ah....aku udah kenyang liat kamu makan" ucapnya
"aku makan ini aja nanti.." ucapnya sambil mengarahkan tangannya ke sebuah benda yang berada di bawah perut Adela itu.
Adela hanya tertawa,lalu memukul telapak tangan besar itu...
"mas...." ucapnya.
Johan pun terkekeh.
"kok hari ini sepi banget ya....pada kemana sih?" tanya Adela.
"papa lagi pergi berdua sama istrinya."
"istrinya siapa?"
"ya istrinya papa lah"
"mama?"
"ya siapa lagi..." ucapnya.
Adela menegakkan posisi duduknya.
"Ya Allah mas....apa susahnya sih nyebut MA..MA..."
__ADS_1
"iya....mama....mamanya Marvel..."
Adela menghela nafas panjang.Ia kemudian kembali merebahkan kepalanya.Kini ia menggunakan paha Johan sebagai bantal.
Tak lama kemudian...
tak.....tak......tak.....
Suara langkah kaki yang cepat itu berhasil menyita perhatian sepasang suami istri itu.
Johan menoleh ke arah sumber suara.
"Sell...." ucapnya.
Gadis tersebut menghentikan langkahnya yang setengah berlari itu.
Adela bangkit,ia menoleh ke arah Selly yang nampam sembab.
"Sell....lo kenapa?" tanya Adela.
"saya nggak apa apa nyonya.Maaf..saya permisi kamar." ucapnya lalu berlalu pergi meninggalkan tempat itu.
Adela dan Johan diam,saling tatap tatapan.
"dia manggil aku nyonya mas?" tanya Adela.
"iya..." jawabnya.
"keknya ada yang aneh deh mas....aku susul dia ya?"
"iya sayang...." ucap Johan.
Adela kemudian bergegas menyusul Selly yang kini berada di kamar belakang,tempat para pelayan.
ceklek....
pintu terbuka..
Adela masuk ke dalam kamar tersebut...
"Sell....." ucap Adela.Bumil cantik itu duduk di tepj ranjang Selly.
Selly bangkit,ia duduk menunduk di samping Adela.
"nyonya.." ucapnya
Adela mengernyitkan dahinya.
"lo ngomong apa sih?" tanyanya dengan mimik wajah tidak suka.
Selly menunduk.
"gue bukan nyonya lo "
"nyonya kan istrinya tuan Johan,berarti nyonya adalah nyo....." ucapan Selly terhenti.
"SELL...!!" Adela berteriak.
Ia meraih pundak Selly,menatap dalam pada sahabatnya itu.
"lo kenapa sih?ada masalah apa?!gue temen lo Sell..!bisa kan kalau ada apa apa tuh lo cerita...!!"ucap Adela.
" lo sendiri kan yang bilang....kita harus saling bantu.."
"lo kenapa...?"
Selly menatap sendu sahabatnya itu...
"Adel.....hiks.....hiks...."
Selly memeluk wanita hamil itu,Adela pun membalas,mencoba memberi ketenangan dan kekuatan pada sang sahabat.
"gue ada di sini Sell....gue tetep sahabat lo..." ucapnya sambil mengusap rambut Selly.
Selly menjauhkan tubuhnya dari dekapan Adel setelah ia merasa lebih tenang.
__ADS_1
"sekarang lo cerita.....ada apa?" tanya Adela.
Selly mulai menceritakan semua yang ia alami siang tadi bersama Marvel.Tidak ada yang ia tutup tutupi.
Adela pun mendengarkannya dengan seksama.Ia bahkan sedikit terkejut mendengar pengakuan Selly yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari iparnya itu.
"mas Marvel ngelakuin itu ke kamu Sell?"
"iya Del..!sumpah ya...gue benci banget...!kalaupun gue salah....se enggaknya kasih tau baik baik!jangan ngelakuin kek gitu ke gue....!gue nggak suka..!hiks,..."
"gue rasa mas Marvel lagi ada masalah..."ucap Adela.
"gue curiga sama orang yanv nginep di hotel itu..." ucap Selly.
Selly dan Adela saling pandang pandangan.
"di hotel mana?" tanya Adela
"hotel M Del...kamar nomor 332 kalo nggak salah..." ucap Selly sambil mengingat ingat.
"dia tuh lama banget di dalem kamar,dan keluar keluar mukanya di tekuk gitu..!" ucapnya.
Adela dan Selly diam sejenak.
"ya udah...lo istirahat aja dulu...jangan terlalu di pikirin.Gue yakin,mas Marvel ngelakuin itu karena dia lagi ada masalah aja....dia orang baik kok..." ucap Adela.
Selly mengangguk...
"iya....gue harap juga gitu"
"lo istirahat gih...."
"makasih ya Del..."
"iya...."
Adela memeluk sahabatnya itu,kemudian ia segera pergi meninggalkan Selly agar bisa beristirahat.
...----------------...
***Bolehlah kasih like vote dan komennya😭😭😭
JANGAN LUPA MAMPIR DI NOVEL KEDUA KU***...
👇👇👇👇





SANGAT DI TUNGGU LIKE VOTE DAN KOMENNYA...
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
...----------------...
**AUTHOR BUTUH LIKE DAN KOMEN YANG BANYAK NIIH.....
***JANGAN LUPA LIKE KOMENT AND VOTE NYA...🥰
JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE LIST NOVEL FAVORITE KALIAN🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DIBKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BUUAANYAKK....🥰🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHORNYA....🥰🥰🥰🥰
TRIMA KASIH🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤********
__ADS_1