WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 46


__ADS_3

Angga menoleh kebelakang...


Dilihatnya Selly yang berdiri dengan gemetar.Angga menghentikan kegiatannya bersama Clara.Wanita angkuh itu nampak berantakan,terbaring mengangkang tak berdaya di sebuah sofa yang tak terlalu mahal igu.Ya....Selly terlambat,Angga sudah berhasil mengoyak Clara,namun sepertinya Angga belum sampai pada puncaknya,itu terlihat dari sesuatu di bagian bawah tubuh Angga yang nampak berdiri menantang.Angga menatap Selly dengan tatapan buas....Selly menengok ke arah Clara yang sudah tak bergerak....apa dia pingsan?


"mati gue....gue salah langkah..." batinnya.


Angga menyeringai.....


"kenapa lo disini?" tanya laki laki mabuk itu.


Selly mundur was was.Nyatanya batu bata yang ia gunakan tak cukup untuk melukai Angga.


"kenapa tadi gue cuma nemu batu bata sih?harusnya batako kan??" batin Selly menggerutu.


Selly dengan gerakan cepat mencoba lari menuju pintu,tapi sayang,pria itu mempunyai kecepatan yang lebih dari pada dia.


Angga meraih tubuh Selly dan memghempaskannya ke dinding.Kini Selly berada dalam kungkungan pria itu.


"hari ini memang hari keberuntungan gue...!gue bisa menikmati dua wanita sekaligus..."ucap Angga yang berbicara dengan bibir yang menempel di telinga Selly,membuat bulu kuduk gadis itu meremang.


Selly semakin gemetar.Ia memejamkan matanya,dengan sekuat tenaga


buuggghhh.....


dengan sekuat tenaga ia menghantamkan lututnya ke milik Angga yang sedari tadi berdiri tegak itu....


" aagghhhh.......anj*ngg....!!"teriak Angga sambil memegangi jagoan nya yang kesakitan setengah mati.


"mam**s lo....!!" ucap Selly.


Selly mendekati Clara.


"nona....bangun nona....!!" ucap Selly sambil menepuk nepuk pipi wanita yang nampak merah bekas tamparan Angga.Leher dan dada Clara pun dipenuhi luka merah ke ungu an sama seperti yang ada di tubuh Adela saat ia diculik oleh pria be**t itu.


"nona....ayo bangun....." ucap Selly.


tiba tiba...


sreekkk.....


Angga menarik rambut Selly dengan kasar,lalu mengunci tangan Selly di belakang punggung gadis itu ,membuat Selly berteriak.


"aaakkhhh......!"


"mau main main lo sama gue?hahhh?!" bentak pria yang masih menahan rasa sakitnya.


Selly meronta meminta di lepaskan.


Angga melempar tubuh Selly ke lantai.Tapi Selly bukan wanita lemah,ia segera bangkit dan mengambil botol miras yang ada di atas meja lalu memecahkn bagian bawahnya,sehingga menyisakan botol bagian atas dengan ujung yang bergerigi karena pecah.

__ADS_1


Selly mengarahkan botol itu ke arah Angga.


"jangan mendekat....!" ucap Selly awas,ia terus mundur menjaga jarak dari Angga yang terus bergerak maju mendekati dirinya.


"jangan mendekat gue bilang...!" teriaknya.


Jauh dalam hatinya ia sebenarnya merasa sangat ketakutan.Selly terus mundur...hingga...


buughh....


mentok.


Sudah tidak ada ruang.Ia sudah berada di sudut ruangan itu.Angga menyeringai,secepat kilat ia hendak merampas botol di tangan Selly saat wanita itu lemah...tapi tidak semudah itu,gadis itu mempertahankannya setengah mati.Untuk beberapa saat mereka saling berebut,hingga.


buugghhh.....


settt....


"aaakhh..."


Angga jatuh tersungkur dilantai.Membuat botol kaca yang jadi rebutan itu terlempar dan mengenai lengan atas Selly membuat gadis itu merintih.Darah mengucur dari sana.


Nampak Marvel yang datang dengan beberapa anak buahnya


"bawa baj*ngan ini...!"ucap Marvel pada anak buahnya setelah membuat Angga tersungkur dengan tendangan dari kaki nya.


" baik tuan"ucap salah satu anak buahnya.


setelah anak buahnya keluar..


Marvel mendekati Selly yang terisak..


"lo nggak apa apa?" tanya Marvel.


"hwaaahaahaaa.........."Selly menangis dengan sangat kencang membuat Marvel kaget.


" hei....tenang lo kenapa?"tanya Marvel panik.Pasalnya Selly menangis meraung raung seperti anak kecil yang direbut mainannya.


"hwaaaaaaa......haaaaaaa........"


Marvel semakin panik,ia menyentuh pundak Selly bermaksud untuk memenangkan gadis itu,tapi.....


plakkk


Tamparan keras mendarat di pipi Marvel.


"an**it...!" umpatnya.


"jangan di pegang....ini sakiittt...!hwaaaahhaaa....." tangis Selly semakin keras dan menjadi jadi sambil terus memegangi luka yang ada di lengannya itu yang sebenarnya tidak begitu parah.

__ADS_1


Sejenak Marvel terdiam,ia tersenyum geli melihat gadis di hadapannya itu.


"hwaaa.....gue takut darah....tolong....."


Marvel menahan tawa melihat gadis unik ini,ia merogoh saku celananya,mengambil sebuah sapu tangan di sana.


Tangan Marvel tergerak menyentuh lengan Selly yang luka itu.


plaakk....


Selly memukul tangan besar Marvel.


"jangan di pegang nanti sakiittt....hwaa....."


"astaga....kalo gue nggak pegang lengan lo trus gimana caranya gue membalut luka lo dodol....!" ucap Marvel kesal.


Selly diam dengan suara yang masih terisak.


Marvel membalut luka yang tak seberapa parah itu dengan sapu tangannya.


Selly mengamati wajah tampan itu.Walaupun sudah kepala tiga,tapi itu tidak mengurangi katampanan putra tiri tuan Jonathan itu


"matanya...hidungnya...bibirnyaa.....aaaahhh...ganteng bangett daahh jodoh orang....." batin Selly.


Tanpa sadar seutas senyum terbentuk dari bibir gadis berambut sebahu itu.Betapa sempurnanya ciptaan Tuhan yang satu ini.


"nggak usah senyum senyum....gue emang ganteng" ucap Marvel tanpa menoleh.Membuat Selly tersadar dari lamunannya dan segera memalingkan wajahnya.


"udah selesai...." ucap Marvel yang telah selesai membalut luka Selly.


"makasih tuan" ucap Selly sambil sesekali mencuri pandang pada pria 35 tahun itu.


Marvel tersenyum.


tiba tiba....


"tuan...." seorang anak buah menepuk pundak Marvel.


"nona Clara tuan..." ucap anak buah itu dengan menunduk.


Marvel segera bangkit,ia baru ingat bahwa Clara juga ada di tempat itu.


Marvel segera berlari ke ruang tamu dimana Clara berada.Marvel terhenti melihat Clara yang pingsan dalam posisi mengangkang dengan baju yang sudah tak berbentuk.Luka merah keunguan nampak di setiap bagian leher dan dada Clara.Marvel segera membuka jas nya dan menutupi tubuh Clara dengan jas tersebut.Ia lantas meembawa Clara pergi dari tempat itu.


Selly yang masih berada di tempat itu hanya berdiri menatap pria yang nampak panik itu.


"ganteng ganteng tapi beg*...!bucin kok sama lampir" gumamnya.


...----------------...

__ADS_1


LIKE KOMEN DAN VOTE NYA PLEASE....🥰🥰🥰


__ADS_2